Pernahkah kamu merasa kepanasan di siang hari atau kedinginan saat menyentuh es? Di dalam ilmu IPA, semua itu berhubungan dengan Suhu, Kalor, dan Pemuaian. Yuk, kita pelajari bab ini dengan penjelasan yang seru dan mudah dipahami!
A. Suhu, Termometer dan Konversi Skala Suhu
Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Benda yang
panas memiliki suhu yang tinggi, sedangkan benda yang dingin memiliki suhu yang
rendah. Alat untuk mengukur suhu secara akurat disebut Termometer.
Mengapa tangan kita tidak bisa digunakan sebagai alat ukur suhu yang
baik? Karena tangan kita hanya bisa merasakan indra perabaan yang sifatnya
perkiraan (subjektif) dan tidak bisa mengeluarkan angka pasti.
Ada 4 skala termometer yang terkenal di dunia, yaitu Celsius, Reamur,
Fahrenheit, dan Kelvin. Setiap skala memiliki titik tetap bawah (saat es
mencair) dan titik tetap atas (saat air mendidih).
|
Skala Termometer |
Titik Tetap Bawah
(Mencair) |
Titik Tetap Atas
(Mendidih) |
Jumlah Skala (Selisih) |
|
Celsius
(°C) |
0°C |
100°C |
100 |
|
Reamur (°R) |
0°R |
80°R |
80 |
|
Fahrenheit
(°F) |
32°F |
212°F |
180 |
|
Kelvin (K) |
273 K |
373 K |
100 |
Jika kita sederhanakan jumlah skalanya, kita mendapatkan perbandingan skala
suhu berikut:
C : R : (F - 32) : (K - 273) = 5 : 4 : 9 : 5
Contoh Soal Konversi Suhu:
Sebuah benda memiliki suhu 40°C. Berapakah suhunya jika diukur
menggunakan termometer Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin?
Jawaban:
·
1. Ke Reamur: R = (4/5) × 40 = 32°R
·
2. Ke Fahrenheit: F = ((9/5) × 40) + 32 = 72 + 32 =
104°F
·
3. Ke Kelvin: K = 40 + 273 = 313 K
B. Kalor dan Perpindahan Kalor
Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda bersuhu tinggi ke
benda bersuhu rendah. Kalor diukur dalam satuan Joule (J) atau Kalori.
1. Kalor untuk Menaikkan Suhu
Jika suatu zat diberi kalor, suhunya akan naik. Rumusnya adalah:
Q = m × c × Δt
Keterangan: Q = Banyaknya kalor (Joule), m = Massa benda (kg), c = Kalor
jenis zat (J/kg°C), Δt = Perubahan suhu (°C).
Contoh
Soal:
Air bermassa 2 kg dipanaskan dari suhu 20°C sampai 50°C. Jika kalor jenis
air adalah 4200 J/kg°C, hitunglah kalor yang dibutuhkan!
Penyelesaian:
Diketahui :
m = 2 kg;
c = 4200 J/kg°C;
Δt = 50 - 20 = 30°C.
Ditanyakan :
Q = …. ?
Dijawab :
Q = m × c
× Δt
Q = 2 × 4200 × 30 = 252.000 joule = 252 kJ.
2. Kalor untuk Mengubah Wujud (Kalor Laten)
Saat zat berubah wujud (seperti es mencair atau air menguap), suhunya
tetap, namun zat tersebut memerlukan kalor.
·
Kalor Lebur (Padat menjadi Cair): Q = m × L (L = Kalor lebur benda)
·
Kalor Uap (Cair menjadi Gas): Q = m × U (U = Kalor uap benda)
Contoh
Soal Lebur & Uap:
1. Es sebanyak 0,5 kg ingin
dileburkan semuanya menjadi air. Jika kalor lebur es L = 336.000 J/kg, maka: Q
= 0,5 × 336.000 = 168.000 Joule.
2. Air sebanyak 0,2 kg ingin diuapkan seluruhnya. Jika kalor uap air U =
2.260.000 J/kg, maka: Q = 0,2 × 2.260.000 = 452.000 Joule.
3. Cara Perpindahan Kalor
Kalor berpindah lewat 3 cara berbeda:
·
Konduksi (Hantaran): Perpindahan panas melalui zat
perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut. Contoh: Sendok
logam terasa panas saat dimasukkan ke air kopi panas.
·
Konveksi (Aliran): Perpindahan panas yang disertai
dengan perpindahan partikel zat perantaranya karena perbedaan massa jenis.
Terjadi pada zat cair dan gas. Contoh: Gerakan naik turun air yang mendidih.
·
Radiasi (Pancaran): Perpindahan panas tanpa
memerlukan zat perantara sama sekali. Contoh: Panas matahari sampai ke bumi,
kehangatan api unggun.
Peristiwa Alam Akibat Konveksi: Angin Darat dan Angin Laut
·
Angin Laut (Siang Hari): Daratan lebih cepat panas
daripada laut. Udara di atas daratan naik, dan udara dingin dari laut bertiup
menuju darat. Digunakan nelayan tradisional untuk pulang dari laut.
·
Angin Darat (Malam Hari): Daratan lebih cepat
dingin daripada laut. Udara di atas laut naik, dan udara dingin dari darat bertiup
menuju laut. Digunakan nelayan untuk pergi melaut.
C. Pemuaian
Pemuaian adalah peristiwa bertambahnya ukuran suatu benda (panjang,
luas, atau volume) karena benda tersebut menerima panas (suhunya naik).
Sebaliknya, jika benda mendingin, ukurannya mengecil (menyusut).
Contoh Pemuaian di Kehidupan Sehari-hari:
·
Sambungan rel kereta api sengaja diberi celah
longgar agar rel tidak melengkung saat memuai di siang hari yang panas.
·
Kabel listrik di pinggir jalan dipasang kendur agar
tidak putus di malam hari ketika kabel menyusut akibat hawa dingin.
·
Kaca jendela diberi sisa ruang pada bingkainya
supaya kaca tidak pecah saat memuai.
Rumus Pemuaian Panjang Benda:
Besarnya pertambahan panjang suatu benda padat dapat dihitung dengan
rumus:
ΔL = L0 × α × Δt
Keterangan: ΔL = Pertambahan panjang (m), L0 = Panjang awal
benda (m), α = Koefisien muai panjang (/°C), Δt = Perubahan suhu (°C).
Contoh
Soal:
Sebuah batang besi panjangnya 2 meter memiliki suhu 30°C. Batang
tersebut dipanaskan hingga suhunya menjadi 80°C. Jika koefisien muai panjang
besi adalah 0,000012/°C, berapakah pertambahan panjangnya?
Penyelesaian:
Diketahui :
L0 = 2 m
Δt = 80°C - 30°C = 50°C
α = 0,000012/°C
Ditanyakan :
ΔL = … ?
Dijawab :
ΔL = L0
× α × Δt
ΔL = 2 × 0,000012 × 50 = 0,0012 meter (atau 0,12 cm).
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Ukuran derajat panas atau dinginnya
suatu benda disebut...
A. Kalor
B. Suhu
C. Pemuaian
D. Energi
2. Alat
ukur suhu yang baku dan bekerja secara akurat adalah...
A. Tangan manusia
B. Termometer
C. Barometer
D. Penggaris
3. Mengapa
indra peraba tangan kita tidak bisa dijadikan alat ukur suhu utama dalam sains?
(HOTS)
A. Karena tangan mudah terluka
B. Karena indra peraba bersifat
subjektif dan tidak memberikan nilai angka pasti
C. Karena suhu tangan selalu
berubah mengikuti cuaca
D. Karena tangan hanya bisa
mengukur zat padat saja
4. Titik
tetap bawah termometer skala Celsius didasarkan pada suhu...
A. Air mendidih
B. Es murni yang sedang mencair
C. Campuran es dan garam
D. Suhu tubuh manusia
5.
Berapakah nilai titik tetap atas pada skala termometer Fahrenheit?
A. 100°
B. 80°
C. 212°
D. 373°
6. Skala
termometer yang tidak menggunakan simbol derajat (°) karena merupakan skala
mutlak adalah...
A. Celsius
B. Reamur
C. Fahrenheit
D. Kelvin
7. Selisih
antara titik tetap atas dan titik tetap bawah pada termometer Reamur adalah...
A. 100 bagian
B. 80 bagian
C. 180 bagian
D. 273 bagian
8. Zat
cair yang sering digunakan untuk mengisi pipa termometer karena mengkilap dan
tidak membasahi dinding kaca adalah...
A. Air murni
B. Minyak goreng
C. Raksa
D. Alkohol warna hijau
9. Salah
satu keuntungan menggunakan alkohol sebagai zat pengisi termometer adalah...
A. Dapat mengukur suhu yang sangat
tinggi di atas 100°C
B. Dapat mengukur suhu yang sangat
rendah karena titik bekunya rendah
C. Warnanya mengkilap seperti
cermin
D. Tidak bisa memuai jika
dipanaskan
10.
Prinsip kerja termometer zat cair didasarkan pada peristiwa...
A. Pemuaian volume zat cair ketika
dipanaskan
B. Perubahan warna zat cair saat
dingin
C. Aliran konveksi zat cair
D. Penguapan air akibat panas
11. Suhu
suatu ruangan menunjukkan angka 20°C. Jika diukur menggunakan termometer
Reamur, suhunya menjadi...
A. 16°R
B. 25°R
C. 40°R
D. 68°R
12. Suhu
badan seorang anak yang sehat adalah 35°C. Berapakah nilai suhu tersebut dalam
skala Fahrenheit?
A. 67°F
B. 95°F
C. 102°F
D. 110°F
13. Logam
dipanaskan hingga suhunya mencapai 323 K. Berapakah nilai suhu ini jika diubah
ke skala Celsius?
A. 25°C
B. 50°C
C. 100°C
D. 0°C
14. Jika
sebuah termometer Reamur menunjukkan angka 48°R, maka angka yang ditunjukkan
oleh skala Celsius adalah...
A. 30°C
B. 50°C
C. 60°C
D. 90°C
15. Suhu
air hangat diukur menunjukkan 113°F. Berapakah suhu air tersebut dalam Celsius?
A. 40°C
B. 45°C
C. 50°C
D. 60°C
16. Perbandingan
yang benar antara skala Celsius, Reamur, dan Fahrenheit setelah dikurangi 32
adalah...
A. 5 : 4 : 9
B. 4 : 5 : 9
C. 9 : 4 : 5
D. 5 : 5 : 9
17. Skala
termometer Celsius dan termometer Fahrenheit akan menunjukkan angka yang sama
persis pada nilai suhu... (HOTS)
A. 0 derajat
B. 40 derajat
C. -40 derajat
D. 100 derajat
18. Suhu
es murni mencair diukur dengan Kelvin adalah 273 K, sedangkan air mendidih
adalah 373 K. Jika suhu suatu benda adalah 25°C, maka dalam skala Kelvin
nilainya adalah...
A. 248 K
B. 298 K
C. 300 K
D. 325 K
19. Jika
suhu suatu zat mengalami kenaikan sebesar 20 derajat pada skala Reamur,
berapakah besar kenaikannya jika diukur pada skala Celsius? (HOTS)
A. 16 derajat
B. 20 derajat
C. 25 derajat
D. 36 derajat
20. Suhu
udara di puncak gunung yang dingin mencapai 59°F. Berapakah suhu tersebut jika
diukur dalam skala Reamur?
A. 12°R
B. 15°R
C. 20°R
D. 27°R
21. Energi
panas yang berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih
rendah disebut...
A. Kalor
B. Kerapatan
C. Massa Jenis
D. Radiasi
22. Di
bawah ini yang merupakan satuan standar Internasional (SI) untuk besaran kalor
adalah...
A. Kalori
B. Celsius
C. Joule
D. Watt
23. Rumus
yang digunakan untuk mencari banyaknya kalor yang dipakai untuk menaikkan suhu
suatu benda adalah...
A. Q = m × L
B. Q = m × c × Δt
C. Q = m × U
D. ΔL = L₀ × α × Δt
24. Air
bermassa 1 kg bersuhu 20°C dipanaskan hingga menjadi 30°C. Jika kalor jenis air
4200 J/kg°C, kalor yang diserap air adalah...
A. 42.000 J
B. 84.000 J
C. 126.000 J
D. 420.000 J
25.
Banyaknya kalor yang diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhunya sebesar
1°C dinamakan...
A. Kalor lebur
B. Kalor jenis
C. Kalor laten
D. Kapasitas kalor
26. Rumus
kalor yang digunakan murni untuk mengubah wujud zat dari padat menjadi cair
(melebur) tanpa menaikkan suhunya adalah...
A. Q = m × c × Δt
B. Q = m × L
C. Q = m × U
D. Q = m / V
27.
Sebongkah es bermassa 2 kg hendak dileburkan pada titik leburnya. Jika kalor
lebur es tersebut adalah 336.000 J/kg, berapa kalor yang dibutuhkan?
A. 168.000 J
B. 336.000 J
C. 504.000 J
D. 672.000 J
28. Rumus
yang tepat untuk mencari kalor yang digunakan zat cair untuk menguap menjadi
gas adalah...
A. Q = m × U
B. Q = m × L
C. Q = m × c
D. Q = Δt × c
29. Air sebanyak
0,5 kg ingin diuapkan seluruhnya. Jika diketahui kalor uap air adalah 2.260.000
J/kg, kalor yang diperlukan adalah...
A. 1.130.000 J
B. 2.260.000 J
C. 4.520.000 J
D. 565.000 J
30. Saat
kita memanaskan air di dalam panci logam di atas kompor, pegangan besi panci
ikut menjadi panas lama-kelamaan. Cara perpindahan kalor ini disebut...
A. Radiasi
B. Konveksi
C. Konduksi
D. Pemuaian
31.
Perpindahan kalor yang diikuti oleh perpindahan bagian-bagian partikel zat
perantaranya disebut...
A. Konduksi
B. Konveksi
C. Radiasi
D. Isolasi
32. Sinar
matahari bisa sampai ke bumi melewati ruang hampa udara angkasa. Hal ini
membuktikan adanya perpindahan kalor secara...
A. Konduksi
B. Konveksi
C. Radiasi
D. Pemuaian
33. Pada
siang hari di pantai, daratan lebih cepat panas dibanding lautan, sehingga
udara di darat naik dan digantikan udara dari laut. Peristiwa konveksi alami
ini menghasilkan...
A. Angin darat
B. Angin laut
C. Hujan badai
D. Gelombang tsunami
34.
Mengapa pada malam hari nelayan tradisional berangkat mencari ikan ke laut?
(HOTS)
A. Karena udara laut sangat dingin
B. Karena terjadi angin darat yang
meniup perahu dari darat menuju ke laut
C. Karena ikan hanya muncul di
malam hari
D. Karena air laut sedang surut
35.
Peristiwa bertambahnya ukuran panjang, luas, atau volume suatu zat karena
menerima energi panas disebut...
A. Penyusutan
B. Kerapatan
C. Pemuaian
D. Pencairan
36.
Mengapa pemasangan kaca pada bingkai jendela sengaja dibuat agak renggang atau
longgar? (HOTS)
A. Agar jendela terlihat lebih
indah
B. Agar kaca tidak pecah ketika
memuai di siang hari yang terik
C. Agar udara luar bisa masuk
lewat celah
D. Supaya mempermudah pembersihan
kaca
37. Kabel
listrik di sepanjang jalan dipasang agak kendur di tiang penopang. Tujuan utama
dari tindakan ini adalah... (HOTS)
A. Menghemat biaya kabel tembaga
B. Mencegah kabel putus saat
menyusut di malam hari karena suhu dingin
C. Agar kabel tidak tersambar
petir
D. Memudahkan aliran arus listrik
38.
Sambungan jembatan beton atau rel kereta api diberi celah kosong di antara
kedua ujungnya agar...
A. Air hujan bisa mengalir lancar
B. Kendaraan bisa melaju dengan
bergetar
C. Ada ruang bagi logam/beton
untuk memuai sehingga tidak melengkung rusak
D. Mengurangi berat jembatan
39.
Besarnya pertambahan panjang sebuah benda padat yang memuai bergantung pada
hal-hal berikut, KECUALI...
A. Panjang awal benda
B. Kenaikan suhu
C. Jenis bahan logam (koefisien
muai)
D. Warna permukaan benda
40. Batang
tembaga sepanjang 1 meter dipanaskan hingga suhunya naik sebesar 100°C. Jika
koefisien muai panjang tembaga 0,000017/°C, berapakah pertambahan panjang
batang tembaga tersebut?
A. 0,00017 meter
B. 0,0017 meter
C. 0,017 meter
D. 0,17 meter
E. Kunci dan Pembahasan
1. B (Suhu
merupakan parameter derajat tingkat panas/dingin objek.)
2. B
(Termometer bekerja berdasarkan sifat termometrik zat secara akurat.)
3. B (Tangan
manusia memiliki perasaan subyektif bergantung kondisi sebelumnya, tidak
menghasilkan data kuantitatif baku.)
4. B (Titik
nol derajat Celsius disepakati diambil dari es murni yang melebur.)
5. C (Titik
didih air pada skala Fahrenheit ditentukan sebesar 212°F.)
6. D (Kelvin
merupakan skala mutlak termodinamika tanpa tanda derajat.)
7. B (Reamur
memiliki interval rentang titik beku ke titik didih sebesar 80 bagian.)
8. C (Raksa
mengkilap, konduktor yang baik, dan tidak melekat di dinding tabung kaca.)
9. B (Alkohol
membeku pada suhu sangat rendah (-114°C) sehingga efektif untuk daerah kutub.)
10. A (Volume
cairan dalam pipa kapiler memuai linier searah kenaikan suhu.)
11. A (R = 4/5
× 20 = 16°R.)
12. B (F = (9/5
× 35) + 32 = 63 + 32 = 95°F.)
13. B (C = 323
- 273 = 50°C.)
14. C (C = 5/4
× 48 = 60°C.)
15. B (C = 5/9
× (113 - 32) = 5/9 × 81 = 45°C.)
16. A
(Perbandingan dasar Celsius (5), Reamur (4), Fahrenheit minus 32 (9).)
17. C (Pada
-40°, nilai C dan F bernilai setara (-40 × 1.8 + 32 = -40).)
18. B (K = 25 +
273 = 298 K.)
19. C (ΔC = 5/4
× ΔR = 5/4 × 20 = 25 derajat.)
20. A (R = 4/9
× (59 - 32) = 4/9 × 27 = 12°R.)
21. A (Kalor
adalah energi termal yang berpindah akibat perbedaan suhu.)
22. C (Satuan
SI untuk energi (termasuk energi panas/kalor) adalah Joule.)
23. B (Rumus
perubahan suhu menggunakan Q = m.c.Δt.)
24. A (Q = 1 ×
4200 × (30 - 20) = 42.000 J.)
25. B (Kalor
jenis mendefinisikan karakteristik kapasitas kalor per satuan massa.)
26. B (Proses
perubahan wujud padat ke cair menggunakan kalor laten lebur Q = m.L.)
27. D (Q = 2 ×
336.000 = 672.000 J.)
28. A (Proses
penguapan menggunakan rumus Q = m.U.)
29. A (Q = 0,5
× 2.260.000 = 1.130.000 J.)
30. C (Konduksi
terjadi lewat hantaran material padat logam tanpa perpindahan materi.)
31. B (Konveksi
mengalirkan energi termal bersama perpindahan molekul fluida.)
32. C (Radiasi
memancarkan gelombang elektromagnetik tanpa medium zat perantara.)
33. B (Siang hari,
angin bertiup dari laut yang bertekanan tinggi (lebih dingin) ke darat.)
34. B (Malam
hari daratan dingin cepat, memicu aliran angin darat ke laut membawa perahu
nelayan.)
35. C (Pemuaian
adalah penambahan dimensi geometri akibat eksitasi partikel panas.)
36. B (Celah
mencegah tekanan mekanis yang dapat memecahkan kaca jendela saat memuai.)
37. B (Kabel
menyusut di malam hari, jika dipasang tegang akan rentan putus.)
38. C
(Memberikan ruang toleransi dimensi agar struktur tidak melengkung rusak.)
39. D (Warna
permukaan mempengaruhi laju radiasi, bukan nilai mutlak pemuaian termal
panjang.)
40. B (ΔL = L₀.α.Δt = 1 × 0,000017 × 100 =
0,0017 meter.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar