Rabu, 13 Januari 2021

BAB 8 BIOTEKNOLOGI

 MODUL IPA

PEMBELAJARAN JARAK JAUH SMP NEGERI 1 BANGSRI SEMESTER 2
PETUNJUK  BELAJAR:
Modul dalam bentuk blog ini dirancang sebagai panduan belajar dalam sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ dan Saya beri nama MODEL DABLOG. Kelebihan MODEL DABLOG ini selain memuat materi dalam bentuk teks yang ringkas, juga dibuatkan link youtube dengan konten yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Sehingga kalian dapat belajar secara mandiri dengan efektif. Tingkat keberhasilan dari PJJ tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan kalian dalam belajar. 

Langkah-langkah yang harus kalian lakukan dalam PJJ dengan menggunakan MODEL DABLOG ini adalah sebagai berikut.

1. Usahakan memiliki buku siswa cetakan terbaru (dari perpustakaan sekolah) 

2. Baca dan pahamilah tujuan pembelajaran dengan baik.

3. Selesaikan Bab ini dalam 3 x pertemuan dengan rincian pertemuan pertama "Bioteknologi Konvensional", pertemuan kedua " Bioteknologi Modern" dan pertemuan ketiga "Dampak Bioteknologi dan Praktikum Membuat Produk Bioteknologi Sederhana".

4. Mulailah mempelajari modul ini dengan fokus dan konsentrasi jangan lupa berdo'a, bila mengalami kesulitan diskusikan dengan temanmu atau gurumu.

5. Setelah kamu merasa memahami materi, kerjakan tugas dan latihan soal dalam buku tulismu.

6. Periksalah hasil pekerjaanmu dengan mencocokkan kunci jawaban dalam MODEL DABLOG ini.

7. Selanjutnya kerjakan tes akhir, bila kamu mendapatkan nilai sekurang-kurangnya 75 berarti kamu bisa melanjutkan ke KD berikutnya, jika belum kalian harus mengulang untuk mempelajari KD ini kembali.


A. PENDAHULUAN

Bioteknologi dan Perkembangannya

Bioteknologi merupakan teknologi yang memanfaatkan makhluk hidup (organisme) untuk menghasilkan suatu produk maupun jasa yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi terdiri atas bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.


Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme (jamur dan bakteri) untuk menghasilkan produk atau jasa sesuai yang diinginkan. Contohnya pembuatan tape, kecap, tempe, yoghurt, mentega, oncom, minuman beralkohol, roti dll. Sedangkan bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menggunakan teknik rekayasa genetika. Contohnya : Kloning, pembuatan vaksin, pembuatan antibiotic, insulin sintetis, dll.


Bioteknologi terus dikembangkan sehingga semakin luas pemanfaatannya diberbagai bidang, amtara lain di bidang pangan, pertanian, peternakan, kesehatan, lingkungan, forensic dan forensik. Karena pemanfaatannya semakin luas ternyata memberikan dampak pula yang terhadap lingkungan, kesehatan, ekonomi dan sosial.


KOMPETENSI DASAR PENGETAHUAN :
3.7 Menerapkan konsep bioteknologi dan perannya dalam kehidupan manusia
KOMPETENSI DASAR KETERAMPILAN:
4.7 Membuat salah satu produk bioteknologi konvensional yang ada di lingkungan sekitar

Materi Pertemuan 1
Tujuan Pembelajaran:
1. Melalui PJJ siswa dapat menjelaskan pengertian tentang bioteknologi pangan konvensional
2. Melalui PJJ siswa dapat menyebutkan contoh bioteknologi konvensional.
3. Melalui PJJ siswa dapat mendeskripsikan mikroorganisme yang digunakan dalam produksi bioteknologi.
4. Melalui PJJ siswa dapat menunjukkan sikap tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan percaya diri.

Materi Pertemuan 2
Tujuan Pembelajaran:
1. Melalui PJJ siswa dapat menjelaskan pengertian tentang bioteknologi pangan modern.
2. Melalui PJJ siswa dapat menyebutkan contoh bioteknologi modern.
3. Melalui PJJ siswa dapat mendeskripsikan cara-cara yang digunakan dalam produksi bioteknologi modern.
4. Melalui PJJ siswa dapat menunjukkan sikap tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan percaya diri.

Materi Pertemuan 3
Tujuan Pembelajaran:
1. Melalui PJJ siswa dapat menjelaskan dampak positif dan negatif dari teknologi bioteknologi.
2. Melalui tugas proyek siswa dapat melakukan percobaan untuk membuat produk bioteknologi
3. Melalui PJJ siswa dapat menunjukkan sikap tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan percaya diri.

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan Belajar 1

1. Bioteknologi Konvensional (Pangan)

Sudah sejak lama manusia memanfaatkan mikroorganisme baik berupa jamur maupun bakteri untuk mengolah bahan makanan. Tujuan pengolahan tersebut untuk meningkatkan cita rasa maupun kualitas gizi yang terkandung di dalamnya. Mikroorganisme yang digunakan berperan dalam proses fermentasi. meskipun prosesnya sama yaitu dengan teknik fermentasi, oleh karena tahapan, bahan baku serta mikroorganisme yang berbeda, maka akan  menghasilkan berbagai produk yang berbeda pula. Berikut beberapa contoh produk bioteknolgi konvensional yang mudah didapatkan.


Selanjutnya perhatikan tabel berbagai macam produk bioteknologi konvensional, bahan dasar serta mikroorganisme yang digunakan.

No

Nama

Bahan Dasar

Mikroorganisme

1.

Tapai

Singkong

Saccharomyces cereviceae

2.

Tempe

Kedelai

Rhizopus stalonifer/oligosporus

3.

Keju

Susu

Lactobacillus bulgaricus

4.

Kecap

Kedelai

Aspergilus soyae

5.

Tauco

Kedelai

Aspergilus oryzae

6.

Oncom

Bungkil kacang

Monilia sitophilia

7.

Yoghurt

Susu

Lactobacilus bulgaricus / Streptococcus

8.

Mentega

Susu

Streptococcus lactis

9.

Asinan

Kubis

Lactobacilus plantarum

10.

Minuman beralkohol

Zat gula

Saccharomyces (Khamir)


2. Fermentasi 

Fermentasi dibedakan menjadi dua, yaitu fermentasi anaerob dan fermentasi aerob. Apa bedanya? Fermentasi anaerob merupakan proses fermentasi yang tidak memerlukan oksigen, sehingga dalam prosesnya harus ditutup rapat contohnya adalah pembuatan tape. Sedangkan fermentasi aerob merupakan proses fermentasi yang memerlukan oksigen, sehingga dalam prosesnya tidak ditutup rapat, contohnya adalah pembuatan asam cuka.


Ragi sangat diperlukan dalam proses fermentasi. Terdapat 3 mikroorganisme yang dapat ditemukan, yaitu Aspergillus, Saccharomyces cerevisiae, dan Acetobacter aceti. Mikroorganisme yang terdapat pada tape biasanya memiliki pekerjaan yang saling sinergis, artinya mikroorganisme tersebut akan bekerja saling bergantian untuk mengubah bahan baku dari singkong atau beras ketan menjadi tape. Adapun proses dalam pembuatan tape dapat digambarkan seperti bagan dibawah ini.


Tugas 1

Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan cara memberi tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d !
1. Perhatikan produk-produk makanan berikut !
1) tahu                            4) bir
2) tempe                         5) sirup
3) tapai                           6) kecap
Produk makanan yang merupakan hasil bioteknologi konvensional adalah ....
a. 1, 2 dan 3                  c. 2, 3 dan 5
b. 1, 2 dan 5                  d. 3, 4 dan 6

2. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan tapai adalah ....
a. Aspergillus wenti      c. Neurospora sp
b. Saccharomyces sp     d. Rhyzopus oryzae

3. Acetobacter xylinum merupakan jenis bakteri yang dimanfaatkan untuk pembuatan ....
a. asam cuka                 c. yoghurt
b. nata de coco              d. kecap

4. Produk berikut yang dibuat dengan bantuan bakteri adalah....
a. taoco                        c. minyak goreng
b. tahu                          d. Sabun

5. Dalam proses fermentasi sering digunakan ragi. Mikroorganisme yang ditemukan dalam ragi antara lain ...
a. Aspergillus sp, Saccharomyces cerevisiae, Acetobacter acetii
b. Streptococcus thermophillus, Saccharomyces cerevisiae, Acetobacter acetii
c. Aspergillus sp, Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus bulgaricus
d. Rhizhopus oryzae, Saccharomyces cerevisiae, Acetobacter acetii

6. Berikut ini yang bukan termasuk bioteknologi adalah....
a. pemanfaatan jamur untuk membuat tape
b. pemanfaatan jamur untuk membuat kecap
c. menggabungkan dua sifat tanaman dengan cara okulasi
d. pemanfaatan bakteri untuk membuat asam cuka

7. Minuman yoghurt yang terbuat dari air susu dapat mengobati lambung dan usus yang terluka, proses pembuatan yoghurt tersebut karena hasil kerja dari....
a. Rizhopus oryzae                             c.Neurospora sitophila
b. Streptococcus thermophilus           d. Aspergillus wentii


8. Adonan roti yang sudah diberi khamir (Saccharomyces cerevisiae) harus ditutup rapat dengan tujuan agar....
a. khamir melakukan respirasi aerob yang akan menghasilkan alkohol dan karbondioksida
b. khamir melakukan respirasi anaerob yang akan menghasilkan alkohol dan karbondioksida
c. khamir melakukan respirasi anaerob yang akan menghasilkan alkohol dan oksigen
d. khamir melakukan respirasi aerob yang akan menghasilkan alkohol dan oksigen

9. Untuk membuat yoghurt diperlukan susu sebagai bahan dasarnya. Sebelum difermentasi maka susu harus direbus terlebih dahulu (pasteurisasi). Hal ini bertujuan ...
a. agar air susu lebih matang
b. agar susu lebih kental
c. proses fermentasi lebih cepat
d. mensterilkan susu dari mikroorganisme merugikan

10. Jamur Aspergillus wentii berperan dalam pembuatan....
a. tape                      c. oncom
b. tempe                  d. Kecap

11. Jamur yang terbentuk dalam tempe dapat menghasilkan enzim protease yang mengakibatkan ....
a. kandungan protein tempe lebih tinggi dibanding protein dalam kedelai
b. protein dalam tempe lebih mudah dicerna dibanding protein dalam kedelai
c. tempe menjadi lebih awet
d. tempe menjadi lebih terasa enak

12. Berikut ini merupakan produk hasil proses fermentasi dengan mikroorganisme yang berbeda-beda, tetapi ada yang melalui tahapan fermentasi garam. Produk yang dimaksud adalah ...
a. Tape                          c. Keju
b. Kecap                       d. Roti

13. Pembuatan minuman beralkohol dalam tahapan proses fermentasi memanfaatkan bantuan mikroorganisme ....
a. Acetobacter xyllinum          c. Saccharomyces sp.
b. Rhizopus oligosporus          d. Lactobacillus bulcaricus

14. Reaksi kimia yang terjadi pada peristiwa fermentasi, seperti pada pembuatan tape adalah....
a. glukosa + O2→ CO2 + H2O + energi
b. glukosa + O2→ CO2 + alkohol + energi
c. glukosa → CO2 + alkohol + energi
d. glukosa → CO2 + H2O + energi

15. Yang membuat roti mengembang pada saat dipanggang adalah....
a. karbondioksida yang dihasilkan Saccharomyces cerevisiae
b. alkohol yang dihasilkan Saccharomyces cerevisiae
c. telur yang dimasukkan ke dalam adonan roti
d. gula yang dimasukkan ke dalam adonan roti

TEMPAT MENGUNGGAH HASIL JAWABAN 
(KHUSUS SISWA ESSABA KELAS IX E s.d IX I)
Buka Link Berikut setelah mencatat pilihan jawaban soal di atas.
https://forms.gle/r7X4MNirgQQRXuBv8
 

Kegiatan Belajar 2

Bioteknologi Modern

Dalam memenuhi kebutuhan pangan yang semakin tinggi, maka para ilmuwan terus meningkatkan efektifitas produksi pangan baik secara kualitas maupun kuantitas. Berbagai bibit unggul baik di dunia pertanian maupun peternakan terus ditingkatkan. Bahkan dalam dunia kesehatan dan kriminal pun menggunkan jasa mikroorganisme dengan paduan teknologi yang modern. Berikut adalah contoh berbagai bidang dan produknya dalam berbagai teknik rekayasa genetika.


No

Bidang

Contoh

Teknik

1.

Pertanian

Jagung Transgenik, Golden rice

Teknik rekayasa genetika

2.

Peternakan

Sapi transgenik

 

Kloning

Memasukkan gen pengode enzim lysostaphyn.

Implantasi DNA

3.

Kesehatan

Antibiotik

Insulin sintesis

Antibodi monoklonal

Pembuatan Vaksin

Rekombinasi gen

 

 

Melemahkan bakteri/Virus

4.

Lingkungan

Bioremediasi

Fitoremediasi

Memanfaat bakteri

Memanfaatkan tanaman

5.

Forensik

Sidik Jari

DNA Finger Printing



Kegiatan Belajar 3

Dampak Penerapan dan Pengembangan Bioteknologi


Selain membawa manfaat ternyata bioteknologi dapat merugikan manusia, misalnya:     

(1) produk bioteknologi hasil rekayasa genetika dapat menyingkirkan plasma nutfah, yaitu jenis makhluk hidup yang masih memiliki sifat asli; 

(2) produk makanan beralkohol menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan bila dikonsumsi (3) terjadinya polusi gen,    

(4) tanaman transgenic dapat menimbulkan alergi, 

(5) secara ekonomi-social akan memberikan peluang pemilik modal akan memonopoli produk bioteknologi modern.


Tugas 2

Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan cara memberi tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d !

1. Bioteknologi yang memanfaatkan teknologi penyambungan dan pemotongan DNA dari suatu virus atau bakteri untuk digabung dengan DNA makhluk hidup lainnya agar lebih bermanfaat merupakan pengertian dari ....
a. Bioteknologi konvensional          c. Rekayasa Genetika
b. Bioteknologi modern                  d. Rekayasa Reproduksi

2. Kultur jaringan terus dikembangkan untuk meningkatkan produksi pertanian melalui pemenuhan kebutuhan bibit yang berkualitas. Hal ini karena bibit kultur jaringan memiliki sifat ....
a. usia tanam lebih lebih pendek dari induknya
b. lebih tahan terhadap tanah yang bergaram tinggi
c. memiliki sifat yang sama dengan induknya serta dapat diproduksi secara masal
d. akan memiliki buah yang lebat dibandingkan dengan induknya

3. Bioteknologi untuk mentransfer gen antihama pada tanaman tembakau dapat memanfaatkan aktifitas mikroorganisme ….
a. Rhizopus orizae                      c. Bacilus thuringiensisi
b. Lactobacilus casei                  d. Acetobacter xylinum

4. Bakteri Eschericia coli transgenik yang telah dikloning dengan gen insulin manusia dapat menghasilkan hormon insulin dalam jumlah banyak dan kualitas yang baik. Manfaat hasil dari produk bioteknologi ini adalah untuk ....
a. pengobatan diabetes militus      c. pemisahan logam dan polutan
b. pengobatan darah tinggi           d. mendapatkan antibodi

5. Berikut merupakan hasil dari bioteknologi modern adalah ....
a. tempe                                      c. protein sel tunggal
b. yakult                                      d. nata de coco

6. Teknologi reproduksi budidaya pertanian yang bertujuan memperoleh bibit baru yang lebih baik, lebih cepat dan lebih banyak dalam waktu yang singkat adalah ...
a. transgenik                              c. kultur jaringan
b. hidroponik                             d. inseminasi

7. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Menghemat biaya produksi
2. Tidak diharuskan mendatangkan pejantan
3. Kelahiran dapat diatur
4. Tidak memerlukan sperma
Yang merupakan keuntungan dari inseminasi buatan adalah ...
a. 1, 2, dan 3                              c. 2, 3 dan 4
b. 1, 2 dan 4                              d. 2, 3 dan 4

8. Penggunaan sel somatik makhluk hidup nmultiseluler untuk membuat satu atau lebih individu dengan materi genetik yang sama atau identik merupakan pengertian dari ….
a. transgenik                              c. inseminasi buatan
b. hibridasi                                d. kloning

9. Untuk menentukan jenis kelamin hewan ternak dapat dilakukan dengan teknik sexing spermatozoa. Hal ini disebabkan karena teknik dapat memisahkan ...
a.  Kromosom X dan kromosom Y pada sperma
b.  Gen sifat unggul dengan gen sifat tidak unggul
c.  Sel telur dan sperma
d.  DNA dan RNA

10. Perhatikan gambar berikut.


Pada penerapan metode fusi protoplas dapat dihasilkan suatu sel yang dapat tumbuh menjadi sebuah tanaman hibrida (Z). Jika X + Y = Z, maka jawaban yang benar adalah ….

Pilihan

X

Y

Z

a

broccoflower

brokoli

cauliflower

b

cauliflower

broccoflower

brokoli

c

brokoli

cauliflower

broccoflower

d

brokoli

broccoflower

cauliflower


11. Bioteknologi dalam penerapannya tidak selalu bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, akan tetapi juga berdampak tidak baik bagi kita. Yang bukan dampak buruk dari bioteknologi....
a. hasil limbah yang tinggi hasil dari sisa produk bioteknologi
b. mengurangi plasma nutfah di Indonesia
c. alkohol yang dihasilkan selama proses fermentasi merusak kesehatan bila dikonsumsi
d. menciptakan hasil pangan dengan nilai gizi yang tinggi

12. Pembuatan insulin dengan menyisipkan gen pembentuk insulin dengan gen bakteri adalah salah satu contoh aplikasi bioteknologi yang disebut ....
a. rekayasa genetika (transgenik)                  c. kloning
b. transplantasi                                              d. inseminasi buatan 

13. Perhatikan data berikut.
1. tanaman yang memiliki umur lebih singkat
2. tanaman tak memiliki sifat unggul
3. tanaman lokal semakin menurun jumlahnya
4. tanaman transgenik menjadi langka
5. penurunan jumlah plasma nutfah
6. timbulnya hama baru yang lebih kuat

Berdasarkan data di atas, yang merupakan dampak buruk akibat dari rekayasa genetika adalah ….
a. 1, 2, 4                                 c. 3, 5, 6
b. 1, 3, 5                                 d. 2, 4, 6

14. Tindakan manusia yang bertujuan mencegah dampak negatif penggunaan hasil bioteknologi adalah ….
a. memanfaatkan antibiotika untuk membunuh bakteri
b. memanfaatkan sumber makanan baru berupa PST
c. memanfaatkan bibit unggul hasil rekayasa genetika sebanyak-banyaknya
d. mengantisipasi kemungkinan berpindahnya gen asing pada organisme transgenik

15. Seseorang yang memiliki modal dapat mengembangkan pertanian transgenik yang dapat meningkatkan hasil panen menjadi sangat berlimpah dengan kualitas sangat baik. Hal ini dapat merugikan petani tradisional. Begitu juga negara maju yang telah mengembangkan organisme transgenik dan memasarkan produknya diperdagangan internasional, dapat membuat negara berkembang menjadi tergantung pada produk negara maju. Fenomena tersebut merupakan dampak penerapan dan pengembangan bioteknologi di bidang ….
a. lingkungan hidup                      c. ketertiban dan keamanan
b. kesehatan dan kedokteran         d. sosial dan ekonomi

TEMPAT MENGUNGGAH JAWABAN TUGAS 2 ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
https://forms.gle/MC2DYUh2vDcDrdaH7


C. RANGKUMAN

1.    Kata bioteknologi berasal dari kata bio dan teknologi.

2. Bioteknologi merupakan pemanfaatan makhluk hidup untuk membantu pekerjaan atau menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia.

3. Bioteknologi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.

4. Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya jamur dan bakteri yang menghasilkan enzim-enzim tertentu untuk melakukan metabolisme tubuh sehingga diperoleh produk yang diinginkan.

5. Bioteknologi modern dalam produksi pangan dilakukan dengan menerapkan teknik rekayasa genetik. Rekayasa genetik adalah kegiatan manipulasi gen untuk mendapatkan produk baru dengan cara memanipulasi materi genetik, baik dengan cara menambah atau menghilangkan gen tertentu.

6. Contoh produk bioteknologi konvensional adalah tape, tempe, yogurt, nata decoco, keju, dan kecap. Contoh produk bioteknologi modern adalah organisme transgenik.

7. Produk bioteknologi memberikan banyak manfaat bagi manusia. Makanan dan minuman yang dibuat melalui proses fermentasi ternyata menghasilkan bahan makanan yang lebih mudah dicerna oleh tubuh. Melalui rekayasa genetika mampu diciptakan bibit unggul yang akan memberikan produk bermutu, misalnya tahan terhadap hama, mengendalikan serangga perusak tanaman, dan lain-lain.

8. Selain membawa manfaat ternyata bioteknologi dapat merugikan manusia, misalnya: (1) produk bioteknologi hasil rekayasa genetika dapat menyingkirkan plasma nutfah, yaitu jenis makhluk hidup yang masih memiliki sifat asli; (2) produk makanan beralkohol menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan bila dikonsumsi.


D. KUNCI JAWABAN

Tugas 1:

1. d ; 2. b ; 3. b ; 4. a ; 5. a; 6. c ; 7. b ; 8. b ; 9. d ; 10. b ; 11. d ; 12. b ; 13. c ; 14. c ; 15. a


Tugas 2:

1. b ; 2. c ; 3. c ; 4. a ; 5. c ; 6. c ; 7. a ; 8. d ; 9. a ; 10. c ; 11. d ; 12. a ; 13. b ; 14. d ; 15. d


E. PENILAIAN

Setelah kamu mempelajari Bioteknologi, maka penilaian akan dilakukan sebagai berikut.
1. Penilaian kompetensi sikap : Dilakukan selama proses pembelajaran daring dibuktikan dengan daftar hadir, kedisiplinan mengerjakan tugas, umpan balik berupa komentar, pertanyaan dan diskusi, dan kelengkapan tugas.

2. Penilaian kompetensi pengetahuan: Dilakukan diakhir pertemuan berupa tes tertulis secara daring melalui google form. link dan token akan dishare kemudian (tunggu saja ya!)

3. Penilaian kompetensi keterampilan: Dilakukan diakhir pertemuan berupa membuat
produk bioteknologi sederhana.

Senin, 04 Januari 2021

BAB 7 KEMAGNETAN

MODUL IPA

PEMBELAJARAN JARAK JAUH SMP NEGERI 1 BANGSRI SEMESTER 2
PETUNJUK  BELAJAR:
Modul dalam bentuk blog ini dirancang sebagai panduan belajar dalam sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ dan Saya beri nama MODEL DABLOG. Kelebihan MODEL DABLOG ini selain memuat materi dalam bentuk teks yang ringkas, juga dibuatkan link youtube dengan konten yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Sehingga kalian dapat belajar secara mandiri dengan efektif. Tingkat keberhasilan dari PJJ tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan kalian dalam belajar. 

Langkah-langkah yang harus kalian lakukan dalam PJJ dengan menggunakan MODEL DABLOG ini adalah sebagai berikut.

1. Usahakan memiliki buku siswa cetakan terbaru (dari perpustakaan sekolah) 

2. Baca dan pahamilah tujuan pembelajaran dengan baik.

3. Selesaikan Bab ini dalam 4 x pertemuan dengan rincian pertemuan pertama "Konsep Dasar Kemagnetan", pertemuan kedua " Gaya Lorentz dan arahnya", pertemuan ketiga "Elektromagnet dan Percobaan Faraday", Pertemuan keempat "Prinsip Kerja Transformator"

4. Mulailah mempelajari modul ini dengan fokus dan konsentrasi jangan lupa berdo'a, bila mengalami kesulitan diskusikan dengan temanmu atau gurumu.

5. Setelah kamu merasa memahami materi, kerjakan tugas dan latihan soal dalam buku tulismu.

6. Periksalah hasil pekerjaanmu dengan mencocokkan kunci jawaban dalam MODEL DABLOG ini.

7. Selanjutnya kerjakan tes akhir, bila kamu mendapatkan nilai sekurang-kurangnya 75 berarti kamu bisa melanjutkan ke KD berikutnya, jika belum kalian harus mengulang untuk mempelajari KD ini kembali.


A. PENDAHULUAN

Pernahkah kalian mengamati burung yang sedang bermigrasi? Burung dapat bermigrasi pada jalur yang relatif tetap tanpa tersesat, bagaimana itu bisa terjadi? Ternyata burung dapat mengenali posisinya dengan mendeteksi medan magnet bumi layaknya sebuah alat GPS (Global Positioning System). Selain burung hewan lain yang dapat mendeteksi medan magnet adalah ikan salmon, penyu, lobster duri dan bakteri. Seorang nelayan juga dapat mengenali arah dengan alat sederhana yaitu kompas. Kalian sudah pernah belajar tentang kemagnetan saat masih SD bukan? Cobalah untuk mengingatnya kembali. Dalam bab ini, kalian akan mempelajari teori dasar kemagnetan, elektromagnet, percobaan Faraday dan Prinsip Kerja Generator serta Prinsip kerja dari Transformator.

Kompetensi Dasar:
3.6 Menerapkan konsep kemagnetan, induksi elektromagnetik, dan pemanfaatan medan magnet dalam kehidupan sehari-hari termasuk pergerakan/navigasi hewan untuk mencari makanan dan migrasi.
4.6 Membuat karya sederhana yang memanfaatkan prinsip elektromagnet dan/atau induksi elektromagnetik.

Materi Pertemuan 1
Tujuan Pembelajaran:
Setelah pembelajaran daring, peserta didik dapat :
1. mendiskripsikan magnet dan sifat-sifatnya termasuk kemagnetan bumi. 
2. mengelompokkan logam berdasarkan sifat kemagnetannya. 
3. menjelaskan cara membuat dan menghilangkan sifat magnet. 
4. mendeskripsikan medan magnet dan medan magnet bumi. 
5. menyebutkkan contoh penggunaan medan magnet dalam produk teknologi.
6. Menunjukkan sikap tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan percaya diri.

Materi Pertemuan 2
Tujuan Pembelajaran:
Setelah pembelajaran daring, peserta didik dapat :
1. mendeskripsikan medan magnet disekitar kawat berarus listrik. 
2. mendeskripsikan gaya lorentz, menentukan arahnya dan menghitung besarnya gaya lorentz.
3. menjelaskan pengertian induksi elektromagnet dan menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi besarnya GGL induksi 
4. menunjukkan sikap tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan percaya diri.

Materi Pertemuan 3
Tujuan Pembelajaran:
Setelah pembelajaran daring, peserta didik dapat :
1. mendeskripsikan perbedaan trafo step up dan step down 
2. menghitung besaran-besaran dalam trafo 
3. menjelaskan penggunaan induksi elektromagnet dalam produk teknologi.
4. menunjukkan sikap tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan percaya diri.

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan Belajar 1


TEORI DASAR KEMAGNETAN


Mengapa jarum kompas selalu menunjuk arah utara selatan? Mengapa jika magnet batang digantung juga menunjukkan arah utara selatan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka ingatlah kembali tentang kemagnetan bumi dan karakteristik magnet.


Ingat prinsip magnet:

  • Magnet selalu memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan
  • Kekuatan magnet terletak pada kutub-kutubnya
  • Kutub-kutub yang sama akan tolak menolak, sedangkan kutub-kutub yang bebeda akan tarik menarik
  • Daerah disekitar magnet disebut medan magnet

1. Kemagnetan Bumi

Bumi merupakan layaknya magnet batang raksasa yang membujur dengan arah utara-selatan.  Kutub utara magnet bumi terletak di kutub selatan bumi, sedangkan kutub selatan magnet bumi terletak di kutub utara bumi. Oleh karena itulah kutub utara magnet jarum kompas selalu menghadap ke utara karena ditarik oleh kutub selatan magnet bumi yang berada di kutub utara bumi. Namun seringkali penunjukan arah jarum kompas mengalami penyimpangan. Bila kutub utara jarum kompas menyimpang terhadap arah utara bumi (vertikal) maka sudut yang dibentuk disebut dengan sudut deklinasi, sedangkan jika kutub utara jarum kompas menyimpang terhadap arah timur bumi (horizontal) maka sudut sudut yang dibentuk disebut sudut inklinasi.


Magnet bumi berasal dari pergerakan partikel bermuatan listrik dalam cairan inti luar bumi saat terjadinya rotasi bumi.


Magnet bumi mengakibatkan adanya medan magnet. Medan magnet bumi berfungsi untuk melindungi penduduk bumi dari radiasi kosmik (partikel listrik yang dihasilkan oleh matahari atau benda-benda langit lainnya) yang mengancam kesehatan. Namun, karena adanya medan magnet bumi, partikel listrik tidak dapat masuk ke seluruh permukaan bumi, tetapi hanya akan masuk ke kutub-kutub bumi. Saat menabrak atmosfer bumi, partikel listrik tersebut diionisasi (peristiwa lepasnya elektron dari nukleon) dan membentuk plasma lemah (gas super yang dipanaskan agar elektron terlepas dari nukleon). Tampilan indah cahaya plasma inilah yang kemudian dikenal sebagai aurora.

2. Feromagnetik, Paramagnetik dan Diamagnetik

Berdasarkan kemampuan suatu benda terhadap pengaruh magnet, benda dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
1. Benda magnetik, adalah benda atau zat yang dapat dipengaruhi magnet.
Benda magnetik dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
a. Feromagnetik, adalah zat yang dapat ditarik sangat kuat oleh magnet. Sehingga zat ini mudah dijadikan magnet. Contoh: baja, besi, kobalt, dan nikel.
b. Paramagnetik, adalah zat atau bahan yang memiliki sifat kemagnetan sedang. Contoh: alumunium, platina.
c. Diamagnetik, adalah zat atau bahan yang tidak bisa ditarik oleh magnet. Contoh: emas, seng, dan perak.

2. Benda non magnetik, adalah benda yang tidak dapat dipengaruhi olehmagnet. Contoh: kertas, kaca, plastic, alumunium, dan PVC.

3.Membuat Magnet dan Menentukan Kutubnya

Logam ferromagnetik dapat dibuat menjadi magnet dengan cara menyearahkan magnet elementer. Magnet elementer dapat disearahkan arahnya dengan tiga cara yaitu : Menggosok logam dengan magnet, mnginduksi logam dengan magnet, dan melilitkan penghantar berarus listrik DC pada logam.

a. Menggosok logam dengan magnet, yaitu logam digosok secara serah dengan menggunakan salah satu kutub magnet.

Ujung A akan berkutub Utara sedangkan ujung B akan berkutub selatan. Ujung Q akan berkutub selatan sedangkan ujung P akan berkutub utara.


b. Menginduksi logam, yaitu logam cukup didekatkan dengan magnet, maka logam akan menjadi magnet pula.

Ujung A akan berkutub selatan, sedangkan ujung B akan berkutub utara.


c. Mengaliri logam dengan listrik DC, yaitu dengan cara melilitkan kabel berisolasi ke logam kemudian dihubungkan dengan baterai atau akumulator (sumber tegangan DC)


Untuk menentukan kutubnya, perhatikan arah arus pada lilitan di depan dibuat searah dengan lipatan jari tangan kanan saat menggenggam. Ingat yang terlihat adalah lipatan jari, bukan punggung tangan, maka ibu jari menunjuk arah kutub utara.
Ingat! Arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.

4. Medan Magnet

Medan magnet adalah ruang di sekitar magnet yang masih dipengaruhi gaya magnet. Medan magnet digambarkan berupa garis-garis gaya magnet yang arahnya dari kutub utara ke kutub selatan magnet.Tempat yang garis-garis gaya magnetnya rapat menunjukkan medan magnetnya kuat, sebaliknya tempat yang garis-garis magnetiknya renggang menunjukkan medan magnetnya lemah.
Pola garis – garis gaya magnet pada dua kutub yang berdekatan.
























TUGAS 1 :

Jawablah pertanyaan sebagai berikut ini!

1. Bagian terkuat dari magnet terletak pada ... .

2. Bila kutub-kutub yang sama dari dua buah magnet didekatkan maka ... .

3. Bila kutub-kutub yang berbeda dari dua buah magnet didekatkan maka ... .

4. Perhatikan gambar berikut!

Logam besi digosok searah dengan menggunakan kutub Utara magnet, maka : 
a. Ujung P memiliki kutub ... 
b. Ujung Q memiliki kutub ... 
c. Logam besi menjadi magnet yang bersifat ...




5. Perhatikan gambar berikut!





a. Ujung A memiliki kutub ..., ujung B memiliki kutub ...

b. Ujung C memiliki kutub ..., ujung D memiliki kutub ...

c. Logam besi menjadi magnet yang bersifat .... , logam Baja menjadi magnet bersifat ... .


6. Perhatikan gambar berikut!

Bila saklar dalam posisi On sehingga terjadi aliran arus listrik DC, maka : 
a. Ujung X memiliki kutub ... 
b. Ujung Y memiliki kutub ... 
c. Logam besi menjadi magnet yang bersifat ...

TEMPAT MENGUNGGAH FOTO JAWABAN TUGAS 1  (Khusus Siswa SMP N 1 Bangsri, Kab Jepara) :


Kegiatan Belajar 2

ELEKTROMAGNETIK


1. Medan magnet disekitar kawat berarus listrik

Medan magnet di sekitar kawat berarus listrik ditemukan oleh Hans Christian Oersted (1770-1851). Oersted menemukan bahwa jika sebuah kompas diletakkan disekitar kawat berarus listrik, maka jarum kompas akan bergerak (menyimpang). 
Hasil pengamatan Oersated adalah sebgai berikut:
  • Pada saat kawat tidak dialiri arus listrik ( I = 0 ), jarum kompas tidak menyimpang ).
  • Pada saat kawat dialiri arus listrik ke atas, kutub utara jarum kompas menyimpang ke kanan.
  • Pada saat kawat dialiri arus listrik ke bawah, kutub utara jarum kompas menyimpang ke kiri.
Dari fakta tersebut maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Kawat berarus listrik akan menimbulkan medan magnet disekitarnya
2. Arah medan magnet dan besarnya medan magnet dipengaruhi oleh arah arus listrik
3. Arah medan magnet disekitar kawat berarus listrik berubah-ubah membentuk lingkaran sesuai dengan aturan tangan pada gambar berikut.

Perhatikan gambar (b). Arah medan pada titik sebelah kiri kawat akan menuju ke pembaca, sedangkan arah medan pada titik sebelah kanan kawat akan menembus layar.
Sedangkan garis-garis gaya listrik dan arah medan listrik pada kumparan menyerupai magnet batang. Perhatikan gambar berikut.

Video Percobaan Oersted Ala Klinik IPA bisa dilihat di link berikut:


2. Gaya Lorentz

Fisikawan Belanda, Hendrik Anton Lorentz (1853-1928) melakukan eksperimen bahwa jika sebuah kawat berarus listrik diletakkan di dalam sebuah medan magnet, maka kawat akan ditarik atau didorong ke arah tertentu. Tarikan atau dorongan pada kawat tersebut dikenal dengan gaya lorentz.

Apabila arah medan magnet (B) dan arah kuat arus listri (A) saling tegak lurus, maka arah gaya lorentz (FL) mengikuti aturan tangan kanan sebagai berikut.



Prinsip inilah yang digunakan untuk membuat motor listrik, sehingga menghasilkan produk alat yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi gerak, seperti: kipas angin, blender, alat-alat pertukangan, dll.

Besarnya gaya lorentz dihitung dengan rumus berikut ini.

(Rumus ini hanya berlaku apabila F, B dan I saling tegak lurus)











Video Percobaan Gaya Lorentz dapat dilihat pada Link berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=j02LRCvjJMg&t=342s


Contoh :
Sebuah kawat berarus listrik 2 A yang panjangnya 20 cm berada di dalam medan magnet sebesar 15 T dengan arah tegak lurus. Tentukanlah :
a. Besar gaya lorentz!
b. Arah gaya lorentz jika arah medan ke kanan dan arah arus listrik ke atas!

Penyelesain : 
Dari soal diketahui bahwa I = 2 A ; L = 20 cm = 0,2 m dan B= 15 T.
Maka besarnya gaya lorentz adalah :
FL = B . I. L = 15 x 2 x 0,2 = 6 N
Sedangkan arah gaya lorentz sesuai dengan aturan tangan kanan, yaitu ke depan (maju).

3. Percobaan Faraday dan Induksi Elektromagnetik

Seorang ilmuwan dari Jerman yang bernama Michael Faraday (1991 – 1867) memiliki gagasan dapatkah medan magnet menghasilkan arus listrik? Gagasan ini didasarkan oleh adanya penemuan dari Oersted bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet.
Pada tahun 1831 Faraday berhasil membangkitkan arus listrik dengan menggunakan medan magnet. Percobaan Faraday adalah sebagai berikut.


Pada saat magnet digerakkan (keluar- masuk) dalam kumparan, jarum galvanometer menyimpang. Penyimpangan jarum galvanometer menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. Arus listrik seperti ini disebut arus induksi. Arus listrik timbul karena pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. Beda potensial ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi). Timbulnya ggl induksi pada ujung-ujung kumparan disebabkan karena adanya perubahan garis gaya magnetik yang memotong kumparan. Sedangkan peristiwa terjadinya tegangan pada ujung-ujung kumparan karena adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut dengan induksi elektromagnetik.

Sayarat utama timbulnya arus listrik pada kumparan adalah ketika terjadi perubahan garis gaya medan magnet (fluks) yang menembus kumparan. Agar terjadi perubahan fluks secara terus menerus, maka harus ada gerakan secara terus menerus. Prinsip inilah yang digunakan untuk membuat generator. Besarnya GGL induksi yang dihasilkan ditentukan oleh banyaknya lilitan dan kecepatan perubahan fluks.

Generator dibedakan menjadi 2 jenis yaitu, generator tipe AC dan Generator tipe DC. Berikut perbedaan keduanya.


TUGAS 2 : 
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Perhatikanlah gambar kawat berarus listrik berikut!



Kemanakah arah medan magnet titik P?






2. Sebuah kawat penghantar memiliki panjang 0,2 m tegak lurus berada dalam sebuah medan magnet sebesar 90 Tesla. Jika kuat arus listrik yang mengalir pada kawat sebesar 0,02 A, berapakah besar Gaya Lorentz-nya?

3. Jika Gaya Lorentz yang dialami sebuah kawat penghantar yang panjangnya 50 cm adalah 1 N dan arus yang mengalir pada kawat sebesar 20 mA, berapakah medan magnet yang dialami kawat penghantar tersebut? (ubahlah satuannya terlebih dahulu dalam SI)

4. Perhatikan sumbu x, y, z berikut ini!


Kemanakah arah gaya Lorentz, jika: 
a. Arah arus ke sumbu z + dan arah medan magnet ke sumbu y+.
b. Arah arus ke sumbu y- dan arah medan magnet ke sumbu x +






Tempat (Link) mengunggah foto jawaban Tugas 2 (Khusus Siswa SMP N 1 Bangsri, Kab Jepara)


Kegiatan Belajar 3
TRANSFORMATOR
Percobaan Faraday 
Berikut video peragaan percobaan Faraday :

Transformator (trafo) adalah alat yang berfungsi untuk mengubah besarnya tegangan listrik bolak-balik. Trafo step up berfungsi untuk menaikkan tegangan sedangkan trafo step down digunakan untuk menurunkan tegangan.
Prinsip kerja trafo sama dengan  percobaan Faraday. Hanya saja magnet tetap diganti dengan menggunakan kumparan primer (input). Kumparan primer ini berfungsi sebagai magnet yang menimbulkan fluks magnetik yang harus selalu berubah, oleh karena itu arus input atau tegangan input trafo harus berupa arus atau tegangan bolak-balik (AC).

Fluks magnetik yang terkonsentrasi pada inti besi kemudian diteruskan ke kumparan skunder yang akan menghasilkan tegangan baru dengan tetap mempertahankan dayanya (selama tidak ada kebocoran arus).
Perbedaan utama antara trafo step Up dan trafo step Down terletak pada jumlah lilitannya. Berikut tabel perbedaan antara trafo step up dan trafo step down.

Trafo Step Up

Trafo Step Down

Jumlah kumparan skunder lebih banyak

Jumlah kumparan skunder lebih sedikit

Tegangan skunder lebih besar

Tegangan skunder lebih kecil

Kuat arus listrik lebih kecil

Kuat arus listrik lebih besar

Perhatikanlah ketika tegangan skunder dinaikkan maka arus listrik skundernya justru menurun, dan bergitu sebaliknya. 


Percobaan pembuatan Trafo dperagakan dalam video berikut ini.

https://www.youtube.com/watch?v=WBoKsTmqOlc&t=11s


Rumus Trafo :

1. Efisiensi trafo 





Contoh :

Sebuah trafo memiliki efisiensi 80%. Apabila trafo tersebut memiliki daya primer sebesar 350 W, berapakah daya skundernya?


Diketahui efisiensi trafo = 80%; Pp = 350 W,

maka daya skundernya (Ps) adalah :

Ps = (80% x 350)/100% = 0,8 x 350 = 280 W.


Jadi daya skundernya adalah lebih rendah yaitu 280 W. Artinya ada energi yang hilang setiap detiknya sebesar 70 W. Energi ini biasanya berubah menjadi energi panas. Oleh karena itulah setiap trafo saat digunakan akan menjadi hangat bahkan harus diberi pendingin kipas atau yang lainnya.


2. Trafo ideal

Trafo ideal adalah trafo yang mampu mempertahankan dayanya (efisiensinya 100%). Trafo jenis ini tidak mengalami panas ketika digunakan. Trafo ideal hingga saat ini belum bisa dibuat.

  • Vp:Vs = Np:Ns
  • Ip x Vp = Is x Vs
  • Ip x Np = Is x Ns

Keterangan :

Ps = daya skunder

Pp = daya primer

Vp = tegangan primer

Vs = tegangan skunder

Ip = arus primer

Is = arus skunder

Np = jumlah lilitan primer

Ns = jumlah lilitan skunder


Contoh :

Sebuah trafo ideal memiliki jumlah lilitan primer 6000 dan jumlah lilitan skundernya 9000. Trafo dipasang pada tegangan 220 V. Pertanyaan :

a. Apakah jenis trafo tersebut?

b. Berapakah tegangan skundernya?

c. Apabila kuat arus yang mengalir pada kumparan primernya sebesar 100 mA, berapakah kuat arus pada lilitan skundernya?


Penyelesaian :

Diketahui : Np = 6000 ; Ns = 9000; Vp = 220 V.

a. Jenis trafo ini adalah trafo step up, karena Ns lebih besar dari Np

b. Tegangan skunder (Vs) dapat diketahui dari perbandingan jumlah lilitannya, karena perbandingan tegangan sama dengan perbandingan jumlah lilitan.


Vs:Vp = Ns:Np

Vs   = (Ns/Np) x Vp

       = (9000/6000) x 220 = (3/2) x 220 = 330 Volt.


c. Karena trafo ini adalah trafo step up, maka kuat arus skundernya menjadi lebih kecil dari kuat arus primernya.

Is x Vs = Ip x Vp

Is         = ( Ip x Vp )/Vs = 100 mA x (220/330) = 66,67 mA


Diera modern ini, kemagnetan terus dikembangkan dalam berbagai produk teknologi. Misalnya adalah MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan Kereta Maglev. Dalam dunia kesehatan MRI (Magnetic Resonance Imaging) digunakan untuk mendiagnosa dan mendeteksi penyakit organ dalam tubuh manusia, tulang dan otak tanpa menggunakan prosedur pembedahan. Sedangkan kereta maglev merupakan kereta yang dapat bergerak dengan kecepatan 650 km/jam dengan cara mengambang 1 cm di atas rel.


TUGAS 3 :

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Jelaskanlah perbedaan antara trafo step up dan tarfo step down dari segi fungsi, jumlah lilitan dan tegangan (dalam bentuk tabel).


2. Sebuah transformator memiliki 1.500 lilitan primer dan 500 lilitan sekunder. Bila tegangan sekundernya 3 volt dan arus primernya 4 mA, berapakah tegangan primer dan arus sekundernya? 


3. Sebuah transformator step down terdiri atas kumparan primer dengan 1.200 lilitan dan kumparan sekunder dengan 400 lilitan. Jika kumparan primer dihubungkan degan tegangan sebesar 330 V, berapa tegangan pada kumparan sekunder? 


4. Jika daya listrik yang mengalir pada kumparan primer dan sekunder sebuah transformator berturut-turut sebesar 350 watt dan 150 watt, berapakah efisiensi transformator tersebut?


TEMPAT MENGUNGGAH FOTO JAWABAN TUGAS 3  (Khusus Siswa SMP N 1 Bangsri, Kab Jepara) :

https://forms.gle/rkPVHebXQ29LHeLt6


C. RANGKUMAN

1. Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan dapat menarik benda lain. Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kutub-kutub yang senama bila didekatkan akan saling tolak menolak, sedangkan kutub-kutub yang berbeda nama bila didekatkan akan saling tarik-menarik.

2. Lobster duri, bakteri, merpati, elang, salmon, dan penyu laut memanfaatkan prinsip medan magnet bumi untuk navigasi, menghindari predator, dan mencari mangsa.

3. Bumi adalah magnet raksasa. Sama seperti magnet lainnya, bumi memiliki kutub utara dan selatan. Kutub utara magnet bumi berada di kutub selatan bumi, dan kutub selatan magnet bumi berada di kutub utara bumi.

4. Gaya magnet ditimbulkan oleh gerakan muatan listrik seperti elektron dan proton (partikel elementer penyusun magnet).

5. Berdasarkan kekuatan magnet untuk menarik benda, bahan magnet dibagi menjadi tiga, yaitu feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.

6. Magnet dapat dibuat dengan cara menggosok, induksi (mendekatkan), dan induksi elektromagnetik.

7. Sifat kemagnetan bahan dapat dihilangkan dengan cara memukul-mukul, memanaskan, dan meliliti magnet dengan arus searah atau AC.

8. Interaksi kawat berarus dalam sebuah medan magnet akan menghasilkan gaya, yang disebut sebagai gaya Lorentz. Besarnya gaya Lorentz tersebut dipengaruhi oleh besarnya kuat medan magnet, arus listrik, dan panjang kawat. Contoh penerapan gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari adalah motor listrik, bel listrik, relai, dan telepon kawat.

9. Induksi elektromagnetik membahas tentang konsep arus listrik yang dapat menghasilkan medan magnet atau medan magnet yang mampu menghasilkan listrik. Contoh penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari adalah generator, dinamo AC/DC, dan transformator.

10. Transformator adalah alat yang digunakan untuk merubah besar tegangan listrik. Berdasarkan penggunaanya, transformator dibagi menjadi dua jenis, yaitu trasformator step down dan transformator step up. Transformator step down berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik, sedangkan transformator step up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik.

11. Prinsip elektromagnetik diterapkan dalam teknologi sebagai pendeteksi penyakit dalam tubuh manusia tanpa melalui prosedur pembedahan atau MRI (Magnetic Resonance Imaging), kereta maglev, dan pembangkit listrik tenaga nuklir.

D. KUNCI JAWABAN

TUGAS 1
1. Kedua Kutubnya
2. Tolak menolak
3. Tarik menarik
4. a. utara b. selatan c. sementara
5. a. A kutub selatan; B kutub utara; b. C kutub selatan; D kutub utara
    c. logam besi menjadi magnet sementara, logam baja menjadi magnet permanen
6. a. X kutub selatan; b. Y kutub utara; c. magnet sementara

TUGAS 2

1. Menembus layar/kertas/maju

2. FL = B.I.L = 90 x 0,02 x 0,2 = 0,36 N

3. B = (FL/I.L) = 1/(0,5 x 0,02) = 100 T

4a. X- (kutub X negatif)

  b. Z+ (kutub Z positif)


TUGAS 3

1. Perbedaan trafo step up dan step down

Pembeda

Step Up

Step Down

Fungsi

Menaikkan tegangan

Menurunkan tegangan

Jumlah lilitan

Jumlah lilitan skunder lebih banyak

Jumlah lilitan skunder lebih sedikit

Tegangan

Tegangan skunder lebih besar

Tegangan skunder lebih kecil


2. a. Tegangan Primer :
         Vp = (Np/Ns) x Vs = (1500/500) x 3 V = 9 V
   
    b. Arus Skunder :
        Is = (Ip x Vp)/Vs = (4 mA x 9 v) / 3 V = 12 mA = 0,012 A

3. Tegangan Skunder :
        Vs = (Ns/Np) x Vp = (400/1200) x 330 V = 110 V

4. Efisiensi Trafo :

𝜼= (Ps/Pp) x 100% = (150/350) x 100% = 42,86 % atau jika dibulatkan 43 %.


E. PENILAIAN

Setelah kamu mempelajari Kemagnetan dan Pemanfaatannya, maka penilaian akan dilakukan sebagai berikut.
1. Penilaian kompetensi sikap : Dilakukan selama proses pembelajaran daring dibuktikan dengan daftar hadir, kedisiplinan mengerjakan tugas, umpan balik berupa komentar, pertanyaan dan diskusi, dan kelengkapan tugas.

2. Penilaian kompetensi pengetahuan: Dilakukan diakhir pertemuan berupa tes tertulis secara daring melalui google form. link dan token akan dishare kemudian (tunggu saja ya!)

3. Penilaian kompetensi keterampilan: Dilakukan diakhir pertemuan berupa membuat
produk sederhana yang memanfaatkan prinsip kemagnetan.