A. Sistem Tata Surya
Tata Surya
adalah sebuah sistem besar di luar angkasa. Sistem ini terdiri dari Matahari
sebagai pusatnya dan benda-benda langit lain yang bergerak mengelilinginya.
Benda langit tersebut meliputi planet, satelit, planet kerdil, asteroid,
meteoroid, dan komet. Mari kita pelajari satu per satu dengan bahasa yang
mudah.
Matahari: Pusat Tata Surya
Matahari
adalah sebuah bintang yang sangat besar. Mengapa Matahari disebut bintang?
Karena Matahari bisa memancarkan cahayanya sendiri. Cahaya ini dihasilkan dari
reaksi hebat di dalam intinya.
·
Suhu: Suhu permukaannya
sangat panas, yaitu sekitar 5.500 derajat Celsius.
·
Suhu Inti: Suhu inti
Matahari jauh lebih panas lagi, bisa mencapai 15 juta derajat Celsius!
·
Peran Bagi Kehidupan: Matahari
memberikan energi panas dan cahaya. Tanpa Matahari, Bumi akan membeku dan gelap
gulita. Tumbuhan memerlukan cahaya Matahari untuk membuat makanan
(fotosintesis). Manusia dan hewan membutuhkan energinya untuk kehangatan dan
kesehatan.
Planet-Planet dalam Tata Surya
Ada delapan
planet yang mengelilingi Matahari. Urutan planet dari yang paling dekat dengan
Matahari adalah:
·
1. Merkurius: Planet
terkecil dan paling dekat dengan Matahari. Planet ini tidak memiliki udara dan
tidak memiliki satelit.
·
2. Venus: Planet paling panas
dalam Tata Surya karena atmosfernya yang tebal menjebak panas Matahari. Sering
disebut bintang fajar.
·
3. Bumi: Rumah kita. Tempat
satu-satunya yang memiliki air dan kehidupan yang lengkap.
·
4. Mars: Sering disebut planet
merah karena tanahnya mengandung besi yang berkarat.
·
5. Jupiter: Planet
terbesar di Tata Surya. Ukurannya sangat raksasa.
·
6. Saturnus: Planet
yang paling indah karena memiliki cincin besar yang terbuat dari es dan batu.
·
7. Uranus: Planet
dingin yang berputar dengan posisi miring yang unik.
·
8. Neptunus: Planet
paling jauh dari Matahari. Planet ini sangat dingin dan berangin kencang.
Macam-Macam Benda Langit Lainnya
Selain
planet, alam semesta kita juga dipenuhi oleh benda langit lain yang memiliki
sifat berbeda-beda:
·
Satelit Alami: Benda
langit yang bergerak mengelilingi planet. Contoh satelit alami adalah Bulan
yang setia menemani Bumi kita.
·
Planet Kerdil: Benda
langit yang mirip planet tetapi ukurannya jauh lebih kecil. Mereka juga belum
bisa membersihkan jalur orbitnya dari benda lain. Contohnya adalah Pluto dan
Ceres. Dulu Pluto disebut planet, tetapi sekarang statusnya diturunkan menjadi
planet kerdil.
·
Asteroid: Batuan besar yang
melayang di luar angkasa. Sebagian besar asteroid berkumpul di wilayah antara
Mars dan Jupiter. Wilayah ini dinamakan Sabuk Asteroid.
·
Meteoroid: Batuan
kecil yang bergerak bebas di luar angkasa.
·
Meteor: Meteoroid yang jatuh
dan masuk ke atmosfer Bumi. Karena bergesekan dengan udara, batu ini terbakar
dan menyala di langit. Orang-orang sering menyebutnya sebagai bintang jatuh.
·
Meteorit: Sisa batuan meteor
yang tidak habis terbakar di atmosfer dan berhasil jatuh sampai ke permukaan
Bumi.
·
Komet: Benda langit yang
terbuat dari es, gas, dan debu yang membeku. Orbit komet sangat lonjong. Ketika
komet bergerak mendekati Matahari, esnya menguap dan membentuk ekor panjang
yang selalu menjauhi Matahari. Oleh karena itu, komet sering disebut bintang berekor.
·
Satelit Buatan: Alat
buatan manusia yang diluncurkan dengan roket untuk mengitari Bumi. Satelit
buatan sangat berguna untuk memantau cuaca, mengirim sinyal televisi, dan
membantu jaringan komunikasi telepon serta internet.
B. Pengaruh Pergerakan Bumi dan Benda Langit Lainnya terhadap
Kehidupan di Bumi
Bumi tempat
kita tinggal selalu bergerak tanpa kita sadari. Pergerakan Bumi dan Bulan
memberikan pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan sehari-hari manusia.
1. Rotasi Bumi dan Dampaknya
Rotasi Bumi
adalah perputaran Bumi pada porosnya sendiri. Bumi berputar seperti sebuah
gasing. Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk satu kali rotasi adalah 24 jam atau
satu hari. Dampak dari rotasi Bumi adalah:
·
Terjadinya Siang dan Malam:
Bagian Bumi yang menghadap Matahari akan mengalami siang yang terang, sedangkan
bagian yang membelakangi Matahari akan mengalami malam yang gelap.
·
Gerak Semu Harian Matahari:
Matahari seolah-olah bergerak terbit di timur dan terbenam di barat. Padahal,
Bumilah yang sebenarnya berputar dari barat ke timur.
·
Perbedaan Waktu: Bumi
dibagi menjadi beberapa wilayah waktu. Di Indonesia, kita mengenal tiga daerah
waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan
Waktu Indonesia Timur (WIT).
2. Revolusi Bumi dan Dampaknya
Revolusi
Bumi adalah pergerakan Bumi mengelilingi Matahari. Lintasan yang dilalui Bumi
berbentuk agak lonjong (elips). Waktu yang digunakan Bumi untuk mengelilingi
Matahari satu kali putaran penuh adalah 365,25 hari atau satu tahun. Dampak
dari revolusi Bumi adalah:
·
Pergantian Musim: Wilayah
tropis seperti Indonesia mengalami musim hujan dan kemarau. Wilayah subtropis
dan kutub mengalami empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin.
·
Gerak Semu Tahunan Matahari: Matahari tampak bergeser posisi terbitnya ke arah utara atau
selatan setiap bulan dalam setahun.
·
Perubahan Lamanya Siang dan Malam: Pada bulan tertentu, waktu siang bisa lebih lama daripada
malam, atau sebaliknya. Contohnya di kutub, siang hari bisa berlangsung selama
berbulan-bulan tanpa malam.
·
Terlihatnya Rasi Bintang yang Berbeda: Bentuk kelompok bintang di langit malam terlihat
berbeda-beda setiap bulan.
3. Gerak Bulan dan Fase-Fase Bulan
Bulan
adalah satelit alami Bumi. Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus: berputar
pada porosnya (rotasi), mengelilingi Bumi (revolusi), dan bersama Bumi
mengelilingi Matahari. Waktu rotasi Bulan sama dengan waktu revolusinya
mengelilingi Bumi, yaitu sekitar 29,5 hari. Hal ini menyebabkan wajah Bulan
yang menghadap ke Bumi selalu terlihat sama.
Saat Bulan
mengelilingi Bumi, posisi Bulan, Bumi, dan Matahari selalu berubah. Hal ini
menyebabkan bentuk Bulan yang terlihat dari Bumi berubah-ubah setiap hari.
Perubahan bentuk ini disebut fase-fase Bulan:
·
Bulan Baru (Bulan Mati):
Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga sisi yang menghadap Bumi
menjadi gelap dan tidak terlihat.
·
Bulan Sabit: Bulan
mulai terlihat sedikit melengkung seperti sabit.
·
Bulan Paruh (Kuartal Pertama): Sisi Bulan terlihat terang setengah bagian.
·
Bulan Cembung: Bagian
Bulan yang terang tampak lebih dari setengah tetapi belum penuh.
·
Bulan Purnama: Seluruh
bagian Bulan yang menghadap Bumi terkena cahaya Matahari, sehingga Bulan
terlihat bulat utuh dan sangat terang.
4. Peristiwa Gerhana
Gerhana
terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada tepat dalam satu garis
lurus yang sejajar.
·
Gerhana Matahari: Terjadi
saat posisi Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi. Cahaya Matahari
terhalang oleh Bulan, sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi. Wilayah
Bumi yang terkena bayangan inti (umbra) Bulan akan mengalami kegelapan total
dalam beberapa menit di siang hari.
·
Gerhana Bulan: Terjadi
saat posisi Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan. Bumi menghalangi
cahaya Matahari yang seharusnya menuju ke Bulan. Bulan yang berada di bayangan
umbra Bumi akan tampak gelap. Kadang-kadang, Bulan tampak berwarna merah tua
karena cahaya Matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi (disebut Blood Moon).
5. Pengaruh Gerak Bulan terhadap Kehidupan Manusia
Gerakan
Bulan memengaruhi berbagai kegiatan budaya, agama, dan ekonomi manusia di Bumi:
·
Bulan Ramadhan: Kalender
Hijriah atau kalender Islam dihitung berdasarkan gerakan Bulan mengelilingi
Bumi (sistem Komariah). Penentuan awal puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri
dilakukan dengan melihat hilal, yaitu bulan sabit muda yang pertama kali muncul
setelah fase Bulan Baru.
·
Hari Raya Paskah: Hari raya
Paskah bagi umat Kristen ditentukan berdasarkan perhitungan datangnya bulan
purnama pertama setelah masa awal musim semi (ekuinoks maret). Oleh karena itu,
tanggal Paskah selalu berubah setiap tahun.
·
Hari Raya Tilem: Umat Hindu
di Bali merayakan Hari Raya Tilem setiap kali fase Bulan Baru (Bulan Mati)
tiba. Hari Tilem dianggap sebagai hari suci untuk melakukan pembersihan diri
dari noda dan dosa.
·
Industri Garam: Air laut
mengalami pasang (naik) dan surut (turun) akibat gaya tarik gravitasi Bulan.
Petani garam memanfaatkan air pasang tertinggi untuk mengisi petak-petak
penampungan air laut. Air laut yang terjebak kemudian akan dijemur hingga
menguap dan menyisakan kristal garam.
·
Industri Perikanan: Nelayan
tradisional memanfaatkan fase Bulan untuk mencari ikan. Pada saat Bulan Baru
(malam gelap gulita), nelayan menyalakan lampu di atas perahu mereka. Ikan-ikan
yang menyukai cahaya akan berkumpul di dekat perahu, sehingga nelayan dapat
menangkap ikan dengan lebih mudah.
C. Perubahan Iklim Bumi yang Dipengaruhi Benda Langit Lainnya
Iklim di
Bumi bisa mengalami perubahan dalam jangka waktu tertentu. Selain karena
perbuatan manusia, perubahan iklim juga terjadi secara alami karena pengaruh
pergerakan Bumi dan benda langit di sekitarnya.
·
Pergerakan Bumi (Siklus Milankovitch): Lintasan orbit Bumi mengelilingi Matahari bisa berubah dari
agak bulat menjadi lebih lonjong dalam waktu puluhan ribu tahun. Selain itu,
sudut kemiringan poros Bumi juga bisa bergeser sedikit demi sedikit. Perubahan
gerakan ini disebut Siklus Milankovitch. Dampaknya, jumlah panas Matahari yang
diterima Bumi berubah, yang bisa menyebabkan terjadinya Zaman Es atau Zaman
Hangat secara alami.
·
Aktivitas Matahari (Bintik Hitam): Matahari memiliki aktivitas alami yang naik turun dalam
siklus 11 tahunan. Salah satu tandanya adalah munculnya sunspot (bintik hitam
di permukaan Matahari). Ketika aktivitas Matahari sedang tinggi, Matahari
memancarkan lebih banyak energi radiasi. Hal ini dapat sedikit menaikkan suhu
global di Bumi serta mengganggu sinyal komunikasi radio manusia.
·
Aktivitas Vulkanik Bumi:
Sebagai pembanding efek luar angkasa, Bumi juga bisa mengubah iklimnya sendiri
melalui gunung berapi. Ketika gunung berapi raksasa meletus dahsyat (seperti
Gunung Tambora atau Krakatau), gunung tersebut menyemburkan jutaan ton abu
vulkanik dan gas sulfur ke atmosfer atas. Lapisan abu ini bertindak seperti
payung raksasa yang menghalangi sinar Matahari, sehingga suhu Bumi bisa
mendingin secara mendadak selama beberapa tahun.
D. Ujian Sumatif
Pilihlah
salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf
A, B, C, atau D!
1. Pusat dari sistem Tata Surya
kita yang dikategorikan sebagai bintang raksasa adalah...
A. Bumi
B. Matahari
C. Jupiter
D. Bulan
2. Suhu pada bagian inti
Matahari sangat tinggi dan diperkirakan dapat mencapai...
A. 5.500 °C
B. 100.000 °C
C. 15 juta °C
D. 150 juta °C
3. Mengapa Matahari
dikelompokkan sebagai bintang, sedangkan Bumi dikelompokkan sebagai planet?
A. Karena Matahari memiliki ukuran yang
jauh lebih besar daripada Bumi
B. Karena Matahari mampu menghasilkan
dan memancarkan cahayanya sendiri
C. Karena Matahari terletak di pusat
Tata Surya
D. Karena Matahari dikelilingi oleh
satelit alami
4. Energi cahaya dan panas yang
dipancarkan oleh Matahari memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuhan,
yaitu untuk...
A. Membantu proses penyerapan air dari
dalam tanah
B. Melakukan proses fotosintesis untuk
membuat makanan
C. Mempercepat proses gugurnya daun di
musim kering
D. Melindungi diri dari serangan hewan
pemakan tumbuhan
5. Apa dampak utama yang akan
terjadi pada kehidupan makhluk hidup di Bumi jika Matahari berhenti memancarkan
energinya?
A. Bumi akan menjadi sangat subur karena
tidak ada kekeringan
B. Seluruh permukaan Bumi akan membeku
dan rantai makanan terputus sehingga makhluk hidup mati
C. Manusia dapat dengan mudah beralih
menggunakan cahaya dari Bulan
D. Atmosfer Bumi akan menebal dan
menghasilkan oksigen lebih banyak
6. Planet yang memiliki ukuran
paling kecil dan posisinya paling dekat dengan Matahari adalah...
A. Venus
B. Mars
C. Merkurius
D. Neptunus
7. Benda langit yang memiliki
lintasan orbit sangat lonjong dan memancarkan ekor gas panjang yang bersinar
saat mendekati Matahari dinamakan...
A. Asteroid
B. Komet
C. Meteoroid
D. Satelit
8. Pluto sejak tahun 2006 tidak
lagi dimasukkan ke dalam kelompok planet utama, melainkan planet kerdil. Alasan
ilmiah yang mendasari keputusan tersebut adalah...
A. Jarak Pluto terlalu jauh sehingga
tidak dapat terlihat dari Bumi
B. Ukuran Pluto menyusut menjadi lebih
kecil daripada meteor
C. Pluto belum mampu membersihkan
lingkungan sekitar orbitnya dari benda langit lain
D. Pluto tidak memiliki atmosfer dan
suhu permukaannya sangat dingin
9. Batuan kecil yang melayang
bebas di luar angkasa disebut ..., sedangkan batuan luar angkasa yang masuk ke
atmosfer Bumi dan terbakar disebut ...
A. Meteoroid, meteor
B. Meteor, meteorit
C. Meteorit, meteoroid
D. Asteroid, komet
10. Apabila sebuah batuan
luar angkasa jatuh dan berhasil mencapai permukaan Bumi tanpa habis terbakar di
atmosfer, maka sisa batuan tersebut dinamakan...
A. Meteoroid
B. Meteor
C. Meteorit
D. Asteroid
11. Sebagian besar asteroid
di Tata Surya berkumpul membentuk jalur khusus yang disebut Sabuk Asteroid.
Jalur ini terletak di antara orbit planet...
A. Bumi dan Mars
B. Mars dan Jupiter
C. Jupiter dan Saturnus
D. Venus dan Bumi
12. Manakah di bawah ini
yang merupakan contoh pemanfaatan satelit buatan bagi kehidupan manusia modern?
A. Mengatur kecepatan rotasi Bumi agar
tetap seimbang
B. Membantu siaran televisi, komunikasi
telepon, internet, dan prakiraan cuaca
C. Menyerap radiasi sinar ultraviolet
berbahaya agar tidak sampai ke tanah
D. Menghasilkan gaya gravitasi tambahan
untuk menarik awan hujan
13. Perputaran Bumi pada
poros atau sumbunya sendiri dinamakan...
A. Rotasi Bumi
B. Revolusi Bumi
C. Evolusi Bumi
D. Gravitasi Bumi
14. Bumi memerlukan waktu
tertentu untuk menyelesaikan satu kali putaran rotasi secara penuh, yaitu
selama...
A. 12 jam
B. 24 jam
C. 29,5 hari
D. 365 hari
15. Salah satu fenomena
alam sehari-hari yang menjadi dampak langsung dari rotasi Bumi adalah...
A. Terjadinya pergantian musim hujan dan
kemarau
B. Terjadinya siang dan malam secara
bergantian
C. Perubahan rasi bintang yang terlihat
di langit malam
D. Terjadinya perubahan bentuk Bulan
dari hari ke hari
16. Setiap hari kita
melihat Matahari seolah-olah bergerak terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah
barat. Fenomena ini disebut...
A. Gerak nyata tahunan Matahari
B. Gerak semu harian Matahari
C. Lintasan revolusi galaksi
D. Pergeseran kutub magnet magnetik
17. Adanya perbedaan
wilayah waktu seperti WIB, WITA, dan WIT di wilayah Indonesia merupakan akibat
dari peristiwa...
A. Revolusi Bumi mengelilingi Matahari
B. Rotasi Bumi pada porosnya
C. Pergerakan Bulan mengelilingi Bumi
D. Kemiringan poros Bumi terhadap
ekliptika
18. Gerakan Bumi mengalir
mengitari Matahari pada jalur orbitnya disebut...
A. Rotasi Bumi
B. Revolusi Bumi
C. Evolusi Bumi
D. Galaktika
19. Waktu yang dibutuhkan
oleh Bumi untuk melakukan satu kali revolusi mengelilingi Matahari secara
lengkap adalah...
A. 24 jam
B. 30 hari
C. 365,25 hari
D. 12 bulan jam
20. Negara-negara di wilayah
Eropa mengalami empat musim dalam satu tahun, sedangkan Indonesia hanya
memiliki dua musim. Perbedaan jumlah musim ini terjadi karena...
A. Kecepatan rotasi Bumi di Eropa lebih
lambat daripada di Indonesia
B. Dampak revolusi Bumi dipadukan dengan
posisi poros Bumi yang miring
C. Jarak daratan Eropa ke Matahari jauh
lebih dekat daripada Indonesia
D. Eropa sering terkena bayangan umbra
Bulan sepanjang tahun
21. Mengapa permukaan Bulan
yang menghadap ke Bumi selalu terlihat sama setiap kali kita memandangnya?
A. Karena Bulan tidak pernah berputar
pada porosnya sendiri
B. Karena waktu rotasi Bulan sama dengan
waktu revolusinya mengelilingi Bumi
C. Karena Bulan tertahan oleh gaya
gravitasi planet Jupiter
D. Karena Bulan bergerak mengikuti
kecepatan rotasi atmosfer Bumi
22. Perubahan bentuk Bulan
yang tampak dari Bumi dari hari ke hari akibat perubahan posisi relatif antara
Bulan, Bumi, dan Matahari dinamakan...
A. Gerhana Bulan
B. Fase-fase Bulan
C. Mutasi Bulan
D. Orbit Bulan
23. Pada awal siklus bulan,
ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, seluruh permukaan Bulan yang
menghadap Bumi menjadi gelap. Fase ini dinamakan...
A. Bulan Purnama
B. Bulan Baru (Bulan Mati)
C. Bulan Sabit
D. Bulan Cembung
24. Ketika posisi Bulan
berada tepat di antara Matahari dan Bumi dalam satu garis lurus, sehingga
cahaya Matahari ke Bumi terhalang, peristiwa ini disebut...
A. Gerhana Bulan
B. Gerhana Matahari
C. Ekuinoks
D. Solstis
25. Gerhana Bulan total
dapat terjadi apabila posisi benda-benda langit berada pada urutan...
A. Matahari - Bulan - Bumi dalam satu
garis lurus
B. Matahari - Bumi - Bulan dalam satu
garis lurus
C. Bumi - Matahari - Bulan dalam satu
garis lurus
D. Bulan - Matahari - Bumi membentuk
sudut siku-siku
26. Mengapa gerhana
Matahari total hanya melintasi area yang sempit di Bumi, sedangkan gerhana
Bulan bisa disaksikan oleh seluruh wilayah yang malam?
A. Ukuran Bulan jauh lebih kecil dari
Bumi sehingga bayangan umbranya kecil; sedangkan bayangan Bumi sangat besar
sehingga menutupi Bulan
B. Gerhana Matahari hanya terjadi di
daerah kutub yang tertutup es
C. Gerhana Bulan terjadi dalam waktu
berhari-hari sehingga Bumi sempat berputar
D. Atmosfer Bumi membiaskan cahaya
Matahari menjadi bayangan yang mengecil
27. Umat Islam menentukan
awal bulan suci Ramadhan untuk berpuasa dengan cara melihat munculnya bulan
sabit muda tipis yang disebut...
A. Hilal
B. Purnama
C. Tilem
D. Kartika
28. Sistem penanggalan
Kalender Hijriah (Komariah) disusun dan dihitung berdasarkan waktu yang
diperlukan oleh...
A. Bumi mengelilingi Matahari
B. Bulan mengelilingi Bumi
C. Bumi berputar pada porosnya
D. Matahari berputar pada porosnya
29. Hari Raya Paskah bagi
umat Kristen ditentukan jatuh pada hari Minggu pertama setelah terjadinya Bulan
Purnama yang mengikuti peristiwa...
A. Awal tahun baru Masehi
B. Ekuinoks musim semi (Maret)
C. Gerhana Matahari cincin
D. Fase Bulan Baru di bulan Desember
30. Umat Hindu di Bali
merayakan Hari Raya Tilem setiap bulan dengan tujuan menyucikan diri. Hari raya
ini jatuh tepat pada saat fase Bulan...
A. Bulan Purnama
B. Bulan Baru (Bulan Mati)
C. Bulan Sabit Awal
D. Bulan Cembung Akhir
31. Nelayan tradisional
menyukai melaut pada malam hari saat fase Bulan Baru (gelap). Strategi
penangkapan ikan yang digunakan nelayan pada malam tersebut adalah...
A. Menunggu ikan naik ke permukaan
karena air laut mendingin
B. Menggunakan lampu buatan di perahu
agar ikan berkumpul di area yang terang
C. Mengandalkan ombak yang berhenti
bergerak akibat tidak ada gravitasi
D. Menangkap ikan yang sedang tidur di permukaan
terumbu karang
32. Petani garam
memanfaatkan pasang air laut tertinggi untuk mengisi petak garam mereka.
Fenomena pasang tertinggi (pasang purnama) terjadi ketika fase...
A. Bulan Sabit dan Bulan Paruh
B. Bulan Baru dan Bulan Purnama
C. Bulan Cembung awal dan akhir
D. Perubahan cuaca mendadak
33. Pasang surut air laut
yang terjadi di permukaan Bumi utamanya disebabkan oleh adanya gaya...
A. Gravitasi Bumi terhadap atmosfer
B. Gravitasi Bulan dan Matahari terhadap
Bumi
C. Magnetik yang dipancarkan inti Bumi
D. Gesekan antara angin badai dengan air
laut
34. Jika sumbu poros Bumi
tegak lurus (0 derajat) terhadap bidang orbitnya saat mengelilingi Matahari,
maka dampak yang dirasakan manusia adalah...
A. Bumi tidak akan pernah mengalami
pergantian siang dan malam
B. Tidak ada pergantian musim di Bumi,
suhu di setiap wilayah akan selalu tetap sepanjang tahun
C. Seluruh wilayah Bumi akan menjadi
beku dan tertutup salju abadi
D. Waktu siang hari akan berlangsung
selama 24 jam penuh tanpa malam
35. Perubahan iklim alami
skala besar dalam jangka waktu puluhan ribu tahun dapat dipicu oleh perubahan
bentuk orbit Bumi dan pergeseran kemiringan poros Bumi. Teori ini dinamakan...
A. Siklus Hidrologi Alami
B. Siklus Milankovitch
C. Efek Rumah Kaca
D. Teori Tektonik Lempeng
36. Matahari memiliki
aktivitas internal yang menimbulkan bintik hitam di permukaannya yang disebut
sunspot. Aktivitas sunspot ini memiliki siklus berulang setiap...
A. 1 tahun
B. 5 tahun
C. 11 tahun
D. 50 tahun
37. Ketika aktivitas bintik
hitam (sunspot) di Matahari mencapai titik tertinggi, dampak langsung yang
dapat dirasakan di Bumi adalah...
A. Terjadinya letusan gunung berapi
secara serentak
B. Gangguan pada sistem komunikasi
gelombang radio/satelit serta sedikit fluktuasi suhu global
C. Air laut akan mengalami pasang surut
yang sangat kacau
D. Orbit Bulan akan menjauh dari planet
Bumi
38. Letusan gunung berapi
dahsyat (seperti Gunung Tambora 1815) mampu memicu perubahan iklim global
jangka pendek yang mendinginkan Bumi. Penyebab pendinginan ini adalah...
A. Lava panas yang keluar menyerap
seluruh energi dingin atmosfer
B. Abu vulkanik dan gas sulfur dioksida
menghalangi dan memantulkan kembali sinar Matahari ke luar angkasa
C. Gempa bumi akibat letusan menggeser
posisi Bumi menjauhi Matahari
D. Letusan tersebut menghancurkan
lapisan gas rumah kaca Bumi
39. Perbedaan mendasar
antara dampak perubahan iklim akibat letusan gunung berapi dengan dampak akibat
Siklus Milankovitch adalah...
A. Letusan gunung berapi membutuhkan
waktu jutaan tahun untuk mengubah suhu
B. Letusan gunung berapi menyebabkan
perubahan iklim secara mendadak dan berjangka pendek
C. Siklus Milankovitch hanya berdampak
pada satu negara saja
D. Letusan gunung berapi menaikkan suhu
global secara ekstrem
40. Mempelajari interaksi
Bumi, Bulan, Matahari, dan perubahan iklim menyadarkan manusia bahwa...
A. Manusia memiliki kekuatan penuh untuk
mengatur orbit planet lain
B. Kehidupan di Bumi sangat bergantung
pada keseimbangan dinamis dengan benda-benda langit di sekitarnya
C. Luar angkasa tidak memiliki pengaruh
apa pun terhadap kelangsungan makhluk hidup
D. Iklim di Bumi bergerak secara acak
tanpa mengikuti hukum alam
E. Kunci dan Pembahasan
Kunci Jawaban Soal Nomor 1: B
Pembahasan: Matahari
adalah pusat Tata Surya dan tergolong sebagai bintang karena mampu memancarkan
energi cahaya dan panas sendiri melalui reaksi fusi nuklir.
Kunci Jawaban Soal Nomor 2: C
Pembahasan: Suhu
permukaan Matahari berkisar 5.500 °C, sedangkan bagian intinya sangat panas
mencapai sekitar 15 juta °C.
Kunci Jawaban Soal Nomor 3: B
Pembahasan: Kriteria
utama sebuah bintang adalah kemampuannya memancarkan cahaya sendiri. Planet
tidak bisa menghasilkan cahaya sendiri, melainkan hanya memantulkan cahaya.
Kunci Jawaban Soal Nomor 4: B
Pembahasan: Tumbuhan
memerlukan energi cahaya Matahari sebagai bahan utama dalam proses fotosintesis
untuk memproduksi makanan dan oksigen.
Kunci Jawaban Soal Nomor 5: B
Pembahasan: Tanpa
Matahari, suhu Bumi akan drop drastis di bawah beku. Tumbuhan mati karena tidak
bisa berfotosintesis, sehingga hewan dan manusia ikut mati kelaparan.
Kunci Jawaban Soal Nomor 6: C
Pembahasan: Merkurius
berada di urutan pertama terdekat dengan Matahari sekaligus menjadi planet
dengan ukuran terkecil di Tata Surya.
Kunci Jawaban Soal Nomor 7: B
Pembahasan: Komet
adalah benda langit yang terbuat dari es dan debu membeku dengan orbit elips
sangat lonjong. Ekor gasnya terbentuk akibat penguapan es saat mendekati
Matahari.
Kunci Jawaban Soal Nomor 8: C
Pembahasan: Berdasarkan
definisi astronomi terbaru, planet harus mampu membersihkan orbitnya dari benda
langit lain. Pluto gagal memenuhi syarat ini karena orbitnya memotong orbit
Neptunus.
Kunci Jawaban Soal Nomor 9: A
Pembahasan: Urutan
penamaannya: batuan yang melayang bebas di luar angkasa disebut meteoroid,
sedangkan yang masuk atmosfer Bumi dan menyala terbakar disebut meteor.
Kunci Jawaban Soal Nomor 10: C
Pembahasan: Sisa batuan
meteor yang berhasil selamat dari gesekan atmosfer dan mendarat menumbuk
permukaan Bumi dinamakan meteorit.
Kunci Jawaban Soal Nomor 11: B
Pembahasan: Sabuk
Asteroid merupakan wilayah konsentrasi batuan asteroid terbesar yang terletak
tepat di antara orbit planet Mars dan planet Jupiter.
Kunci Jawaban Soal Nomor 12: B
Pembahasan: Satelit
buatan dirancang manusia untuk berada di orbit Bumi demi keperluan transmisi
data komunikasi, internet, penyiaran, serta pemantauan cuaca global.
Kunci Jawaban Soal Nomor 13: A
Pembahasan: Gerakan
berputar pada poros atau sumbu tegak lurus internal disebut dengan rotasi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 14: B
Pembahasan: Kala rotasi
Bumi adalah 24 jam (pembulatan dari 23 jam 56 menit), yang disepakati sebagai
durasi satu hari satu malam.
Kunci Jawaban Soal Nomor 15: B
Pembahasan: Akibat
utama rotasi Bumi adalah pergantian siang (saat menghadap Matahari) dan malam
(saat membelakangi Matahari).
Kunci Jawaban Soal Nomor 16: B
Pembahasan: Matahari
seolah bergerak dari timur ke barat karena Bumi berotasi dari arah barat ke
timur. Peristiwa ini disebut gerak semu harian.
Kunci Jawaban Soal Nomor 17: B
Pembahasan: Rotasi Bumi
dari barat ke timur menyebabkan bagian timur Bumi menerima cahaya matahari
lebih awal, memicu perbedaan waktu (di Indonesia terbagi menjadi 3 zona waktu).
Kunci Jawaban Soal Nomor 18: B
Pembahasan: Gerakan
melingkar mengitari objek pusat dalam astronomi disebut revolusi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 19: C
Pembahasan: Kala
revolusi Bumi mengitari Matahari secara penuh membutuhkan waktu selama 365,25
hari (satu tahun masehi).
Kunci Jawaban Soal Nomor 20: B
Pembahasan: Kemiringan
poros Bumi sebesar 23,5 derajat dikombinasikan dengan revolusi Bumi menyebabkan
intensitas cahaya matahari berganti sepanjang tahun, memicu 4 musim di wilayah
subtropis.
Kunci Jawaban Soal Nomor 21: B
Pembahasan: Fenomena
ini dinamakan 'Rotasi Sinkron', di mana kecepatan Bulan berputar pada porosnya
sama persis dengan kecepatan Bulan mengelilingi Bumi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 22: B
Pembahasan: Fase-fase
Bulan terjadi karena perubahan sudut pencahayaan Matahari pada Bulan saat Bulan
bergerak mengitari Bumi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 23: B
Pembahasan: Saat Bulan
berada di antara Matahari dan Bumi (konjungsi), bagian Bulan yang diterangi
Matahari membelakangi Bumi, sehingga Bulan tampak gelap total (Bulan Baru).
Kunci Jawaban Soal Nomor 24: B
Pembahasan: Gerhana
Matahari terjadi ketika Bulan menghalangi jalannya sinar Matahari menuju Bumi,
sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 25: B
Pembahasan: Gerhana
Bulan terjadi saat Bumi berada di tengah-tengah, menghalangi cahaya Matahari
yang menuju ke Bulan, sehingga Bulan masuk ke bayangan umbra Bumi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 26: A
Pembahasan: Ukuran
Bulan kecil sehingga bayangan umbranya di Bumi sempit. Sebaliknya, ukuran Bumi
jauh lebih besar dari Bulan sehingga bayangan umbra Bumi sangat besar dan dapat
menutupi seluruh permukaan Bulan.
Kunci Jawaban Soal Nomor 27: A
Pembahasan: Hilal
merupakan istilah astronomi Islam untuk menyebut bulan sabit muda yang sangat
tipis, menandai pergantian bulan pada kalender Hijriah.
Kunci Jawaban Soal Nomor 28: B
Pembahasan: Kalender
Hijriah adalah kalender lunar (komariah) yang hitungan satu bulannya didasarkan
pada satu siklus penuh revolusi Bulan mengelilingi Bumi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 29: B
Pembahasan: Paskah
ditentukan berdasarkan perhitungan astronomis tradisional: hari Minggu pertama
setelah bulan purnama pertama yang jatuh setelah ekuinoks musim semi (21
Maret).
Kunci Jawaban Soal Nomor 30: B
Pembahasan: Hari Raya
Tilem dirayakan oleh umat Hindu di Bali tepat pada puncak fase Bulan Baru atau
saat Bulan mati (gelap total).
Kunci Jawaban Soal Nomor 31: B
Pembahasan: Pada malam
Bulan Baru suasana sangat gelap. Lampu buatan yang dinyalakan nelayan akan
terlihat sangat mencolok, mengundang ikan-ikan fototaksis positif berkumpul
sehingga mudah dijaring.
Kunci Jawaban Soal Nomor 32: B
Pembahasan: Pasang air
laut tertinggi (pasang purnama) terjadi saat gaya gravitasi Bulan dan Matahari
menarik Bumi dari arah yang sejajar, yaitu saat Bulan Baru dan Bulan Purnama.
Kunci Jawaban Soal Nomor 33: B
Pembahasan: Pasang
surut air laut di Bumi disebabkan oleh kombinasi gaya tarik (gravitasi) Bulan
dan Matahari, di mana kontribusi Bulan lebih besar karena jaraknya dekat.
Kunci Jawaban Soal Nomor 34: B
Pembahasan: Kemiringan
sumbu porus Bumi yang menciptakan perbedaan musim. Jika kemiringannya 0
derajat, maka matahari selalu berada tepat di khatulistiwa sepanjang tahun,
menghilangkan siklus musim.
Kunci Jawaban Soal Nomor 35: B
Pembahasan: Siklus
Milankovitch menjelaskan pengaruh variasi bentuk orbit (eksentrisitas) dan
kemiringan sumbu Bumi terhadap perubahan iklim jangka panjang alami di Bumi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 36: C
Pembahasan: Aktivitas
Matahari berupa siklus bintik hitam (sunspot) naik dan turun dalam sebuah
periode konstan yang berulang setiap sekitar 11 tahun.
Kunci Jawaban Soal Nomor 37: B
Pembahasan: Puncak
aktivitas sunspot memicu pelepasan badai radiasi Matahari (solar flare) yang
mengganggu lapisan ionosfer Bumi, mengacaukan sinyal radio/satelit komunikasi.
Kunci Jawaban Soal Nomor 38: B
Pembahasan: Erupsi
gunung berapi raksasa menyemburkan aerosol sulfur dan abu ke stratosfer.
Lapisan ini memantulkan radiasi Matahari kembali ke angkasa, memicu penurunan
suhu global (global cooling).
Kunci Jawaban Soal Nomor 39: B
Pembahasan: Letusan
gunung berapi berdampak mendadak dan jangka pendek (beberapa tahun), sedangkan
Siklus Milankovitch bekerja sangat lambat dalam skala puluhan ribu tahun.
Kunci Jawaban Soal Nomor 40: C
Pembahasan: Seluruh
materi materi membuktikan bahwa Bumi tidak berdiri sendiri; kelangsungan hidup
dan iklimnya terikat kuat dalam sistem interaksi dinamis dengan objek-objek
luar angkasa sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar