Senin, 25 Mei 2026

Tanah Bagi Kehidupan Berkelanjutan

 A. Mengapa Kita Perlu Belajar Tentang Tanah?

Tanah adalah bagian dari kerak bumi tempat kita berpijak. Kita sangat perlu belajar tentang tanah karena tanah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Manfaat tanah antara lain:
1. Tempat Tumbuh Tanaman: Tanah menyediakan nutrisi dan air agar tanaman bisa tumbuh. Tanaman inilah yang menghasilkan oksigen dan makanan untuk kita.
2. Tempat Tinggal Hewan dan Mikroba: Banyak makhluk hidup, seperti cacing, semut, hingga bakteri hidup di dalam tanah.
3. Penyimpan Air Bersih: Tanah menyerap air hujan, menyaringnya, dan menyimpannya sebagai air tanah yang kita gunakan sehari-hari.
4. Tempat Pembangunan: Tanah adalah fondasi rumah, sekolah, dan jalan yang kita bangun.

B. Komponen dan Profil Tanah

1. Komponen Tanah

Tanah tidak hanya berisi debu. Tanah yang subur terdiri dari empat komponen utama:
• Mineral/Batuan (sekitar 45%): Berasal dari batuan yang hancur karena cuaca.
• Bahan Organik/Humus (sekitar 5%): Berasal dari sisa tumbuhan dan hewan yang sudah membusuk. Humus membuat tanah menjadi subur.
• Air (sekitar 25%): Air berada di sela-sela butiran tanah untuk diminum oleh akar tanaman.
• Udara (sekitar 25%): Akar tanaman dan hewan tanah sangat membutuhkan udara untuk bernapas.

2. Profil Tanah (Lapisan Tanah)

Jika kita menggali tanah sangat dalam, kita akan melihat lapisan-lapisan dengan warna yang berbeda. Ini disebut profil tanah. Lapisan tanah dari atas ke bawah adalah:
• Horizon O (Lapisan Organik): Lapisan paling atas, isinya daun kering dan sisa makhluk hidup.
• Horizon A (Topsoil/Tanah Atas): Warnanya gelap karena banyak humus. Sangat subur dan penuh kehidupan.
• Horizon B (Subsoil/Tanah Bawah): Warnanya lebih terang. Mengandung sedikit humus tetapi banyak mineral dari tanah atas yang terbawa air hujan.
• Horizon C (Regolit): Berisi batuan yang mulai hancur. Tidak ada humus di sini.
• Horizon R (Bedrock/Batuan Induk): Lapisan paling bawah yang berupa batuan keras utuh.

C. Sifat-sifat Tanah

Setiap tanah memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda. Mari kita pelajari empat sifat utama tanah:

1. Tekstur dan Kecepatan Infiltrasi

Tekstur tanah adalah ukuran butiran tanah. Ada tiga jenis tekstur tanah utama, yaitu pasir (kasar), debu/lempung (sedang), dan liat (sangat halus).

Tekstur ini memengaruhi Infiltrasi. Infiltrasi adalah kecepatan air meresap ke dalam tanah.
• Tanah Pasir: Butirannya besar, celahnya lebar. Infiltrasinya sangat cepat. Air langsung tembus ke bawah. Tanah ini mudah kering.
• Tanah Liat: Butirannya sangat kecil, celahnya rapat. Infiltrasinya sangat lambat. Tanah ini suka menahan air dan lengket saat basah.
• Tanah Lempung (Debu): Infiltrasinya sedang. Sangat baik untuk pertanian karena bisa menahan air yang cukup untuk tanaman.

2. Warna Tanah

Warna tanah bisa menjadi tanda apakah tanah itu subur atau tidak. Tanah yang berwarna gelap (hitam atau cokelat tua) biasanya sangat subur karena banyak mengandung humus. Tanah berwarna kemerahan atau kekuningan biasanya banyak mengandung mineral besi tetapi kurang humus.

3. Suhu Tanah

Suhu tanah sangat dipengaruhi oleh sinar matahari. Tanah yang tertutup pepohonan akan lebih sejuk dibandingkan tanah lapang. Suhu yang sejuk sangat disukai oleh bibit tanaman dan makhluk hidup di dalam tanah.

4. Keasaman Tanah (pH)

Tanah juga memiliki tingkat keasaman (pH). Tanah yang baik untuk pertanian adalah tanah dengan pH netral (sekitar 6,5 hingga 7,5). Jika tanah terlalu asam atau terlalu basa, akar tanaman akan kesulitan menyerap makanan.

D. Hubungan Antara Kondisi Tanah dengan Mikroba

Mikroba (seperti bakteri dan jamur) adalah makhluk hidup sangat kecil di dalam tanah. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa! Mikroba bertugas menguraikan sampah daun dan hewan yang mati menjadi humus (nutrisi) yang menyuburkan tanah.

Hubungan mikroba dengan kondisi tanah:
• Mikroba butuh tanah yang lembap, hangat, dan pH-nya netral.
• Jika tanah kering, terlalu asam, atau banyak terkena racun kimia (pestisida), mikroba akan mati.
• Tanpa mikroba, tanah akan mati dan menjadi tandus karena tidak ada yang mengurai sisa organik menjadi pupuk alami.

E. Konservasi Tanah Bagi Kehidupan Berkelanjutan

1. Penyebab Kerusakan Tanah

Tanah bisa sakit dan rusak karena ulah manusia, seperti:
• Erosi: Tanah lapisan atas (topsoil) yang subur terkikis oleh aliran air hujan. Hal ini sering terjadi jika hutan ditebang sampai gundul (deforestasi).
• Pencemaran: Membuang sampah plastik, oli, dan cairan kimia ke tanah. Pemakaian pupuk kimia dan racun hama (pestisida) secara berlebihan juga membunuh mikroba tanah.
• Penambangan liar: Menggali tanah tanpa aturan akan merusak struktur tanah.

2. Pengaruh Tanaman terhadap Erosi

Tanaman adalah pelindung utama tanah! Akar tanaman bekerja seperti jari-jari yang mencengkeram tanah agar tidak mudah hanyut terbawa air hujan. Daun pepohonan juga menahan derasnya air hujan agar tidak langsung menghantam permukaan tanah. Lahan yang ditanami pohon akan terhindar dari erosi.

3. Cara Menjaga (Konservasi) Tanah

Kita harus menjaga tanah agar tetap subur untuk anak cucu kita. Caranya:
• Reboisasi: Menanam pohon kembali di tanah yang gundul.
• Terasering: Membuat sawah bertingkat (seperti tangga) di lereng gunung untuk memperlambat aliran air hujan dan mencegah tanah longsor.
• Memakai Pupuk Organik: Menggunakan kompos dari sisa makanan atau kotoran hewan karena lebih aman bagi mikroba tanah.
• Rotasi Tanaman: Mengganti jenis tanaman di satu lahan secara bergilir agar unsur hara di dalam tanah tidak cepat habis.

F. Ujian Sumatif (Pilihan Ganda)

Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

1. Lapisan permukaan bumi yang menjadi tempat tumbuh bagi tanaman dan tempat tinggal berbagai makhluk hidup disebut...

   A. Udara

   B. Air

   C. Tanah

   D. Api

2. Salah satu komponen utama penyusun tanah yang berasal dari pelapukan sisa makhluk hidup adalah...

   A. Batuan

   B. Humus/Bahan organik

   C. Pasir

   D. Udara

3. Ruang kosong atau rongga di antara butiran tanah biasanya berisi...

   A. Emas dan perak

   B. Plastik dan kaca

   C. Air dan udara

   D. Batuan besar

 4. Lapisan tanah yang letaknya paling atas, banyak mengandung humus, dan sangat subur disebut horizon...

   A. Horizon R (Batuan induk)

   B. Horizon A (Topsoil)

   C. Horizon C (Regolit)

   D. Horizon B (Subsoil)

 

5. Horizon paling bawah pada profil tanah yang tersusun atas batuan keras yang belum hancur disebut...

   A. Topsoil

   B. Subsoil

   C. Batuan Induk (Bedrock)

   D. Lapisan organik

6. Tekstur tanah dapat dibedakan menjadi tiga jenis utama, yaitu...

   A. Hitam, merah, kuning

   B. Pasir, debu/lempung, liat

   C. Asam, netral, basa

   D. Padat, cair, gas

7. Kecepatan air meresap ke dalam tanah disebut dengan...

   A. Erosi

   B. Terasering

   C. Infiltrasi

   D. Reboisasi

8. Tanah yang sangat mudah meloloskan air dan cepat kering adalah tanah...

   A. Pasir

   B. Liat

   C. Humus

   D. Gambut

9. Tanah yang berwarna gelap (hitam kecokelatan) menandakan bahwa tanah tersebut...

   A. Beracun

   B. Banyak mengandung pasir

   C. Kurang subur

   D. Banyak mengandung humus (bahan organik)

10. Nilai pH yang paling baik untuk tanah pertanian agar tanaman tumbuh subur adalah pada kondisi...

   A. Sangat asam

   B. Netral (sekitar 6,5 - 7,5)

   C. Sangat basa

   D. pH 1

11. Makhluk hidup sangat kecil di dalam tanah yang bertugas menguraikan sisa daun mati menjadi pupuk alami adalah...

   A. Tikus

   B. Ular tanah

   C. Mikroba (Bakteri/Jamur)

   D. Burung hantu

12. Hilangnya lapisan tanah atas (topsoil) akibat tersapu oleh aliran air hujan atau angin disebut...

   A. Reboisasi

   B. Erosi

   C. Infiltrasi

   D. Polusi

13. Fungsi utama akar pohon bagi struktur tanah adalah...

   A. Mengikat dan menahan tanah agar tidak erosi

   B. Membuat tanah menjadi asam

   C. Menghancurkan tanah menjadi debu terbang

   D. Meracuni cacing tanah

14. Usaha menanam kembali pohon-pohon di hutan atau lahan yang gundul dinamakan...

   A. Rotasi tanaman

   B. Terasering

   C. Irigasi

   D. Reboisasi

15. Langkah pembuatan sawah berbentuk undakan atau tangga di lereng perbukitan disebut...

   A. Terasering

   B. Sengkedan air

   C. Hidroponik

   D. Penambangan

16. Peran air di dalam tanah yang paling penting bagi tanaman adalah...

   A. Membuat cacing bisa berenang

   B. Melarutkan unsur hara agar mudah diserap oleh akar

   C. Membuat tanah menjadi lengket

   D. Membunuh mikroba tanah

17. Andi menemukan tanah yang bertekstur sangat halus, terasa lengket saat basah, dan air sangat lambat meresap ke dalamnya. Jenis tanah ini adalah...

   A. Tanah pasir

   B. Tanah humus

   C. Tanah liat

   D. Tanah kapur

 18. Mengapa tanah lempung atau tanah debu sangat disukai oleh petani untuk bercocok tanam dibandingkan pasir murni?

   A. Karena pasir terlalu keras

   B. Karena lempung memiliki keseimbangan yang baik dalam menahan air dan udara

   C. Karena tanah lempung warnanya lebih cerah

   D. Karena lempung harganya lebih mahal

19. Perhatikan ciri tanah berikut: (1) Warna kemerahan, (2) Sulit ditembus air, (3) Kandungan bahan organik rendah. Ciri tersebut menunjukkan bahwa tanah tersebut...

   A. Sangat subur

   B. Penuh cacing tanah

   C. Kurang subur

   D. Sangat cocok untuk padi

20. Jika suhu tanah terlalu panas karena tidak ada pohon peneduh, apa yang akan terjadi pada kehidupan di dalam tanah?

   A. Cacing dan mikroba akan bertambah banyak

   B. Air di tanah akan cepat menguap, cacing dan mikroba bisa mati

   C. Tanah menjadi semakin subur karena sinar matahari

   D. Tanaman akan tumbuh raksasa

21. Penggunaan racun hama (pestisida) secara berlebihan pada tanaman pertanian justru dapat merusak kualitas tanah. Hal ini terjadi karena...

   A. Racun membunuh mikroorganisme penyubur tanah

   B. Racun menambah jumlah humus

   C. Racun membuat tanah mudah menyerap air

   D. Racun memperbanyak jumlah cacing

22. Budi membuang sampah kantong plastik ke halaman belakang rumah. Beberapa tahun kemudian saat ia menggali tanah, plastik itu masih utuh. Kesimpulan dari hal ini adalah...

   A. Plastik adalah makanan bagi mikroba

   B. Plastik terbuat dari bahan organik

   C. Plastik tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme tanah

   D. Tanah tersebut kurang pupuk

23. Hubungan saling menguntungkan (simbiosis) antara cacing tanah dan kualitas tanah adalah...

   A. Cacing merusak akar tanaman

   B. Gerakan cacing membuat lubang-lubang rongga udara di tanah sehingga tanah gembur

   C. Cacing memakan semua humus

   D. Cacing memadatkan tanah

 24. Manakah tindakan di bawah ini yang dapat menyebabkan penurunan kualitas dan fungsi tanah?

   A. Membuat terasering di pegunungan

   B. Membuang limbah oli bekas bengkel langsung ke tanah

   C. Memberi pupuk kompos

   D. Menanam pohon trembesi

25. Hutan yang gundul di lereng gunung akan sangat berbahaya ketika musim hujan karena...

   A. Air hujan tidak ada yang menahan sehingga menyebabkan erosi dan longsor

   B. Akan muncul mata air baru yang bersih

   C. Tanah akan menjadi semakin padat

   D. Gunung tersebut akan meletus

26. Untuk menjaga agar tanah sawah tidak kehabisan nutrisi yang sama terus-menerus, petani sering melakukan 'rotasi tanaman'. Artinya adalah...

   A. Memutar pot tanaman ke arah matahari

   B. Menanam satu jenis tanaman saja seumur hidup

   C. Mengganti jenis tanaman setiap musim, misal padi lalu kacang-kacangan

   D. Membakar sisa tanaman di sawah

27. Fungsi utama daun pepohonan yang rindang dalam mencegah kerusakan tanah adalah...

   A. Menggugurkan daun untuk menjadi sampah

   B. Menahan air hujan jatuh tidak langsung menghantam keras permukaan tanah

   C. Menghasilkan angin untuk mengeringkan tanah

   D. Menambah kadar asam tanah

28. Sisa-sisa tumbuhan dan bangkai hewan yang mati akan diuraikan oleh bakteri tanah. Hasil dari penguraian ini sangat penting karena...

   A. Akan menjadi gas beracun

   B. Akan dikembalikan ke tanah sebagai unsur hara penyubur

   C. Akan mengotori tanah

   D. Akan menjadi lapisan batuan induk

29. Jika kamu mengamati sebuah tanah dan ternyata ditemukan sangat banyak cacing di dalamnya, kamu bisa menduga bahwa tanah tersebut...

   A. Tandus dan beracun

   B. Terlalu banyak pasir

   C. Subur, gembur, dan sehat

   D. pH-nya sangat basa/pahit

30. Penggunaan pupuk kompos (organik) lebih disarankan daripada pupuk kimia karena kompos...

   A. Mematikan bakteri tanah

   B. Berasal dari pabrik dengan biaya mahal

   C. Ramah lingkungan, memperbaiki struktur tanah, dan menyediakan makanan bagi mikroba

   D. Membuat tanah lebih keras

31. Sekelompok siswa melakukan eksperimen. Mereka menuangkan 1 liter air ke dalam tiga pot yang berlubang bawahnya. Pot X berisi tanah pasir, Pot Y berisi lempung, dan Pot Z berisi tanah liat. Urutan pot dari yang paling cepat meneteskan air ke bawah adalah...

   A. Z - Y - X

   B. X - Z - Y

   C. X - Y - Z

   D. Y - X - Z

32. Seorang petani membuka lahan pertanian di lereng bukit yang miring. Jika ia menanam dengan barisan sejajar turun dari atas ke bawah bukit (tidak memotong lereng), bahaya apa yang paling mungkin terjadi?

   A. Lahan akan panen dua kali lipat

   B. Air hujan akan menciptakan jalur air deras dan memicu erosi parah

   C. Tanah menjadi sangat basa

   D. Burung akan mudah memakan benih

33. Pada suatu daerah industri, hujan yang turun sering bersifat asam karena polusi udara. Jika hujan asam ini meresap ke dalam tanah terus-menerus, dampak buruknya bagi kehidupan tanah adalah...

   A. Tanah makin subur karena asam adalah vitamin

   B. pH tanah turun secara drastis menyebabkan matinya mikroba dan kerusakan akar

   C. Cacing tanah akan membesar dengan cepat

   D. Tanah liat akan berubah menjadi batuan keras

34. Petani modern menanam tanaman dari keluarga kacang-kacangan secara bergantian dengan jagung. Diketahui akar tanaman kacang memiliki bintil akar tempat bakteri pengikat nitrogen hidup. Keuntungan ekologis tindakan ini adalah...

   A. Menambah kelembapan udara secara langsung

   B. Mengurangi jumlah cacing tanah secara alami

   C. Mengembalikan kadar Nitrogen alami di tanah tanpa perlu pupuk kimia sintetik

   D. Kacang akan tumbuh sebesar jagung

35. Pemerintah membangun jalan tol di atas tanah liat murni yang lembek. Saat musim kemarau tanah tersebut retak-retak besar, dan saat hujan sangat lengket dan tidak menyerap air. Rekayasa apa yang paling logis dilakukan sebelum membangun jalan agar jalan tidak cepat hancur?

   A. Langsung dicor semen agar cepat selesai

   B. Ditanami pohon jati di tengah jalan

   C. Mencampur dan melapisi tanah liat tersebut dengan material pasir dan kerikil agar stabil

   D. Menyiramkan pupuk kompos setiap hari

 

36. Kamu memiliki lahan di perbukitan yang curam dan ingin menanam singkong. Teknik konservasi gabungan apa yang terbaik untuk meminimalkan kehilangan lapisan topsoil?

   A. Menebang pohon sisa, meratakan tanah dengan traktor, menanam singkong bebas

   B. Membuat terasering, menanam rumput penguat di bibir teras, dan menanam singkong di lahan datar terasnya

   C. Menanam padi sawah yang direndam air terus menerus

   D. Menggali tanah sangat dalam lalu menutupnya dengan plastik

37. Mengapa pembakaran sisa jerami sehabis panen padi sangat dilarang dalam konsep pertanian berkelanjutan?

   A. Asapnya membuat cacing tanah bernapas lebih baik

   B. Sisa jerami berharga sangat mahal jika dijual

   C. Pembakaran membunuh mikroba permukaan, merusak komposisi bahan organik, dan memicu polusi udara

   D. Abu pembakaran jerami adalah pupuk paling sempurna tanpa cacat

38. Disebuah desa, limbah detergen cuci baju sering dialirkan langsung ke kebun. Lama-kelamaan tanah di kebun menjadi keras, pecah-pecah, dan tanamannya layu mati. Alasan ilmiah hal ini terjadi adalah...

   A. Detergen mengandung bahan kimia (surfaktan & basa kuat) yang merusak struktur pori tanah dan meracuni tanaman

   B. Sabun membuat tanah terlalu licin sehingga akar tergelincir

   C. Detergen memicu cacing memakan daun tanaman

   D. Detergen membuat tanah terlalu banyak menyimpan air segar

39. Data menunjukkan bahwa hutan hujan tropis yang lebat justru tanahnya hanya subur di lapisan sangat atas (tipis), sedangkan di bawahnya miskin hara. Mengapa hal ini bisa terjadi?

   A. Karena pohon-pohonnya terlalu pendek

   B. Curah hujan tinggi terus-menerus mencuci/melunturkan mineral ke dalam lapisan bawah (pencucian hara), dan kesuburan hanya bergantung pada daun gugur yang cepat membusuk

   C. Karena banyak hewan buas yang merusak tanah

   D. Karena tidak ada mikroba di hutan hujan tropis

40. Dalam merancang sebuah taman kota untuk mengatasi banjir, pemerintah tidak menutupi seluruh taman dengan aspal atau paving block yang rapat, melainkan banyak menyisakan lahan berumput dan *paving block* berlubang (grass block). Konsep sains utama di balik tindakan ini adalah...

   A. Estetika agar terlihat hijau dan bagus difoto

   B. Menekan biaya aspal yang mahal

   C. Menjaga dan memaksimalkan laju infiltrasi air hujan ke dalam tanah agar tidak menjadi genangan/banjir

   D. Mengurangi paparan sinar matahari terhadap tanah

 

G. Kunci Jawaban dan Pembahasan

Nomor 1
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Tanah adalah bagian dari kerak bumi tempat tumbuhnya tanaman dan pijakan bagi kehidupan.
Nomor 2
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Humus atau bahan organik berasal dari sisa daun atau hewan mati yang membusuk.
Nomor 3
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Rongga di sela-sela butiran tanah diisi oleh cairan (air) dan gas (udara) yang dibutuhkan akar.
Nomor 4
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Horizon A (Topsoil) kaya akan humus sehingga berwarna gelap dan sangat subur.
Nomor 5
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Horizon R atau Bedrock adalah batuan keras paling dasar yang belum lapuk.
Nomor 6
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tekstur tanah dikelompokkan menurut ukuran partikel: pasir (kasar), debu/lempung (sedang), liat (halus).
Nomor 7
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Infiltrasi adalah istilah untuk laju meresapnya air permukaan ke dalam tanah.
Nomor 8
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Pasir berpori besar, membuat laju infiltrasi sangat cepat sehingga air langsung lewat dan tanah cepat kering.
Nomor 9
Kunci Jawaban: D
Pembahasan: Warna gelap merupakan indikator tingginya persentase bahan organik atau humus pada tanah.
Nomor 10
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tanah yang subur memiliki keseimbangan kimia, yaitu pH mendekati netral (6,5 - 7,5).
Nomor 11
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Mikroba (seperti bakteri pengurai dan jamur dekomposer) menguraikan bahan organik menjadi unsur hara.
Nomor 12
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Erosi tanah adalah peristiwa terkikis atau tersapunya topsoil oleh agen geologi seperti air hujan dan angin.
Nomor 13
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Akar pohon mencengkeram partikel tanah dan mempertahankan strukturnya, sehingga kuat melawan erosi.
Nomor 14
Kunci Jawaban: D
Pembahasan: Reboisasi atau penghijauan kembali sangat penting memulihkan hutan yang telah gundul.
Nomor 15
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Terasering mengurangi sudut kemiringan lereng yang memotong laju aliran air, sehingga mencegah longsor.
Nomor 16
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tanaman tidak dapat memakan pupuk padat secara langsung, hara harus dilarutkan oleh air lalu diisap akar.
Nomor 17
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Tanah liat memiliki pori sangat kecil (mikropori), lengket saat basah, dan laju infiltrasi sangat lambat.
Nomor 18
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tanah lempung bertekstur seimbang, mampu menahan air (tidak cepat kering) tapi juga mengalirkan kelebihan air (tidak tergenang).
Nomor 19
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kemerahan biasanya menandakan banyaknya mineral besi, tapi sulitnya air masuk dan kurang humus menandakan tanah tidak subur/tandus.
Nomor 20
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Suhu ekstrem membuat air menguap cepat, tanah retak, dan mikrobioma (mikroba tanah) mati kepanasan.
Nomor 21
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Pestisida kimia berspektrum luas bukan hanya membunuh hama, tapi juga meracuni makhluk tanah yang berguna.
Nomor 22
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Plastik adalah materi sintetik buatan manusia (polimer) yang tidak dikenali enzim mikroba, sehingga sulit diuraikan.
Nomor 23
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Aktivitas pergerakan cacing memecah tanah padat, menghasilkan rongga (aerasi) yang gembur untuk akar dan air.
Nomor 24
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Membuang oli atau zat kimia mematikan fauna tanah, menyumbat pori, dan mencemari air tanah.
Nomor 25
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Tanpa tajuk daun penahan air hujan dan akar pengikat tanah, air akan menghantam lereng dan menyeret tanah (longsor).

Nomor 26
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Rotasi mencegah tanah kehabisan nutrisi spesifik karena tiap tanaman punya kebutuhan dan hasil residu yang berbeda.
Nomor 27
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Tajuk daun (kanopi) menyerap energi kinetik titik air hujan (intersepsi curah hujan) sebelum jatuh ke tanah.
Nomor 28
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Nutrisi hasil pembusukan menjadi humus (unsur makro & mikro) yang berputar kembali dalam ekosistem makanan.
Nomor 29
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kehadiran makrofauna (cacing) membuktikan lingkungan tanah kaya organik, cukup lembap, dan minim residu kimia.
Nomor 30
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Pupuk kompos menghidupkan ekosistem biologis tanah, tidak sekadar memberi nutrisi paksa seperti pupuk kimia.
Nomor 31
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Infiltrasi paling cepat di pasir (X), sedang di lempung (Y), paling lambat tertahan di liat (Z).
Nomor 32
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Menanam searah lereng justru membuat parit aliran air yang akan mempercepat laju erosi air hujan ke bawah.
Nomor 33
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Hujan asam menurunkan pH. Kondisi ekstrem memicu lepasnya unsur beracun (seperti Aluminium) dan membunuh mikroba.
Nomor 34
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Simbiosis bakteri Rhizobium pada bintil akar kacang mampu menangkap gas nitrogen di udara, menyuburkan tanah alami.
Nomor 35
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Tanah liat tidak stabil untuk konstruksi beban berat. Stabilisasi tanah dilakukan dengan menambah pasir/kerikil agar strukturnya kaku dan porositasnya membaik.
Nomor 36
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Terasering mutlak diperlukan pada lereng curam, ditambah rumput (seperti Vetiver) untuk menjepit tanah tepi teras.
Nomor 37
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Membakar sisa panen suhu tinggi membunuh organisme tanah, menghilangkan cadangan C (Karbon) organik, dan menimbulkan kabut asap.

Nomor 38

Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Detergen sangat basa dan mengandung bahan kimia (fosfat tinggi dll) yang merusak kohesi butiran tanah serta racun bagi metabolisme tumbuhan.
Nomor 39
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Pencucian (Leaching) nutrisi terjadi karena curah hujan tinggi terus mencuci mineral topsoil ke lapisan dalam; ekosistem bertahan karena dekomposisi daun busuk berlangsung sangat cepat dan langsung diserap lagi.
Nomor 40
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Pembuatan grass block meningkatkan luas permukaan resapan (infiltrasi) yang efektif mengurangi aliran permukaan (runoff/banjir) di daerah perkotaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar