Seperti mamalia lainnya, paus melahirkan anak yang disebut anak paus atau bayi paus. Setelah lahir, bayi paus membutuhkan makanan yang bergizi agar dapat tumbuh dengan baik. Makanan utama bayi paus adalah air susu induknya. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana bayi paus bisa menyusu di dalam air?
Induk paus memiliki kelenjar susu yang terletak di bagian bawah tubuhnya, tepatnya di dekat alat kelamin. Puting susu paus tidak menonjol seperti pada sapi atau manusia. Puting susu tersebut tersembunyi di dalam lipatan kulit untuk melindunginya saat paus berenang. Ketika bayi paus akan menyusu, induknya akan mengeluarkan puting susu dari lipatan tersebut sehingga dapat dijangkau oleh anaknya.
Proses menyusui pada paus juga berbeda dengan hewan darat. Bayi paus tidak mengisap susu seperti bayi manusia. Sebaliknya, induk paus akan menyemprotkan susu langsung ke dalam mulut anaknya menggunakan kontraksi otot di sekitar kelenjar susu. Cara ini sangat membantu karena paus hidup di air dan bayi paus harus tetap dapat bernapas saat menyusu.
Salah satu hal yang paling menarik adalah kandungan air susu paus. Susu paus memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari 30 persen. Sebagai perbandingan, susu sapi umumnya hanya mengandung sekitar 3 hingga 5 persen lemak. Kandungan lemak yang tinggi membuat susu paus menjadi sangat kental, hampir seperti pasta atau krim yang pekat.
Karena sangat kental, susu paus tidak mudah bercampur dengan air laut. Jika susu paus encer seperti susu sapi, sebagian besar susu akan langsung larut dan terbuang ke dalam air. Dengan teksturnya yang kental, susu dapat langsung masuk ke mulut bayi paus tanpa banyak yang terbuang. Selain itu, kandungan lemak yang tinggi memberikan energi besar bagi bayi paus sehingga pertumbuhannya berlangsung sangat cepat.
Bayi paus dapat menyusu selama beberapa bulan hingga lebih dari satu tahun, tergantung jenis pausnya. Selama masa tersebut, induk paus akan merawat dan melindungi anaknya dari berbagai bahaya di laut. Hubungan antara induk dan anak paus sangat erat, sama seperti hubungan antara induk mamalia lainnya dengan anak-anaknya.
Bagaimana, kamu sudah tahu cara bayi paus menetek? Inilah salah satu keunikan paus yang menunjukkan betapa menakjubkannya kehidupan hewan di lautan.
