Sebelum ada program Guru Penggerak ada lomba yang cukup bergengsi dan berjenjang, yaitu lomba "Guru Berprestasi". Yang dinilai dalam lomba ini antara lain: portofolio guru 4 tahun terkahir, tes tertulis, presentasi karya ilmiah dan wawancara. Pada tahun 2021 saya berpartisipasi. Waktu itu masih masa pandemi. Sehingga disdikpora mengusung tema pembelajaran daring (online). Kebetulan, sejak sekolah di lock down, guru wajib mengajar secara daring. Saya kembangkan blog ini menjadi modul elektronik interaktif. Alhamdulillah, jadi juara 1. Nggak nyangka sih, karena kompetitornya bagus bagus. Namun kurikulum berganti, terpaksa bongkar-bongkar lagi. Jadi konten blognya sudah berganti. Tetapi kalau mau baca-baca, jejak digitalnya masih ada di arsip. Berikut abstrak Best Practice karya ilmiah yang saya presentasikan waktu itu.
Yaroh Mustain, S.Si-SMP Negeri 1 Bangsri
ABSTRAK
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi menuntut
adanya inovasi media pembelajaran yang berkualitas agar peserta didik tetap
mendapatkan layanan pendidikan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan proses desain, pengembangan, dan penerapan modul elektronik
(e-modul) dengan memanfaatkan media blog (Blogger) sebagai sumber belajar
mandiri mata pelajaran IPA bagi peserta didik kelas IX di SMP Negeri 1 Bangsri.
Pemilihan platform blog didasarkan pada keunggulannya yang fleksibel, tidak
memerlukan domain berbayar, dapat memuat multimedia (teks, gambar, video), dan
lebih hemat kuota data dibandingkan aplikasi pertemuan virtual lainnya.
E-modul ini dikembangkan dengan memenuhi karakteristik modul yang mandiri (Self Instruction), utuh (Self Contained), dan ramah pengguna (User Friendly) melalui penggunaan bahasa yang sederhana serta komunikatif. Langkah-langkah pengembangan meliputi desain tampilan blog yang menarik, penyusunan sistematika artikel sesuai kaidah modul, integrasi video pembelajaran dari YouTube, serta penggunaan Google Form untuk evaluasi dan presensi.
Hasil penerapan menunjukkan bahwa penggunaan blog "Mudah Belajar IPA secara Daring" sangat efektif, dengan rata-rata kunjungan mencapai 1344,2 kali per artikel. Berdasarkan data kuesioner, sebanyak 89,57% peserta didik menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa e-modul berbasis blog ini sangat membantu mereka dalam belajar mandiri selama masa pandemi. Kesimpulannya, desain blog yang diubah menjadi e-modul merupakan solusi edukatif yang efektif untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran jarak jauh.
Kata Kunci: E-Modul, Blog (Blogger), Pembelajaran Jarak Jauh, IPA, Pandemi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar