A. Mengapa Kita Perlu Belajar Tentang Tanah?
Tanah adalah bagian dari kerak bumi tempat kita berpijak.
Kita sangat perlu belajar tentang tanah karena tanah memberikan banyak manfaat
bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Manfaat tanah antara lain:
1. Tempat Tumbuh Tanaman: Tanah menyediakan nutrisi dan air agar tanaman bisa
tumbuh. Tanaman inilah yang menghasilkan oksigen dan makanan untuk kita.
2. Tempat Tinggal Hewan dan Mikroba: Banyak makhluk hidup, seperti cacing,
semut, hingga bakteri hidup di dalam tanah.
3. Penyimpan Air Bersih: Tanah menyerap air hujan, menyaringnya, dan
menyimpannya sebagai air tanah yang kita gunakan sehari-hari.
4. Tempat Pembangunan: Tanah adalah fondasi rumah, sekolah, dan jalan yang kita
bangun.
B. Komponen dan Profil Tanah
1. Komponen Tanah
Tanah tidak hanya berisi debu. Tanah yang subur terdiri
dari empat komponen utama:
• Mineral/Batuan (sekitar 45%): Berasal dari batuan yang hancur karena cuaca.
• Bahan Organik/Humus (sekitar 5%): Berasal dari sisa tumbuhan dan hewan yang
sudah membusuk. Humus membuat tanah menjadi subur.
• Air (sekitar 25%): Air berada di sela-sela butiran tanah untuk diminum oleh
akar tanaman.
• Udara (sekitar 25%): Akar tanaman dan hewan tanah sangat membutuhkan udara
untuk bernapas.
2. Profil Tanah (Lapisan Tanah)
Jika kita menggali tanah sangat dalam, kita akan melihat
lapisan-lapisan dengan warna yang berbeda. Ini disebut profil tanah. Lapisan
tanah dari atas ke bawah adalah:
• Horizon O (Lapisan Organik): Lapisan paling atas, isinya daun kering dan sisa
makhluk hidup.
• Horizon A (Topsoil/Tanah Atas): Warnanya gelap karena banyak humus. Sangat
subur dan penuh kehidupan.
• Horizon B (Subsoil/Tanah Bawah): Warnanya lebih terang. Mengandung sedikit
humus tetapi banyak mineral dari tanah atas yang terbawa air hujan.
• Horizon C (Regolit): Berisi batuan yang mulai hancur. Tidak ada humus di
sini.
• Horizon R (Bedrock/Batuan Induk): Lapisan paling bawah yang berupa batuan
keras utuh.
C. Sifat-sifat Tanah
Setiap tanah memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda.
Mari kita pelajari empat sifat utama tanah:
1. Tekstur dan Kecepatan Infiltrasi
Tekstur tanah adalah ukuran butiran tanah. Ada tiga jenis
tekstur tanah utama, yaitu pasir (kasar), debu/lempung (sedang), dan liat
(sangat halus).
Tekstur ini memengaruhi Infiltrasi. Infiltrasi adalah
kecepatan air meresap ke dalam tanah.
• Tanah Pasir: Butirannya besar, celahnya lebar. Infiltrasinya sangat cepat.
Air langsung tembus ke bawah. Tanah ini mudah kering.
• Tanah Liat: Butirannya sangat kecil, celahnya rapat. Infiltrasinya sangat
lambat. Tanah ini suka menahan air dan lengket saat basah.
• Tanah Lempung (Debu): Infiltrasinya sedang. Sangat baik untuk pertanian
karena bisa menahan air yang cukup untuk tanaman.
2. Warna Tanah
Warna tanah bisa menjadi tanda apakah tanah itu subur
atau tidak. Tanah yang berwarna gelap (hitam atau cokelat tua) biasanya sangat
subur karena banyak mengandung humus. Tanah berwarna kemerahan atau kekuningan
biasanya banyak mengandung mineral besi tetapi kurang humus.
3. Suhu Tanah
Suhu tanah sangat dipengaruhi oleh sinar matahari. Tanah
yang tertutup pepohonan akan lebih sejuk dibandingkan tanah lapang. Suhu yang
sejuk sangat disukai oleh bibit tanaman dan makhluk hidup di dalam tanah.
4. Keasaman Tanah (pH)
Tanah juga memiliki tingkat keasaman (pH). Tanah yang
baik untuk pertanian adalah tanah dengan pH netral (sekitar 6,5 hingga 7,5).
Jika tanah terlalu asam atau terlalu basa, akar tanaman akan kesulitan menyerap
makanan.
D. Hubungan Antara Kondisi Tanah dengan Mikroba
Mikroba (seperti bakteri dan jamur) adalah makhluk hidup
sangat kecil di dalam tanah. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa! Mikroba
bertugas menguraikan sampah daun dan hewan yang mati menjadi humus (nutrisi)
yang menyuburkan tanah.
Hubungan mikroba dengan kondisi tanah:
• Mikroba butuh tanah yang lembap, hangat, dan pH-nya netral.
• Jika tanah kering, terlalu asam, atau banyak terkena racun kimia (pestisida),
mikroba akan mati.
• Tanpa mikroba, tanah akan mati dan menjadi tandus karena tidak ada yang
mengurai sisa organik menjadi pupuk alami.
E. Konservasi Tanah Bagi Kehidupan Berkelanjutan
1. Penyebab Kerusakan Tanah
Tanah bisa sakit dan rusak karena ulah manusia, seperti:
• Erosi: Tanah lapisan atas (topsoil) yang subur terkikis oleh aliran air
hujan. Hal ini sering terjadi jika hutan ditebang sampai gundul (deforestasi).
• Pencemaran: Membuang sampah plastik, oli, dan cairan kimia ke tanah.
Pemakaian pupuk kimia dan racun hama (pestisida) secara berlebihan juga
membunuh mikroba tanah.
• Penambangan liar: Menggali tanah tanpa aturan akan merusak struktur tanah.
2. Pengaruh Tanaman terhadap Erosi
Tanaman adalah pelindung utama tanah! Akar tanaman
bekerja seperti jari-jari yang mencengkeram tanah agar tidak mudah hanyut
terbawa air hujan. Daun pepohonan juga menahan derasnya air hujan agar tidak
langsung menghantam permukaan tanah. Lahan yang ditanami pohon akan terhindar
dari erosi.
3. Cara Menjaga (Konservasi) Tanah
Kita harus menjaga tanah agar tetap subur untuk anak cucu
kita. Caranya:
• Reboisasi: Menanam pohon kembali di tanah yang gundul.
• Terasering: Membuat sawah bertingkat (seperti tangga) di lereng gunung untuk
memperlambat aliran air hujan dan mencegah tanah longsor.
• Memakai Pupuk Organik: Menggunakan kompos dari sisa makanan atau kotoran
hewan karena lebih aman bagi mikroba tanah.
• Rotasi Tanaman: Mengganti jenis tanaman di satu lahan secara bergilir agar
unsur hara di dalam tanah tidak cepat habis.
F. Ujian Sumatif (Pilihan Ganda)
Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda
silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
1.
Lapisan permukaan bumi yang menjadi tempat tumbuh bagi tanaman dan tempat
tinggal berbagai makhluk hidup disebut...
A. Udara
B. Air
C. Tanah
D. Api
2.
Salah satu komponen utama penyusun tanah yang berasal dari pelapukan sisa
makhluk hidup adalah...
A. Batuan
B. Humus/Bahan
organik
C. Pasir
D. Udara
3.
Ruang kosong atau rongga di antara butiran tanah biasanya berisi...
A. Emas dan
perak
B. Plastik dan
kaca
C. Air dan udara
D. Batuan besar
A. Horizon R
(Batuan induk)
B. Horizon A
(Topsoil)
C. Horizon C
(Regolit)
D. Horizon B
(Subsoil)
5.
Horizon paling bawah pada profil tanah yang tersusun atas batuan keras yang
belum hancur disebut...
A. Topsoil
B. Subsoil
C. Batuan Induk
(Bedrock)
D. Lapisan
organik
6.
Tekstur tanah dapat dibedakan menjadi tiga jenis utama, yaitu...
A. Hitam, merah,
kuning
B. Pasir,
debu/lempung, liat
C. Asam, netral,
basa
D. Padat, cair,
gas
7.
Kecepatan air meresap ke dalam tanah disebut dengan...
A. Erosi
B. Terasering
C. Infiltrasi
D. Reboisasi
8.
Tanah yang sangat mudah meloloskan air dan cepat kering adalah tanah...
A. Pasir
B. Liat
C. Humus
D. Gambut
9.
Tanah yang berwarna gelap (hitam kecokelatan) menandakan bahwa tanah
tersebut...
A. Beracun
B. Banyak
mengandung pasir
C. Kurang subur
D. Banyak mengandung
humus (bahan organik)
10.
Nilai pH yang paling baik untuk tanah pertanian agar tanaman tumbuh subur
adalah pada kondisi...
A. Sangat asam
B. Netral
(sekitar 6,5 - 7,5)
C. Sangat basa
D. pH 1
11.
Makhluk hidup sangat kecil di dalam tanah yang bertugas menguraikan sisa daun
mati menjadi pupuk alami adalah...
A. Tikus
B. Ular tanah
C. Mikroba
(Bakteri/Jamur)
D. Burung hantu
12.
Hilangnya lapisan tanah atas (topsoil) akibat tersapu oleh aliran air hujan
atau angin disebut...
A. Reboisasi
B. Erosi
C. Infiltrasi
D. Polusi
13.
Fungsi utama akar pohon bagi struktur tanah adalah...
A. Mengikat dan
menahan tanah agar tidak erosi
B. Membuat tanah
menjadi asam
C. Menghancurkan
tanah menjadi debu terbang
D. Meracuni
cacing tanah
14.
Usaha menanam kembali pohon-pohon di hutan atau lahan yang gundul dinamakan...
A. Rotasi
tanaman
B. Terasering
C. Irigasi
D. Reboisasi
15.
Langkah pembuatan sawah berbentuk undakan atau tangga di lereng perbukitan
disebut...
A. Terasering
B. Sengkedan air
C. Hidroponik
D. Penambangan
16.
Peran air di dalam tanah yang paling penting bagi tanaman adalah...
A. Membuat
cacing bisa berenang
B. Melarutkan
unsur hara agar mudah diserap oleh akar
C. Membuat tanah
menjadi lengket
D. Membunuh
mikroba tanah
17.
Andi menemukan tanah yang bertekstur sangat halus, terasa lengket saat basah,
dan air sangat lambat meresap ke dalamnya. Jenis tanah ini adalah...
A. Tanah pasir
B. Tanah humus
C. Tanah liat
D. Tanah kapur
A. Karena pasir
terlalu keras
B. Karena
lempung memiliki keseimbangan yang baik dalam menahan air dan udara
C. Karena tanah
lempung warnanya lebih cerah
D. Karena
lempung harganya lebih mahal
19.
Perhatikan ciri tanah berikut: (1) Warna kemerahan, (2) Sulit ditembus air, (3)
Kandungan bahan organik rendah. Ciri tersebut menunjukkan bahwa tanah
tersebut...
A. Sangat subur
B. Penuh cacing
tanah
C. Kurang subur
D. Sangat cocok
untuk padi
20.
Jika suhu tanah terlalu panas karena tidak ada pohon peneduh, apa yang akan
terjadi pada kehidupan di dalam tanah?
A. Cacing dan
mikroba akan bertambah banyak
B. Air di tanah
akan cepat menguap, cacing dan mikroba bisa mati
C. Tanah menjadi
semakin subur karena sinar matahari
D. Tanaman akan
tumbuh raksasa
21.
Penggunaan racun hama (pestisida) secara berlebihan pada tanaman pertanian
justru dapat merusak kualitas tanah. Hal ini terjadi karena...
A. Racun
membunuh mikroorganisme penyubur tanah
B. Racun
menambah jumlah humus
C. Racun membuat
tanah mudah menyerap air
D. Racun
memperbanyak jumlah cacing
22.
Budi membuang sampah kantong plastik ke halaman belakang rumah. Beberapa tahun
kemudian saat ia menggali tanah, plastik itu masih utuh. Kesimpulan dari hal
ini adalah...
A. Plastik
adalah makanan bagi mikroba
B. Plastik
terbuat dari bahan organik
C. Plastik tidak
dapat diuraikan oleh mikroorganisme tanah
D. Tanah
tersebut kurang pupuk
23.
Hubungan saling menguntungkan (simbiosis) antara cacing tanah dan kualitas
tanah adalah...
A. Cacing
merusak akar tanaman
B. Gerakan
cacing membuat lubang-lubang rongga udara di tanah sehingga tanah gembur
C. Cacing
memakan semua humus
D. Cacing
memadatkan tanah
A. Membuat
terasering di pegunungan
B. Membuang
limbah oli bekas bengkel langsung ke tanah
C. Memberi pupuk
kompos
D. Menanam pohon
trembesi
25.
Hutan yang gundul di lereng gunung akan sangat berbahaya ketika musim hujan
karena...
A. Air hujan
tidak ada yang menahan sehingga menyebabkan erosi dan longsor
B. Akan muncul
mata air baru yang bersih
C. Tanah akan
menjadi semakin padat
D. Gunung
tersebut akan meletus
26.
Untuk menjaga agar tanah sawah tidak kehabisan nutrisi yang sama terus-menerus,
petani sering melakukan 'rotasi tanaman'. Artinya adalah...
A. Memutar pot
tanaman ke arah matahari
B. Menanam satu
jenis tanaman saja seumur hidup
C. Mengganti
jenis tanaman setiap musim, misal padi lalu kacang-kacangan
D. Membakar sisa
tanaman di sawah
27.
Fungsi utama daun pepohonan yang rindang dalam mencegah kerusakan tanah
adalah...
A. Menggugurkan
daun untuk menjadi sampah
B. Menahan air
hujan jatuh tidak langsung menghantam keras permukaan tanah
C. Menghasilkan
angin untuk mengeringkan tanah
D. Menambah
kadar asam tanah
28.
Sisa-sisa tumbuhan dan bangkai hewan yang mati akan diuraikan oleh bakteri
tanah. Hasil dari penguraian ini sangat penting karena...
A. Akan menjadi
gas beracun
B. Akan
dikembalikan ke tanah sebagai unsur hara penyubur
C. Akan
mengotori tanah
D. Akan menjadi
lapisan batuan induk
29.
Jika kamu mengamati sebuah tanah dan ternyata ditemukan sangat banyak cacing di
dalamnya, kamu bisa menduga bahwa tanah tersebut...
A. Tandus dan
beracun
B. Terlalu
banyak pasir
C. Subur,
gembur, dan sehat
D. pH-nya sangat
basa/pahit
30.
Penggunaan pupuk kompos (organik) lebih disarankan daripada pupuk kimia karena
kompos...
A. Mematikan
bakteri tanah
B. Berasal dari
pabrik dengan biaya mahal
C. Ramah
lingkungan, memperbaiki struktur tanah, dan menyediakan makanan bagi mikroba
D. Membuat tanah
lebih keras
31.
Sekelompok siswa melakukan eksperimen. Mereka menuangkan 1 liter air ke dalam
tiga pot yang berlubang bawahnya. Pot X berisi tanah pasir, Pot Y berisi
lempung, dan Pot Z berisi tanah liat. Urutan pot dari yang paling cepat
meneteskan air ke bawah adalah...
A. Z - Y - X
B. X - Z - Y
C. X - Y - Z
D. Y - X - Z
32.
Seorang petani membuka lahan pertanian di lereng bukit yang miring. Jika ia
menanam dengan barisan sejajar turun dari atas ke bawah bukit (tidak memotong
lereng), bahaya apa yang paling mungkin terjadi?
A. Lahan akan
panen dua kali lipat
B. Air hujan
akan menciptakan jalur air deras dan memicu erosi parah
C. Tanah menjadi
sangat basa
D. Burung akan
mudah memakan benih
33.
Pada suatu daerah industri, hujan yang turun sering bersifat asam karena polusi
udara. Jika hujan asam ini meresap ke dalam tanah terus-menerus, dampak
buruknya bagi kehidupan tanah adalah...
A. Tanah makin
subur karena asam adalah vitamin
B. pH tanah
turun secara drastis menyebabkan matinya mikroba dan kerusakan akar
C. Cacing tanah
akan membesar dengan cepat
D. Tanah liat
akan berubah menjadi batuan keras
34.
Petani modern menanam tanaman dari keluarga kacang-kacangan secara bergantian
dengan jagung. Diketahui akar tanaman kacang memiliki bintil akar tempat
bakteri pengikat nitrogen hidup. Keuntungan ekologis tindakan ini adalah...
A. Menambah
kelembapan udara secara langsung
B. Mengurangi
jumlah cacing tanah secara alami
C. Mengembalikan
kadar Nitrogen alami di tanah tanpa perlu pupuk kimia sintetik
D. Kacang akan
tumbuh sebesar jagung
35.
Pemerintah membangun jalan tol di atas tanah liat murni yang lembek. Saat musim
kemarau tanah tersebut retak-retak besar, dan saat hujan sangat lengket dan
tidak menyerap air. Rekayasa apa yang paling logis dilakukan sebelum membangun
jalan agar jalan tidak cepat hancur?
A. Langsung dicor
semen agar cepat selesai
B. Ditanami
pohon jati di tengah jalan
C. Mencampur dan
melapisi tanah liat tersebut dengan material pasir dan kerikil agar stabil
D. Menyiramkan
pupuk kompos setiap hari
36.
Kamu memiliki lahan di perbukitan yang curam dan ingin menanam singkong. Teknik
konservasi gabungan apa yang terbaik untuk meminimalkan kehilangan lapisan
topsoil?
A. Menebang
pohon sisa, meratakan tanah dengan traktor, menanam singkong bebas
B. Membuat
terasering, menanam rumput penguat di bibir teras, dan menanam singkong di
lahan datar terasnya
C. Menanam padi
sawah yang direndam air terus menerus
D. Menggali
tanah sangat dalam lalu menutupnya dengan plastik
37.
Mengapa pembakaran sisa jerami sehabis panen padi sangat dilarang dalam konsep
pertanian berkelanjutan?
A. Asapnya
membuat cacing tanah bernapas lebih baik
B. Sisa jerami
berharga sangat mahal jika dijual
C. Pembakaran
membunuh mikroba permukaan, merusak komposisi bahan organik, dan memicu polusi
udara
D. Abu pembakaran
jerami adalah pupuk paling sempurna tanpa cacat
38.
Disebuah desa, limbah detergen cuci baju sering dialirkan langsung ke kebun.
Lama-kelamaan tanah di kebun menjadi keras, pecah-pecah, dan tanamannya layu
mati. Alasan ilmiah hal ini terjadi adalah...
A. Detergen
mengandung bahan kimia (surfaktan & basa kuat) yang merusak struktur pori
tanah dan meracuni tanaman
B. Sabun membuat
tanah terlalu licin sehingga akar tergelincir
C. Detergen
memicu cacing memakan daun tanaman
D. Detergen
membuat tanah terlalu banyak menyimpan air segar
39.
Data menunjukkan bahwa hutan hujan tropis yang lebat justru tanahnya hanya
subur di lapisan sangat atas (tipis), sedangkan di bawahnya miskin hara.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
A. Karena
pohon-pohonnya terlalu pendek
B. Curah hujan
tinggi terus-menerus mencuci/melunturkan mineral ke dalam lapisan bawah
(pencucian hara), dan kesuburan hanya bergantung pada daun gugur yang cepat
membusuk
C. Karena banyak
hewan buas yang merusak tanah
D. Karena tidak
ada mikroba di hutan hujan tropis
40.
Dalam merancang sebuah taman kota untuk mengatasi banjir, pemerintah tidak
menutupi seluruh taman dengan aspal atau paving block yang rapat, melainkan
banyak menyisakan lahan berumput dan *paving block* berlubang (grass block).
Konsep sains utama di balik tindakan ini adalah...
A. Estetika agar
terlihat hijau dan bagus difoto
B. Menekan biaya
aspal yang mahal
C. Menjaga dan
memaksimalkan laju infiltrasi air hujan ke dalam tanah agar tidak menjadi
genangan/banjir
D. Mengurangi
paparan sinar matahari terhadap tanah
G. Kunci Jawaban dan Pembahasan
Nomor
1
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Tanah adalah bagian dari kerak bumi tempat tumbuhnya tanaman dan
pijakan bagi kehidupan.
Nomor 2
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Humus atau bahan organik berasal dari sisa daun atau hewan mati
yang membusuk.
Nomor 3
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Rongga di sela-sela butiran tanah diisi oleh cairan (air) dan gas
(udara) yang dibutuhkan akar.
Nomor 4
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Horizon A (Topsoil) kaya akan humus sehingga berwarna gelap dan
sangat subur.
Nomor 5
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Horizon R atau Bedrock adalah batuan keras paling dasar yang belum
lapuk.
Nomor 6
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tekstur tanah dikelompokkan menurut ukuran partikel: pasir (kasar),
debu/lempung (sedang), liat (halus).
Nomor 7
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Infiltrasi adalah istilah untuk laju meresapnya air permukaan ke
dalam tanah.
Nomor 8
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Pasir berpori besar, membuat laju infiltrasi sangat cepat sehingga
air langsung lewat dan tanah cepat kering.
Nomor 9
Kunci Jawaban: D
Pembahasan: Warna gelap merupakan indikator tingginya persentase bahan organik
atau humus pada tanah.
Nomor 10
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tanah yang subur memiliki keseimbangan kimia, yaitu pH mendekati
netral (6,5 - 7,5).
Nomor 11
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Mikroba (seperti bakteri pengurai dan jamur dekomposer) menguraikan
bahan organik menjadi unsur hara.
Nomor 12
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Erosi tanah adalah peristiwa terkikis atau tersapunya topsoil oleh
agen geologi seperti air hujan dan angin.
Nomor 13
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Akar pohon mencengkeram partikel tanah dan mempertahankan
strukturnya, sehingga kuat melawan erosi.
Nomor 14
Kunci Jawaban: D
Pembahasan: Reboisasi atau penghijauan kembali sangat penting memulihkan hutan
yang telah gundul.
Nomor 15
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Terasering mengurangi sudut kemiringan lereng yang memotong laju
aliran air, sehingga mencegah longsor.
Nomor 16
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tanaman tidak dapat memakan pupuk padat secara langsung, hara harus
dilarutkan oleh air lalu diisap akar.
Nomor 17
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Tanah liat memiliki pori sangat kecil (mikropori), lengket saat
basah, dan laju infiltrasi sangat lambat.
Nomor 18
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tanah lempung bertekstur seimbang, mampu menahan air (tidak cepat
kering) tapi juga mengalirkan kelebihan air (tidak tergenang).
Nomor 19
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kemerahan biasanya menandakan banyaknya mineral besi, tapi sulitnya
air masuk dan kurang humus menandakan tanah tidak subur/tandus.
Nomor 20
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Suhu ekstrem membuat air menguap cepat, tanah retak, dan mikrobioma
(mikroba tanah) mati kepanasan.
Nomor 21
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Pestisida kimia berspektrum luas bukan hanya membunuh hama, tapi
juga meracuni makhluk tanah yang berguna.
Nomor 22
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Plastik adalah materi sintetik buatan manusia (polimer) yang tidak dikenali
enzim mikroba, sehingga sulit diuraikan.
Nomor 23
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Aktivitas pergerakan cacing memecah tanah padat, menghasilkan
rongga (aerasi) yang gembur untuk akar dan air.
Nomor 24
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Membuang oli atau zat kimia mematikan fauna tanah, menyumbat pori,
dan mencemari air tanah.
Nomor 25
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Tanpa tajuk daun penahan air hujan dan akar pengikat tanah, air
akan menghantam lereng dan menyeret tanah (longsor).
Nomor
26
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Rotasi mencegah tanah kehabisan nutrisi spesifik karena tiap
tanaman punya kebutuhan dan hasil residu yang berbeda.
Nomor 27
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tajuk daun (kanopi) menyerap energi kinetik titik air hujan
(intersepsi curah hujan) sebelum jatuh ke tanah.
Nomor 28
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Nutrisi hasil pembusukan menjadi humus (unsur makro & mikro)
yang berputar kembali dalam ekosistem makanan.
Nomor 29
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kehadiran makrofauna (cacing) membuktikan lingkungan tanah kaya
organik, cukup lembap, dan minim residu kimia.
Nomor 30
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Pupuk kompos menghidupkan ekosistem biologis tanah, tidak sekadar
memberi nutrisi paksa seperti pupuk kimia.
Nomor 31
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Infiltrasi paling cepat di pasir (X), sedang di lempung (Y), paling
lambat tertahan di liat (Z).
Nomor 32
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Menanam searah lereng justru membuat parit aliran air yang akan
mempercepat laju erosi air hujan ke bawah.
Nomor 33
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Hujan asam menurunkan pH. Kondisi ekstrem memicu lepasnya unsur
beracun (seperti Aluminium) dan membunuh mikroba.
Nomor 34
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Simbiosis bakteri Rhizobium pada bintil akar kacang mampu menangkap
gas nitrogen di udara, menyuburkan tanah alami.
Nomor 35
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Tanah liat tidak stabil untuk konstruksi beban berat. Stabilisasi
tanah dilakukan dengan menambah pasir/kerikil agar strukturnya kaku dan
porositasnya membaik.
Nomor 36
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Terasering mutlak diperlukan pada lereng curam, ditambah rumput
(seperti Vetiver) untuk menjepit tanah tepi teras.
Nomor 37
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Membakar sisa panen suhu tinggi membunuh organisme tanah,
menghilangkan cadangan C (Karbon) organik, dan menimbulkan kabut asap.
Nomor 38
Kunci
Jawaban: A
Pembahasan: Detergen sangat basa dan mengandung bahan kimia (fosfat tinggi dll)
yang merusak kohesi butiran tanah serta racun bagi metabolisme tumbuhan.
Nomor 39
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Pencucian (Leaching) nutrisi terjadi karena curah hujan tinggi
terus mencuci mineral topsoil ke lapisan dalam; ekosistem bertahan karena
dekomposisi daun busuk berlangsung sangat cepat dan langsung diserap lagi.
Nomor 40
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Pembuatan grass block meningkatkan luas permukaan resapan
(infiltrasi) yang efektif mengurangi aliran permukaan (runoff/banjir) di daerah
perkotaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar