A. Bagaimana Pengaruh Lingkungan terhadap Suatu Organisme?
Tahukah
kamu mengapa kita tidak pernah melihat beruang kutub hidup bebas di hutan
tropis Indonesia? Atau mengapa pohon kaktus bisa tumbuh subur di gurun yang
kering, tetapi akan membusuk jika ditanam di tanah yang terus-menerus basah?
Jawabannya adalah karena setiap makhluk hidup (organisme) sangat dipengaruhi
oleh lingkungan tempat tinggalnya.
Lingkungan
adalah segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup. Lingkungan terdiri
dari dua komponen utama, yaitu komponen biotik (makhluk hidup seperti hewan,
tumbuhan, dan bakteri) dan komponen abiotik (benda mati seperti air, tanah,
udara, cahaya matahari, dan suhu).
Bagaimana
benda-benda mati (abiotik) ini memengaruhi makhluk hidup? Mari kita lihat
cirinya:
·
1. Cahaya Matahari:
Tumbuhan membutuhkan cahaya untuk memasak makanan (fotosintesis). Tanpa cahaya,
tumbuhan akan kurus, pucat, lalu mati. Hewan dan manusia juga butuh matahari
untuk menghangatkan tubuh dan membantu pembentukan vitamin D.
·
2. Suhu: Suhu
lingkungan menentukan jenis makhluk hidup yang bisa bertahan. Hewan di kutub
memiliki rambut tebal agar tidak kedinginan. Sedangkan hewan di gurun memiliki
cara khusus agar tidak kepanasan.
·
3. Air: Air adalah
sumber kehidupan. Semua makhluk hidup membutuhkan air untuk minum dan proses
tubuh. Jika suatu tempat kekurangan air, maka hanya tumbuhan tertentu seperti
kaktus yang bisa bertahan hidup.
Menganalisis
Pengaruh Lingkungan Berdasarkan Data
Mari
kita belajar menjadi seorang ilmuwan cilik dengan mengamati data hasil
eksperimen pertumbuhan dua tanaman kacang hijau selama 5 hari di bawah ini:
|
Hari Ke- |
Tinggi Tanaman A (Cahaya Terang) |
Tinggi Tanaman B (Tempat Gelap) |
|
Hari 1 |
0.5 cm |
1.0 cm |
|
Hari 3 |
2.5 cm |
5.0 cm |
|
Hari 5 |
5.0 cm |
11.5 cm |
[Analisis Data]:
Berdasarkan data di atas, tanaman B di tempat gelap tumbuh jauh lebih cepat dan
tinggi (11.5 cm) dibandingkan tanaman A di tempat terang (5.0 cm). Mengapa
begitu? Fenomena ini disebut etiolasi. Ketika kekurangan cahaya matahari,
tumbuhan akan memanjangkan batangnya dengan sangat cepat demi mencari cahaya.
Namun, tanaman B ini sebenarnya tidak sehat. Batangnya akan kurus, rapuh, dan
daunnya berwarna kuning pucat karena tidak bisa berfotosintesis. Sebaliknya,
tanaman A tumbuh lebih pendek namun batangnya kokoh dan daunnya hijau segar.
Data ini membuktikan bahwa cahaya matahari sangat memengaruhi pertumbuhan fisik
suatu organisme.
B.
Bagaimanakah Interaksi antara Komponen Penyusun Ekosistem?
Di
dalam sebuah ekosistem, tidak ada makhluk hidup yang bisa hidup sendirian.
Semuanya saling berhubungan dan berinteraksi. Ekosistem sendiri adalah kesatuan
interaksi yang seimbang antara komponen biotik dan komponen abiotik di suatu
tempat.
1.
Simbiosis (Hubungan Khas Antar-makhluk Hidup)
Dalam
kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat tiga jenis hubungan khas (simbiosis)
berikut:
·
- Simbiosis
Mutualisme: Hubungan yang saling menguntungkan kedua pihak. Contoh:
Kupu-kupu dan bunga. Kupu-kupu mendapatkan nektar (makanan) dari bunga, dan bunga
terbantu proses penyerbukannya oleh kupu-kupu.
·
- Simbiosis
Komensalisme: Hubungan di mana satu pihak untung, sedangkan pihak lain
tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Contoh: Tanaman anggrek yang menempel di
pohon mangga. Anggrek untung karena mendapat tempat tinggi untuk menyerap
cahaya matahari, sedangkan pohon mangga tidak terganggu sama sekali.
·
- Simbiosis
Parasitisme: Hubungan di mana satu pihak mendapat untung, tetapi pihak
lain dirugikan. Contoh: Nyamuk yang menggigit kulit manusia. Nyamuk untung
karena mendapat darah sebagai makanan, sedangkan manusia rugi karena gatal dan
bisa tertular penyakit.
2.
Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan
Salah
satu interaksi paling utama dalam ekosistem adalah peristiwa makan dan dimakan
yang disebut Rantai Makanan. Mari kita buat satu contoh rantai makanan yang ada
di ekosistem sawah sekolah kita:
Padi (Produsen)
-> Belalang (Konsumen I) -> Katak (Konsumen II) -> Ular Sawah
(Konsumen III) -> Jamur/Bakteri (Pengurai)
Penjelasan:
Padi berperan sebagai produsen karena bisa membuat makanan sendiri. Belalang
adalah hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang memakan padi. Katak memakan
belalang, ular memakan katak. Ketika ular mati, tubuhnya akan diuraikan oleh
jamur/bakteri kembali ke dalam tanah menjadi pupuk alami.
Di
alam nyata, rantai-rantai makanan ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling
bercabang dan bergabung membentuk jaring yang rumit bernama Jaring-Jaring
Makanan. Hal ini terjadi karena satu jenis hewan bisa memakan beberapa jenis
makanan yang berbeda.
[HOTS]
Analisis Dampak Perubahan Populasi dalam Jaring Makanan
Mari
kita berpikir kritis: Apa yang akan terjadi pada ekosistem sawah jika para
petani memburu dan membasmi seluruh populasi Ular Sawah karena takut digigit?
·
Populasi Katak akan melonjak sangat banyak (meledak) karena
tidak ada lagi ular yang memakan mereka.
·
Karena jumlah katak terlalu banyak, mereka akan memakan
Belalang secara besar-besaran. Akibatnya, populasi belalang akan menurun
drastis atau habis.
·
Jika belalang habis, katak akan kekurangan makanan dan
lama-kelamaan ikut mati kelaparan. Keseimbangan ekosistem sawah menjadi rusak
total hanya karena satu komponen (ular) dihilangkan. Ini membuktikan bahwa
setiap makhluk hidup sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup
lainnya.
C. Bagaimanakah
Pengaruh Manusia terhadap Ekosistem?
Manusia
adalah makhluk hidup yang paling cerdas di bumi. Dengan kecerdasannya, manusia
bisa mengubah lingkungan dengan cepat. Pengaruh manusia terhadap ekosistem bisa
berupa hal yang baik (positif) maupun hal yang merusak (negatif).
1.
Dampak Negatif Aktivitas Manusia
·
- Penebangan hutan
secara liar (Deforestasi) untuk membuka lahan perkebunan atau perumahan. Hal
ini membuat hewan-hewan kehilangan rumah dan sumber makanan.
·
- Pencemaran
Lingkungan (Polusi), seperti membuang limbah pabrik ke sungai, membakar sampah
plastik yang mengotori udara, serta menggunakan pupuk kimia berlebihan yang
merusak kesuburan tanah.
·
- Perburuan liar satwa
langka yang dapat menyebabkan kepunahan hewan khas Indonesia.
2.
Masalah Lingkungan di Sekitar Kita dan Solusinya
Mari
kita amati lingkungan di sekitar sekolah atau rumah kita sendiri. Salah satu
masalah terbesar saat ini adalah penumpukan Sampah Plastik dan Banjir saat
musim hujan.
Penyebab
Masalah: Warga sering membuang sampah plastik sembarangan ke dalam selokan atau
got. Sampah plastik tidak bisa membusuk atau hancur di dalam air. Akibatnya,
aliran got tersumbat. Ketika hujan lebat turun, air got meluap dan membanjiri
jalanan serta halaman sekolah.
Nah, sebagai siswa
kreatif, kita bisa melakukan aksi nyata:Ide Solusi yang Bisa Kita Lakukan:
·
Menerapkan gerakan 3R (Reduce: mengurangi pemakaian plastik,
Reuse: menggunakan kembali botol plastik bekas, Recycle: mendaur ulang sampah
plastik menjadi kerajinan tangan).
·
Mengadakan kegiatan kerja bakti bersama teman sekelas untuk
membersihkan selokan sekolah setiap satu bulan sekali.
·
Membuat lubang biopori (lubang resapan air) di halaman
sekolah agar air hujan cepat masuk ke dalam tanah dan tidak menggenang.
D.
Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Konservasinya
Keanekaragaman
hayati (biodiversitas) adalah keanekaragaman atau variasi makhluk hidup yang
ada di suatu wilayah. Indonesia adalah negara yang sangat kaya! Negara kita
sering dijuluki sebagai negara Megabiodiversitas karena memiliki jumlah spesies
tumbuhan dan hewan terbesar kedua di dunia setelah Brasil.
1.
Mengapa Keanekaragaman Hayati Indonesia Berbeda?
Indonesia
terletak di daerah tropis yang selalu mendapat cahaya matahari dan curah hujan
tinggi sepanjang tahun. Hal ini membuat hutan hujan tropis kita tumbuh sangat
lebat dan menjadi rumah yang nyaman bagi jutaan jenis makhluk hidup. Berbeda
dengan daerah kutub yang dingin atau gurun yang gersang, jumlah jenis makhluk
hidup di sana sangat sedikit.
Selain
itu, wilayah Indonesia dibagi oleh dua garis khayalan kebun binatang alami,
yaitu Garis Wallace dan Garis Weber. Hal ini membagi hewan Indonesia menjadi
tiga wilayah unik:
·
- Tipe Asiatis
(Barat): Hewannya mirip hewan Asia, berbadan besar, dan menyusui. Contoh: Gajah
Sumatra, Orangutan, Badak Bercula Satu.
·
- Tipe Peralihan
(Tengah): Hewan asli endemik Indonesia yang tidak ada di tempat lain di dunia.
Contoh: Komodo, Anoa, Burung Maleo.
·
- Tipe Australis
(Timur): Hewannya mirip hewan Australia, berukuran lebih kecil, memiliki
kantung, atau burung berbulu indah. Contoh: Kanguru pohon, Burung Cenderawasih,
Burung Kakatua.
2.
Mengapa Konservasi Penting dan Apa Solusinya?
Saat
ini, keanekaragaman hayati kita sedang terancam punah akibat kebakaran hutan,
penebangan liar, dan perburuan. Mengapa kita harus melindunginya melalui
kegiatan Konservasi (perlindungan alam)?
·
- Hutan adalah
paru-paru dunia yang menghasilkan oksigen untuk kita bernapas.
·
- Banyak tumbuhan
hutan yang berkhasiat sebagai obat penyembuh berbagai penyakit manusia.
·
- Menjaga rantai
makanan agar ekosistem tetap seimbang sehingga manusia terhindar dari bencana
seperti wabah hama atau kekeringan.
Solusi
Nyata Konservasi Makhluk Hidup:
·
a. Konservasi In-Situ:
Melindungi hewan dan tumbuhan langka langsung di dalam habitat asli tempat tinggalnya.
Contoh: Taman Nasional Komodo (Nusa Tenggara Timur) untuk melindungi komodo,
Taman Nasional Ujung Kulon (Banten) untuk badak bercula satu.
·
b. Konservasi Ex-Situ:
Melindungi dan menangkarkan makhluk hidup langka di luar habitat aslinya karena
tempat asalnya sudah rusak atau berbahaya. Contoh: Kebun Raya Bogor (untuk
mengoleksi berbagai tumbuhan langka), Kebun Binatang, dan tempat penangkaran
penyu.
E.
Ujian Sumatif
Pilihlah
salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf
A, B, C, atau D!
1. Segala sesuatu yang
ada di sekitar makhluk hidup dan memengaruhi kelangsungan hidupnya disebut...
A.
Ekosistem
B.
Lingkungan
C.
Habitat
D.
Populasi
2. Komponen lingkungan
yang terdiri dari makhluk hidup dinamakan komponen...
A.
Abiotik
B.
Biotik
C.
Organik
D.
Atmosfer
3. Di bawah ini yang
termasuk dalam kelompok komponen abiotik dalam suatu ekosistem adalah...
A.
Rumput, jamur, dan cacing
B.
Air, tanah, dan cahaya matahari
C.
Bakteri, udara, dan kerikil
D.
Ikan, lumut, dan air suhu
4. Tanaman kaktus dapat
tumbuh subur di padang gurun yang sangat kering karena memiliki daun berbentuk
duri. Bentuk daun ini berfungsi untuk...
A.
Mempercepat proses penguapan air
B.
Mengurangi penguapan air di dalam tubuhnya
C.
Menyerap cahaya matahari sebanyak-banyaknya
D.
Mengusir hewan yang ingin memakan buahnya
5. Hewan yang hidup di
daerah Kutub Utara seperti beruang kutub memiliki lapisan lemak yang tebal dan
rambut yang lebat. Hal ini merupakan bentuk pengaruh lingkungan berupa...
A.
Curah hujan yang tinggi
B.
Suhu udara yang sangat dingin
C.
Tekanan udara yang rendah
D.
Angin yang bertiup kencang
6. [HOTS] Perhatikan
data tinggi tanaman jagung yang diberi pupuk dengan dosis berbeda selama 2
minggu berikut:
- Pot 1 (Tanpa pupuk): 10 cm
- Pot 2 (Pupuk 5 gram): 18 cm
- Pot 3 (Pupuk 20 gram): 12 cm (daun sedikit kuning)
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data eksperimen di atas adalah...
A.
Semakin banyak pupuk yang diberikan, tanaman pasti tumbuh semakin tinggi
B.
Pupuk tidak berpengaruh sama sekali terhadap pertumbuhan jagung
C.
Pemberian pupuk ada dosis optimumnya; jika terlalu banyak justru menghambat
pertumbuhan
D.
Pot 1 adalah tanaman yang paling sehat karena tumbuh alami tanpa zat kimia
7. Tumbuhan hijau
memerlukan cahaya matahari untuk kelangsungan hidupnya. Pengaruh langsung
cahaya matahari bagi tumbuhan adalah untuk...
A.
Proses penyerapan air oleh akar
B.
Melakukan proses fotosintesis (membuat makanan)
C.
Mempercepat pengguguran daun tua
D.
Menarik kedatangan serangga penyerbuk
8. [HOTS] Di sebuah
laboratorium sekolah, siswa mengamati dua kelompok cacing tanah. Kelompok X
diletakkan di tanah yang basah/lembap, sedangkan Kelompok Y diletakkan di atas
tanah yang kering dan terkena terik matahari. Setelah beberapa jam, cacing pada
kelompok Y mati. Penyebab utama kematian cacing Y adalah...
A.
Cacing Y tidak bisa melihat karena silau
B.
Kulit cacing Y mengering sehingga tidak bisa bernapas
C.
Tanah kering mengandung terlalu banyak oksigen
D.
Cacing Y bertengkar memperebutkan tempat bertelur
9. Gejala pertumbuhan
tanaman yang tumbuh sangat cepat di tempat gelap tetapi kondisi fisiknya lemah,
kurus, dan daunnya pucat disebut...
A.
Fotosintesis
B.
Respirasi
C.
Etiolasi
D.
Adaptasi
10. Komponen abiotik
yang sangat menentukan jenis tumbuhan yang dapat hidup di suatu daerah
berdasarkan kandungan zat hara dan mineralnya adalah...
A.
Udara
B.
Air
C.
Tanah
D.
Suhu
11. Hubungan timbal
balik antara komponen biotik (makhluk hidup) dengan komponen abiotik (benda
mati) di suatu lingkungan membentuk suatu sistem bernama...
A.
Habitat
B.
Komunitas
C.
Ekosistem
D.
Biosfer
12. Simbiosis mutualisme
adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang bersifat...
A.
Satu pihak untung, pihak lain rugi
B.
Kedua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan
C.
Satu pihak untung, pihak lain tidak terpengaruh
D.
Kedua belah pihak sama-sama menderita kerugian
13. Contoh hubungan
simbiosis komensalisme dalam kehidupan sehari-hari yang benar adalah...
A.
Kutu yang hidup di rambut kepala manusia
B.
Tanaman anggrek yang tumbuh menempel pada batang pohon mangga
C.
Benalu yang mengisap sari makanan dari pohon inangnya
D.
Burung jalak yang memakan kutu di punggung kerbau
14. Dalam suatu rantai
makanan, makhluk hidup yang mampu memproduksi makanannya sendiri melalui
fotosintesis berkedudukan sebagai...
A.
Produsen
B.
Konsumen I
C.
Konsumen II
D.
Pengurai
15. Perhatikan jalur
rantai makanan berikut: Rumput -> Belalang -> Katak -> Ular ->
Elang. Makhluk hidup yang berperan sebagai Konsumen Tingkat II (Konsumen
Sekunder) adalah...
A.
Belalang
B.
Katak
C.
Ular
D.
Elang
16. [HOTS] Di sebuah
kolam ekosistem, terdapat ganggang hijau, ikan nila kecil, burung bangau, dan
zat pengurai. Akibat limbah beracun, seluruh populasi ikan nila kecil mati
mendadak. Dampak berantai yang langsung terjadi pada ekosistem kolam tersebut
adalah...
A.
Populasi ganggang hijau akan menurun drastis
B.
Populasi burung bangau akan meningkat pesat
C.
Populasi ganggang hijau meningkat tajam karena tidak ada yang memakan
D.
Zat pengurai akan berhenti bekerja total
17. Kumpulan dari
beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dan tumpang tindih di dalam
satu ekosistem disebut...
A.
Piramida ekologi
B.
Jaring-jaring makanan
C.
Siklus energi
D.
Komunitas biotik
18. Organisme yang
berfungsi menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati menjadi zat hara
tanah kembali dinamakan...
A.
Herbivora
B.
Karnivora
C.
Dekomposer (Pengurai)
D.
Omnivora
19. [HOTS] Mengapa
energi yang mengalir di dalam rantai makanan semakin ke tingkat atas (konsumen
puncak) jumlahnya justru semakin sedikit?
A.
Karena konsumen puncak berukuran tubuh kecil
B.
Sebagian besar energi hilang sebagai panas tubuh, aktivitas hidup, dan zat sisa
di setiap tingkat sebelum diteruskan
C.
Karena produsen menyembunyikan energinya di dalam akar
D.
Konsumen tingkat atas malas makan
20. Hubungan antara
harimau dan rusa di hutan merupakan contoh interaksi jenis...
A.
Simbiosis
B.
Kompetisi
C.
Predasi
D.
Netralisme
21. Aktivitas manusia di
bawah ini yang dapat memberikan dampak positif dan menjaga kelestarian
ekosistem hutan adalah...
A.
Melakukan penebangan hutan secara liar
B.
Melakukan reboisasi (penanaman kembali hutan gundul)
C.
Membuka hutan menjadi lahan kelapa sawit besar-besaran
D.
Membakar semak-semak hutan untuk berburu hewan
22. Pencemaran air
sungai yang disebabkan oleh pembuangan limbah detergen rumah tangga secara
berlebihan dapat mengakibatkan...
A.
Air sungai menjadi semakin jernih dan sehat
B.
Ikan-ikan dan biota air mati karena kekurangan oksigen
C.
Tumbuhan air mati seluruhnya karena tanah subur
D.
Jumlah air sungai meningkat drastis
23. Penumpukan sampah
plastik di selokan sekolah memicu timbulnya banjir karena...
A.
Plastik menyerap semua air hujan
B.
Plastik menyumbat saluran air sehingga air meluap keluar got
C.
Plastik berubah menjadi air banjir
D.
Plastik mengundang datangnya tikus got
24. Prinsip 'Reduce'
dalam pengelolaan sampah plastik di sekolah ditunjukkan oleh tindakan...
A.
Membawa botol minum sendiri dari rumah untuk mengurangi pembelian air kemasan
plastik
B.
Membuat kerajinan bunga dari botol plastik bekas
C.
Mengumpulkan plastik untuk dijual ke bank sampah
D.
Membakar kemasan plastik jajanan di belakang kelas
25. [HOTS] Di sebuah
desa, petani menggunakan pestisida kimia dalam jumlah yang sangat berlebihan untuk
membasmi hama tanaman padi. Beberapa bulan kemudian, populasi burung hantu
pemakan tikus di sekitar desa tersebut punah. Peristiwa punahnya burung hantu
ini terjadi karena...
A.
Burung hantu bosan memakan tikus sawah
B.
Terjadinya akumulasi racun pestisida di dalam tubuh tikus yang kemudian
memacuni burung hantu saat dimakan (Biomagnifikasi)
C.
Tikus sawah menyerang burung hantu berkelompok
D.
Pestisida membuat bulu burung hantu rontok
26. Gas buang hasil
pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor dan industri pabrik yang menyebabkan
polusi udara paling tinggi adalah...
A.
Oksigen
B.
Karbon monoksida dan Karbon dioksida
C.
Nitrogen murni
D.
Uap air
27. Upaya yang paling
ramah lingkungan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah organik dapur
(seperti sisa sayuran dan buah) adalah...
A.
Membuangnya ke aliran sungai terdekat
B.
Menguburnya di dalam aspal jalan raya
C.
Mengolahnya menjadi pupuk kompos berguna
D.
Membakarnya di dalam ruangan tertutup
28. Pembuatan lubang
resapan biopori di area halaman sekolah sangat bermanfaat untuk...
A.
Menyimpan tempat pembuangan sampah plastik
B.
Meningkatkan daya resapan air hujan ke dalam tanah guna mencegah banjir
C.
Memelihara cacing tanah agar berukuran raksasa
D.
Memudahkan pembuangan limbah kimia laboratorium
29. [HOTS] Pembukaan
lahan hutan berskala masif dengan metode tebang habis dan bakar (slash and
burn) sering kali memicu bencana kabut asap lintas negara. Dampak buruk jangka
panjang peristiwa tersebut bagi ekosistem global adalah...
A.
Mempercepat kepunahan satwa endemik dan meningkatkan pemanasan global akibat
hilangnya penyerap CO2
B.
Menurunkan suhu bumi menjadi dingin
C.
Menyuburkan tanaman padi di negara tetangga
D.
Memperbanyak pasokan air bersih dunia
30. Tindakan mencuci
kendaraan bermotor di tepi aliran sungai dengan sabun cuci detergen keras
merupakan pelanggaran lingkungan karena...
A.
Menghabiskan volume air sungai
B.
Merusak kualitas air sungai dan mengancam kehidupan organisme air
C.
Membuat mobil menjadi terlalu bersih
D.
Menghalangi jalannya perahu nelayan
31. Indonesia mendapat
julukan sebagai negara 'Megabiodiversitas' dunia. Istilah tersebut memiliki
arti...
A.
Negara yang memiliki lautan paling luas di dunia
B.
Negara yang memiliki tingkat keanekaragaman makhluk hidup yang sangat tinggi
C.
Negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia
D.
Negara yang bebas dari segala macam bencana alam
32. Faktor utama yang
menyebabkan wilayah tropis seperti Indonesia memiliki keanekaragaman hayati
yang jauh lebih tinggi daripada daerah kutub adalah...
A.
Daerah tropis selalu tertutup salju tebal
B.
Mendapat sinar matahari dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun
C.
Memiliki banyak pabrik industri modern
D.
Luas daratannya lebih sempit daripada wilayah lautan
33. Garis khayalan yang
memisahkan jenis fauna Indonesia bagian Barat (Asiatis) dengan fauna wilayah
Tengah (Peralihan) dinamakan...
A.
Garis Weber
B.
Garis Wallace
C.
Garis Khatulistiwa
D.
Garis Bujur
34. Di bawah ini yang
termasuk dalam kelompok hewan khas tipe Australis yang berada di wilayah Indonesia
bagian timur adalah...
A.
Gajah Sumatra, Harimau, dan Orangutan
B.
Komodo, Anoa, dan Burung Maleo
C.
Burung Cenderawasih, Kanguru Pohon, dan Kakatua Seram
D.
Badak Jawa, Bekantan, dan Jalak Bali
35. Hewan endemik adalah
istilah yang digunakan untuk menyebutkan hewan yang...
A.
Bisa hidup di dua alam berbeda
B.
Hanya ditemukan hidup alami di suatu wilayah tertentu saja dan tidak ada di
tempat lain
C.
Berfungsi sebagai pemakan segalanya
D.
Sudah dikloning di dalam laboratorium
36. Usaha perlindungan hewan
dan tumbuhan langka yang dilakukan langsung di dalam habitat asli asalnya
disebut metode...
A.
Konservasi Ex-situ
B.
Konservasi In-situ
C.
Domestikasi hewan
D.
Ekstraksi biologi
37. Taman Nasional Ujung
Kulon yang berada di Provinsi Banten didirikan secara khusus untuk melindungi
satwa langka terancam punah yaitu...
A.
Orangutan Sumatra
B.
Badak Bercula Satu (Badak Jawa)
C.
Harimau Jawa
D.
Burung Elang Jawa
38. Berikut ini
merupakan contoh bentuk pelaksanaan konservasi keanekaragaman hayati secara Ex-situ
yang benar adalah...
A.
Cagar Alam Pananjung Pangandaran
B.
Taman Nasional Komodo
C.
Kebun Raya Bogor dan Kebun Binatang Ragunan
D.
Hutan Lindung Gunung Gede
39. [HOTS] Mengapa
hilangnya keanekaragaman hayati (kepunahan massal spesies hutan) dianggap sebagai
ancaman serius bagi ketahanan kesehatan umat manusia di masa depan?
A.
Manusia tidak bisa lagi menonton sirkus hewan
B.
Banyak bahan obat-obatan modern yang formulanya berasal dari senyawa alami
tumbuhan hutan yang belum sempat diteliti manusia
C.
Hewan hutan akan keluar menyerang perkampungan warga secara massal
D.
Manusia akan kehabisan bahan pakaian sutra
40. [HOTS] Perhatikan
narasi berikut: 'Pulau Bali memiliki subak sebagai sistem irigasi tradisional
berbasis filosofi Tri Hita Karana yang menjaga hubungan manusia, sesama, dan
alam.' Ditinjau dari sudut pandang ekologi modern, kearifan lokal seperti subak
ini sangat penting karena...
A.
Meningkatkan penjualan tiket wisata turis asing
B.
Memaksa petani bekerja tanpa menggunakan alat mesin modern
C.
Mengatur pembagian air secara adil dan berkala guna menjaga kestabilan rantai
makanan serta kelestarian ekosistem sawah
D.
Membuat padi tumbuh berwarna-warni
F.
Kunci dan Pembahasan
No. 1 - Jawaban: B
Pembahasan: Lingkungan didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berada
di luar individu atau makhluk hidup yang memengaruhi kehidupannya.
No. 2 - Jawaban: B
Pembahasan: Komponen biotik mencakup semua makhluk hidup yang ada di
dalam lingkungan, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme.
No. 3 - Jawaban: B
Pembahasan: Komponen abiotik adalah komponen berupa benda mati, contohnya
air, tanah, udara, cahaya matahari, batu, dan suhu.
No. 4 - Jawaban: B
Pembahasan: Daun berbentuk duri pada kaktus merupakan adaptasi morfologi
untuk meminimalkan luas permukaan daun sehingga mengurangi penguapan air di
lingkungan gersang.
No. 5 - Jawaban: B
Pembahasan: Rambut tebal dan lapisan lemak berfungsi sebagai isolator
alami tubuh beruang agar suhu tubuh tetap hangat di lingkungan beriklim sangat
dingin.
No. 6 - Jawaban: C
Pembahasan: Data menunjukkan pertumbuhan terbaik di Pot 2 (18 cm). Pada
Pot 3 dengan pupuk terlalu banyak, tinggi tanaman justru menurun (12 cm) dan
mengalami gejala menguning, artinya kelebihan nutrisi kimia dapat meracuni
tumbuhan.
No. 7 - Jawaban: B
Pembahasan: Cahaya matahari diserap oleh klorofil pada daun untuk
mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen melalui
fotosintesis.
No. 8 - Jawaban: B
Pembahasan: Cacing tanah bernapas menggunakan permukaan kulitnya yang
basah dan lendir (kutikula). Jika kulitnya kering akibat tanah gersang dan
panas, proses pertukaran gas oksigen terhenti dan cacing mati lemas.
No. 9 - Jawaban: C
Pembahasan: Etiolasi adalah pertumbuhan sel tumbuhan yang sangat cepat di
tempat gelap karena tidak adanya hambatan dari hormon auksin oleh cahaya, namun
tanaman menjadi pucat (klorosis).
No. 10 - Jawaban: C
Pembahasan: Tanah merupakan medium tumbuh bagi tanaman yang menyediakan
air, udara, serta zat hara/mineral penting bagi pertumbuhan tumbuhan.
No. 11 - Jawaban: C
Pembahasan: Ekosistem adalah kesatuan fungsional antara makhluk hidup
dengan lingkungan abiotiknya yang saling berinteraksi membentuk keseimbangan.
No. 12 - Jawaban: B
Pembahasan: Mutualisme berasal dari kata mutual yang berarti
bersama-sama, di mana kedua organisme yang berhubungan mendapatkan dampak
positif atau keuntungan.
No. 13 - Jawaban: B
Pembahasan: Anggrek untung mendapat tempat tumbuh, pohon mangga tidak
rugi dan tidak untung (komensalisme). Kutu dan benalu adalah parasitisme,
jalak-kerbau adalah mutualisme.
No. 14 - Jawaban: A
Pembahasan: Produsen merupakan organisme autotrof (tumbuhan hijau) yang
dapat mengubah energi cahaya menjadi energi kimia berupa makanan sendiri.
No. 15 - Jawaban: B
Pembahasan: Rumput (Produsen), Belalang (Konsumen I), Katak (Konsumen
II), Ular (Konsumen III), Elang (Konsumen IV/Puncak).
No. 16 - Jawaban: C
Pembahasan: Ikan nila adalah pemakan ganggang hijau dan makanan bagi
bangau. Jika ikan nila musnah, ganggang hijau melonjak karena tidak ada
pemangsa, sedangkan bangau menurun karena kehilangan makanan.
No. 17 - Jawaban: B
Pembahasan: Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari rantai-rantai
makanan yang saling berhubungan karena satu jenis produsen/konsumen bisa
dimakan/memakan lebih dari satu jenis organisme.
No. 18 - Jawaban: C
Pembahasan: Dekomposer (seperti bakteri dan jamur saprofit) merombak
bahan organik kompleks dari makhluk hidup mati menjadi zat anorganik sederhana.
No. 19 - Jawaban: B
Pembahasan: Hanya sekitar 10% energi dari satu tingkatan trofik yang
dapat diteruskan ke tingkatan trofik berikutnya dalam rantai makanan, sisanya
terbuang sebagai panas dan metabolisme.
No. 20 - Jawaban: C
Pembahasan: Predasi adalah bentuk interaksi makan dan dimakan di mana
satu organisme memburu dan memakan organisme lainnya (harimau = predator, rusa
= mangsa).
No. 21 - Jawaban: B
Pembahasan: Reboisasi membantu mengembalikan fungsi hutan sebagai
penyerap air, penghasil oksigen, dan habitat satwa liar.
No. 22 - Jawaban: B
Pembahasan: Limbah kimia detergen merusak insang ikan dan memicu
eutrofikasi yang menghabiskan pasokan oksigen terlarut di dalam air sungai.
No. 23 - Jawaban: B
Pembahasan: Plastik bersifat anorganik dan tidak dapat hancur secara
alami dalam waktu singkat. Akibatnya, sampah plastik menumpuk dan menyumbat
aliran air.
No. 24 - Jawaban: A
Pembahasan: Reduce berarti mengurangi timbulan sampah sejak awal. Membawa
wadah minum guna ulang secara langsung memotong konsumsi plastik sekali pakai.
No. 25 - Jawaban: B
Pembahasan: Proses ini dinamakan biomagnifikasi atau pemekatan hayati.
Racun kimia yang diserap hama/tikus terakumulasi dalam konsentrasi yang jauh
lebih tinggi di tubuh konsumen puncak (predator).
No. 26 - Jawaban: B
Pembahasan: Karbon dioksida (CO2) memicu efek rumah kaca,
sedangkan Karbon monoksida (CO) bersifat racun berisiko mengikat hemoglobin
darah manusia.
No. 27 - Jawaban: C
Pembahasan: Sampah organik dapur mudah diuraikan oleh mikroorganisme
tanah, sehingga menjadikannya kompos adalah solusi daur ulang nutrien yang
ideal.
No. 28 - Jawaban: B
Pembahasan: Biopori mengaktifkan fauna tanah untuk membuat rongga-rongga
udara alami yang mempercepat penyerapan air permukaan ke dalam air tanah.
No. 29 - Jawaban: A
Pembahasan: Hutan bertindak sebagai ros karbon (carbon sink). Pembakaran
hutan melepas miliaran ton karbon ke atmosfer, memicu krisis iklim global serta
menghancurkan plasma nutfah satwa.
No. 30 - Jawaban: B
Pembahasan: Bahan kimia surfaktan dalam sabun merusak lapisan pelindung
kulit dan organ pernapasan biota akuatik.
No. 31 - Jawaban: B
Pembahasan: Megabiodiversitas merujuk pada wilayah geopolitik yang
menampung mayoritas spesies bumi dan memiliki keanekaragaman genetik, spesies,
serta ekosistem yang luar biasa tinggi.
No. 32 - Jawaban: B
Pembahasan: Iklim tropis menyediakan stabilitas energi matahari dan
kelembapan air yang memicu produktivitas primer ekosistem hutan hujan tropis
berjalan maksimal.
No. 33 - Jawaban: B
Pembahasan: Garis Wallace memanjang dari Selat Lombok hingga Selat
Makassar, memisahkan fauna tipe oriental/Asiatis dengan tipe
transisi/Peralihan.
No. 34 - Jawaban: C
Pembahasan: Papua dan pulau sekitarnya masuk zona Australis dengan ciri
khas burung berbulu indah cerah serta mamalia berkantung kecil mirip fauna
benua Australia.
No. 35 - Jawaban: B
Pembahasan: Endemisme mengacu pada sebaran spesies yang terbatas secara
geografis pada satu area spesifik di bumi (misal: Komodo hanya endemik di NTT).
No. 36 - Jawaban: B
Pembahasan: In-situ artinya di dalam situs/lokasi asli. Strategi ini
membiarkan proses evolusi dan dinamika ekosistem satwa berjalan alami di
habitatnya.
No. 37 - Jawaban: B
Pembahasan: TN Ujung Kulon merupakan benteng pertahanan terakhir bagi
populasi badak jawa (Rhinoceros sondaicus) yang berstatus kritis.
No. 38 - Jawaban: C
Pembahasan: Ex-situ artinya di luar lokasi asli. Kebun raya dan kebun
binatang mengoleksi materi genetik hidup yang dipindahkan dari alam luar untuk
tujuan edukasi dan penangkaran.
No. 39 - Jawaban: B
Pembahasan: Hutan tropis adalah apotek raksasa dunia. Kepunahan spesies
tanaman berarti hilangnya kesempatan manusia menemukan senyawa aktif baru untuk
mengobati penyakit kronis.
No. 40 - Jawaban: C
Pembahasan: Kearifan lokal subak mengintegrasikan pengelolaan sumber daya
air secara kolektif berwawasan lingkungan, mencegah degradasi lahan, dan
mempertahankan diversitas hayati agroekosistem sawah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar