Senin, 25 Mei 2026

EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA

 A. Bagaimana Pengaruh Lingkungan terhadap Suatu Organisme?

Tahukah kamu mengapa kita tidak pernah melihat beruang kutub hidup bebas di hutan tropis Indonesia? Atau mengapa pohon kaktus bisa tumbuh subur di gurun yang kering, tetapi akan membusuk jika ditanam di tanah yang terus-menerus basah? Jawabannya adalah karena setiap makhluk hidup (organisme) sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggalnya.

Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup. Lingkungan terdiri dari dua komponen utama, yaitu komponen biotik (makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan, dan bakteri) dan komponen abiotik (benda mati seperti air, tanah, udara, cahaya matahari, dan suhu).

Bagaimana benda-benda mati (abiotik) ini memengaruhi makhluk hidup? Mari kita lihat cirinya:

·         1. Cahaya Matahari: Tumbuhan membutuhkan cahaya untuk memasak makanan (fotosintesis). Tanpa cahaya, tumbuhan akan kurus, pucat, lalu mati. Hewan dan manusia juga butuh matahari untuk menghangatkan tubuh dan membantu pembentukan vitamin D.

·         2. Suhu: Suhu lingkungan menentukan jenis makhluk hidup yang bisa bertahan. Hewan di kutub memiliki rambut tebal agar tidak kedinginan. Sedangkan hewan di gurun memiliki cara khusus agar tidak kepanasan.

·         3. Air: Air adalah sumber kehidupan. Semua makhluk hidup membutuhkan air untuk minum dan proses tubuh. Jika suatu tempat kekurangan air, maka hanya tumbuhan tertentu seperti kaktus yang bisa bertahan hidup.

Menganalisis Pengaruh Lingkungan Berdasarkan Data

Mari kita belajar menjadi seorang ilmuwan cilik dengan mengamati data hasil eksperimen pertumbuhan dua tanaman kacang hijau selama 5 hari di bawah ini:

Hari Ke-

Tinggi Tanaman A (Cahaya Terang)

Tinggi Tanaman B (Tempat Gelap)

Hari 1

0.5 cm

1.0 cm

Hari 3

2.5 cm

5.0 cm

Hari 5

5.0 cm

11.5 cm

 

[Analisis Data]: Berdasarkan data di atas, tanaman B di tempat gelap tumbuh jauh lebih cepat dan tinggi (11.5 cm) dibandingkan tanaman A di tempat terang (5.0 cm). Mengapa begitu? Fenomena ini disebut etiolasi. Ketika kekurangan cahaya matahari, tumbuhan akan memanjangkan batangnya dengan sangat cepat demi mencari cahaya. Namun, tanaman B ini sebenarnya tidak sehat. Batangnya akan kurus, rapuh, dan daunnya berwarna kuning pucat karena tidak bisa berfotosintesis. Sebaliknya, tanaman A tumbuh lebih pendek namun batangnya kokoh dan daunnya hijau segar. Data ini membuktikan bahwa cahaya matahari sangat memengaruhi pertumbuhan fisik suatu organisme.

B. Bagaimanakah Interaksi antara Komponen Penyusun Ekosistem?

Di dalam sebuah ekosistem, tidak ada makhluk hidup yang bisa hidup sendirian. Semuanya saling berhubungan dan berinteraksi. Ekosistem sendiri adalah kesatuan interaksi yang seimbang antara komponen biotik dan komponen abiotik di suatu tempat.

1. Simbiosis (Hubungan Khas Antar-makhluk Hidup)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat tiga jenis hubungan khas (simbiosis) berikut:

·         - Simbiosis Mutualisme: Hubungan yang saling menguntungkan kedua pihak. Contoh: Kupu-kupu dan bunga. Kupu-kupu mendapatkan nektar (makanan) dari bunga, dan bunga terbantu proses penyerbukannya oleh kupu-kupu.

·         - Simbiosis Komensalisme: Hubungan di mana satu pihak untung, sedangkan pihak lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Contoh: Tanaman anggrek yang menempel di pohon mangga. Anggrek untung karena mendapat tempat tinggi untuk menyerap cahaya matahari, sedangkan pohon mangga tidak terganggu sama sekali.

·         - Simbiosis Parasitisme: Hubungan di mana satu pihak mendapat untung, tetapi pihak lain dirugikan. Contoh: Nyamuk yang menggigit kulit manusia. Nyamuk untung karena mendapat darah sebagai makanan, sedangkan manusia rugi karena gatal dan bisa tertular penyakit.

2. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Salah satu interaksi paling utama dalam ekosistem adalah peristiwa makan dan dimakan yang disebut Rantai Makanan. Mari kita buat satu contoh rantai makanan yang ada di ekosistem sawah sekolah kita:

Padi (Produsen) -> Belalang (Konsumen I) -> Katak (Konsumen II) -> Ular Sawah (Konsumen III) -> Jamur/Bakteri (Pengurai)

Penjelasan: Padi berperan sebagai produsen karena bisa membuat makanan sendiri. Belalang adalah hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang memakan padi. Katak memakan belalang, ular memakan katak. Ketika ular mati, tubuhnya akan diuraikan oleh jamur/bakteri kembali ke dalam tanah menjadi pupuk alami.

Di alam nyata, rantai-rantai makanan ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling bercabang dan bergabung membentuk jaring yang rumit bernama Jaring-Jaring Makanan. Hal ini terjadi karena satu jenis hewan bisa memakan beberapa jenis makanan yang berbeda.

[HOTS] Analisis Dampak Perubahan Populasi dalam Jaring Makanan

Mari kita berpikir kritis: Apa yang akan terjadi pada ekosistem sawah jika para petani memburu dan membasmi seluruh populasi Ular Sawah karena takut digigit?

·         Populasi Katak akan melonjak sangat banyak (meledak) karena tidak ada lagi ular yang memakan mereka.

·         Karena jumlah katak terlalu banyak, mereka akan memakan Belalang secara besar-besaran. Akibatnya, populasi belalang akan menurun drastis atau habis.

·         Jika belalang habis, katak akan kekurangan makanan dan lama-kelamaan ikut mati kelaparan. Keseimbangan ekosistem sawah menjadi rusak total hanya karena satu komponen (ular) dihilangkan. Ini membuktikan bahwa setiap makhluk hidup sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup lainnya.

C. Bagaimanakah Pengaruh Manusia terhadap Ekosistem?

Manusia adalah makhluk hidup yang paling cerdas di bumi. Dengan kecerdasannya, manusia bisa mengubah lingkungan dengan cepat. Pengaruh manusia terhadap ekosistem bisa berupa hal yang baik (positif) maupun hal yang merusak (negatif).

1. Dampak Negatif Aktivitas Manusia

·         - Penebangan hutan secara liar (Deforestasi) untuk membuka lahan perkebunan atau perumahan. Hal ini membuat hewan-hewan kehilangan rumah dan sumber makanan.

·         - Pencemaran Lingkungan (Polusi), seperti membuang limbah pabrik ke sungai, membakar sampah plastik yang mengotori udara, serta menggunakan pupuk kimia berlebihan yang merusak kesuburan tanah.

·         - Perburuan liar satwa langka yang dapat menyebabkan kepunahan hewan khas Indonesia.

2. Masalah Lingkungan di Sekitar Kita dan Solusinya

Mari kita amati lingkungan di sekitar sekolah atau rumah kita sendiri. Salah satu masalah terbesar saat ini adalah penumpukan Sampah Plastik dan Banjir saat musim hujan.

Penyebab Masalah: Warga sering membuang sampah plastik sembarangan ke dalam selokan atau got. Sampah plastik tidak bisa membusuk atau hancur di dalam air. Akibatnya, aliran got tersumbat. Ketika hujan lebat turun, air got meluap dan membanjiri jalanan serta halaman sekolah.

Nah, sebagai siswa kreatif, kita bisa melakukan aksi nyata:Ide Solusi yang Bisa Kita Lakukan:

·         Menerapkan gerakan 3R (Reduce: mengurangi pemakaian plastik, Reuse: menggunakan kembali botol plastik bekas, Recycle: mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan).

·         Mengadakan kegiatan kerja bakti bersama teman sekelas untuk membersihkan selokan sekolah setiap satu bulan sekali.

·         Membuat lubang biopori (lubang resapan air) di halaman sekolah agar air hujan cepat masuk ke dalam tanah dan tidak menggenang.

D. Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Konservasinya

Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah keanekaragaman atau variasi makhluk hidup yang ada di suatu wilayah. Indonesia adalah negara yang sangat kaya! Negara kita sering dijuluki sebagai negara Megabiodiversitas karena memiliki jumlah spesies tumbuhan dan hewan terbesar kedua di dunia setelah Brasil.

1. Mengapa Keanekaragaman Hayati Indonesia Berbeda?

Indonesia terletak di daerah tropis yang selalu mendapat cahaya matahari dan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Hal ini membuat hutan hujan tropis kita tumbuh sangat lebat dan menjadi rumah yang nyaman bagi jutaan jenis makhluk hidup. Berbeda dengan daerah kutub yang dingin atau gurun yang gersang, jumlah jenis makhluk hidup di sana sangat sedikit.

Selain itu, wilayah Indonesia dibagi oleh dua garis khayalan kebun binatang alami, yaitu Garis Wallace dan Garis Weber. Hal ini membagi hewan Indonesia menjadi tiga wilayah unik:

·         - Tipe Asiatis (Barat): Hewannya mirip hewan Asia, berbadan besar, dan menyusui. Contoh: Gajah Sumatra, Orangutan, Badak Bercula Satu.

·         - Tipe Peralihan (Tengah): Hewan asli endemik Indonesia yang tidak ada di tempat lain di dunia. Contoh: Komodo, Anoa, Burung Maleo.

·         - Tipe Australis (Timur): Hewannya mirip hewan Australia, berukuran lebih kecil, memiliki kantung, atau burung berbulu indah. Contoh: Kanguru pohon, Burung Cenderawasih, Burung Kakatua.

2. Mengapa Konservasi Penting dan Apa Solusinya?

Saat ini, keanekaragaman hayati kita sedang terancam punah akibat kebakaran hutan, penebangan liar, dan perburuan. Mengapa kita harus melindunginya melalui kegiatan Konservasi (perlindungan alam)?

·         - Hutan adalah paru-paru dunia yang menghasilkan oksigen untuk kita bernapas.

·         - Banyak tumbuhan hutan yang berkhasiat sebagai obat penyembuh berbagai penyakit manusia.

·         - Menjaga rantai makanan agar ekosistem tetap seimbang sehingga manusia terhindar dari bencana seperti wabah hama atau kekeringan.

Solusi Nyata Konservasi Makhluk Hidup:

·         a. Konservasi In-Situ: Melindungi hewan dan tumbuhan langka langsung di dalam habitat asli tempat tinggalnya. Contoh: Taman Nasional Komodo (Nusa Tenggara Timur) untuk melindungi komodo, Taman Nasional Ujung Kulon (Banten) untuk badak bercula satu.

·         b. Konservasi Ex-Situ: Melindungi dan menangkarkan makhluk hidup langka di luar habitat aslinya karena tempat asalnya sudah rusak atau berbahaya. Contoh: Kebun Raya Bogor (untuk mengoleksi berbagai tumbuhan langka), Kebun Binatang, dan tempat penangkaran penyu.

E. Ujian Sumatif

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

1. Segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup dan memengaruhi kelangsungan hidupnya disebut...

A. Ekosistem

B. Lingkungan

C. Habitat

D. Populasi

2. Komponen lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup dinamakan komponen...

A. Abiotik

B. Biotik

C. Organik

D. Atmosfer

3. Di bawah ini yang termasuk dalam kelompok komponen abiotik dalam suatu ekosistem adalah...

A. Rumput, jamur, dan cacing

B. Air, tanah, dan cahaya matahari

C. Bakteri, udara, dan kerikil

D. Ikan, lumut, dan air suhu

4. Tanaman kaktus dapat tumbuh subur di padang gurun yang sangat kering karena memiliki daun berbentuk duri. Bentuk daun ini berfungsi untuk...

A. Mempercepat proses penguapan air

B. Mengurangi penguapan air di dalam tubuhnya

C. Menyerap cahaya matahari sebanyak-banyaknya

D. Mengusir hewan yang ingin memakan buahnya

5. Hewan yang hidup di daerah Kutub Utara seperti beruang kutub memiliki lapisan lemak yang tebal dan rambut yang lebat. Hal ini merupakan bentuk pengaruh lingkungan berupa...

A. Curah hujan yang tinggi

B. Suhu udara yang sangat dingin

C. Tekanan udara yang rendah

D. Angin yang bertiup kencang

6. [HOTS] Perhatikan data tinggi tanaman jagung yang diberi pupuk dengan dosis berbeda selama 2 minggu berikut:
- Pot 1 (Tanpa pupuk): 10 cm
- Pot 2 (Pupuk 5 gram): 18 cm
- Pot 3 (Pupuk 20 gram): 12 cm (daun sedikit kuning)
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data eksperimen di atas adalah...

A. Semakin banyak pupuk yang diberikan, tanaman pasti tumbuh semakin tinggi

B. Pupuk tidak berpengaruh sama sekali terhadap pertumbuhan jagung

C. Pemberian pupuk ada dosis optimumnya; jika terlalu banyak justru menghambat pertumbuhan

D. Pot 1 adalah tanaman yang paling sehat karena tumbuh alami tanpa zat kimia

7. Tumbuhan hijau memerlukan cahaya matahari untuk kelangsungan hidupnya. Pengaruh langsung cahaya matahari bagi tumbuhan adalah untuk...

A. Proses penyerapan air oleh akar

B. Melakukan proses fotosintesis (membuat makanan)

C. Mempercepat pengguguran daun tua

D. Menarik kedatangan serangga penyerbuk

8. [HOTS] Di sebuah laboratorium sekolah, siswa mengamati dua kelompok cacing tanah. Kelompok X diletakkan di tanah yang basah/lembap, sedangkan Kelompok Y diletakkan di atas tanah yang kering dan terkena terik matahari. Setelah beberapa jam, cacing pada kelompok Y mati. Penyebab utama kematian cacing Y adalah...

A. Cacing Y tidak bisa melihat karena silau

B. Kulit cacing Y mengering sehingga tidak bisa bernapas

C. Tanah kering mengandung terlalu banyak oksigen

D. Cacing Y bertengkar memperebutkan tempat bertelur

9. Gejala pertumbuhan tanaman yang tumbuh sangat cepat di tempat gelap tetapi kondisi fisiknya lemah, kurus, dan daunnya pucat disebut...

A. Fotosintesis

B. Respirasi

C. Etiolasi

D. Adaptasi

10. Komponen abiotik yang sangat menentukan jenis tumbuhan yang dapat hidup di suatu daerah berdasarkan kandungan zat hara dan mineralnya adalah...

A. Udara

B. Air

C. Tanah

D. Suhu

11. Hubungan timbal balik antara komponen biotik (makhluk hidup) dengan komponen abiotik (benda mati) di suatu lingkungan membentuk suatu sistem bernama...

A. Habitat

B. Komunitas

C. Ekosistem

D. Biosfer

12. Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang bersifat...

A. Satu pihak untung, pihak lain rugi

B. Kedua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan

C. Satu pihak untung, pihak lain tidak terpengaruh

D. Kedua belah pihak sama-sama menderita kerugian

13. Contoh hubungan simbiosis komensalisme dalam kehidupan sehari-hari yang benar adalah...

A. Kutu yang hidup di rambut kepala manusia

B. Tanaman anggrek yang tumbuh menempel pada batang pohon mangga

C. Benalu yang mengisap sari makanan dari pohon inangnya

D. Burung jalak yang memakan kutu di punggung kerbau

14. Dalam suatu rantai makanan, makhluk hidup yang mampu memproduksi makanannya sendiri melalui fotosintesis berkedudukan sebagai...

A. Produsen

B. Konsumen I

C. Konsumen II

D. Pengurai

15. Perhatikan jalur rantai makanan berikut: Rumput -> Belalang -> Katak -> Ular -> Elang. Makhluk hidup yang berperan sebagai Konsumen Tingkat II (Konsumen Sekunder) adalah...

A. Belalang

B. Katak

C. Ular

D. Elang

16. [HOTS] Di sebuah kolam ekosistem, terdapat ganggang hijau, ikan nila kecil, burung bangau, dan zat pengurai. Akibat limbah beracun, seluruh populasi ikan nila kecil mati mendadak. Dampak berantai yang langsung terjadi pada ekosistem kolam tersebut adalah...

A. Populasi ganggang hijau akan menurun drastis

B. Populasi burung bangau akan meningkat pesat

C. Populasi ganggang hijau meningkat tajam karena tidak ada yang memakan

D. Zat pengurai akan berhenti bekerja total

17. Kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dan tumpang tindih di dalam satu ekosistem disebut...

A. Piramida ekologi

B. Jaring-jaring makanan

C. Siklus energi

D. Komunitas biotik

18. Organisme yang berfungsi menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati menjadi zat hara tanah kembali dinamakan...

A. Herbivora

B. Karnivora

C. Dekomposer (Pengurai)

D. Omnivora

19. [HOTS] Mengapa energi yang mengalir di dalam rantai makanan semakin ke tingkat atas (konsumen puncak) jumlahnya justru semakin sedikit?

A. Karena konsumen puncak berukuran tubuh kecil

B. Sebagian besar energi hilang sebagai panas tubuh, aktivitas hidup, dan zat sisa di setiap tingkat sebelum diteruskan

C. Karena produsen menyembunyikan energinya di dalam akar

D. Konsumen tingkat atas malas makan

20. Hubungan antara harimau dan rusa di hutan merupakan contoh interaksi jenis...

A. Simbiosis

B. Kompetisi

C. Predasi

D. Netralisme

21. Aktivitas manusia di bawah ini yang dapat memberikan dampak positif dan menjaga kelestarian ekosistem hutan adalah...

A. Melakukan penebangan hutan secara liar

B. Melakukan reboisasi (penanaman kembali hutan gundul)

C. Membuka hutan menjadi lahan kelapa sawit besar-besaran

D. Membakar semak-semak hutan untuk berburu hewan

22. Pencemaran air sungai yang disebabkan oleh pembuangan limbah detergen rumah tangga secara berlebihan dapat mengakibatkan...

A. Air sungai menjadi semakin jernih dan sehat

B. Ikan-ikan dan biota air mati karena kekurangan oksigen

C. Tumbuhan air mati seluruhnya karena tanah subur

D. Jumlah air sungai meningkat drastis

23. Penumpukan sampah plastik di selokan sekolah memicu timbulnya banjir karena...

A. Plastik menyerap semua air hujan

B. Plastik menyumbat saluran air sehingga air meluap keluar got

C. Plastik berubah menjadi air banjir

D. Plastik mengundang datangnya tikus got

24. Prinsip 'Reduce' dalam pengelolaan sampah plastik di sekolah ditunjukkan oleh tindakan...

A. Membawa botol minum sendiri dari rumah untuk mengurangi pembelian air kemasan plastik

B. Membuat kerajinan bunga dari botol plastik bekas

C. Mengumpulkan plastik untuk dijual ke bank sampah

D. Membakar kemasan plastik jajanan di belakang kelas

25. [HOTS] Di sebuah desa, petani menggunakan pestisida kimia dalam jumlah yang sangat berlebihan untuk membasmi hama tanaman padi. Beberapa bulan kemudian, populasi burung hantu pemakan tikus di sekitar desa tersebut punah. Peristiwa punahnya burung hantu ini terjadi karena...

A. Burung hantu bosan memakan tikus sawah

B. Terjadinya akumulasi racun pestisida di dalam tubuh tikus yang kemudian memacuni burung hantu saat dimakan (Biomagnifikasi)

C. Tikus sawah menyerang burung hantu berkelompok

D. Pestisida membuat bulu burung hantu rontok

26. Gas buang hasil pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor dan industri pabrik yang menyebabkan polusi udara paling tinggi adalah...

A. Oksigen

B. Karbon monoksida dan Karbon dioksida

C. Nitrogen murni

D. Uap air

27. Upaya yang paling ramah lingkungan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah organik dapur (seperti sisa sayuran dan buah) adalah...

A. Membuangnya ke aliran sungai terdekat

B. Menguburnya di dalam aspal jalan raya

C. Mengolahnya menjadi pupuk kompos berguna

D. Membakarnya di dalam ruangan tertutup

28. Pembuatan lubang resapan biopori di area halaman sekolah sangat bermanfaat untuk...

A. Menyimpan tempat pembuangan sampah plastik

B. Meningkatkan daya resapan air hujan ke dalam tanah guna mencegah banjir

C. Memelihara cacing tanah agar berukuran raksasa

D. Memudahkan pembuangan limbah kimia laboratorium

29. [HOTS] Pembukaan lahan hutan berskala masif dengan metode tebang habis dan bakar (slash and burn) sering kali memicu bencana kabut asap lintas negara. Dampak buruk jangka panjang peristiwa tersebut bagi ekosistem global adalah...

A. Mempercepat kepunahan satwa endemik dan meningkatkan pemanasan global akibat hilangnya penyerap CO2

B. Menurunkan suhu bumi menjadi dingin

C. Menyuburkan tanaman padi di negara tetangga

D. Memperbanyak pasokan air bersih dunia

30. Tindakan mencuci kendaraan bermotor di tepi aliran sungai dengan sabun cuci detergen keras merupakan pelanggaran lingkungan karena...

A. Menghabiskan volume air sungai

B. Merusak kualitas air sungai dan mengancam kehidupan organisme air

C. Membuat mobil menjadi terlalu bersih

D. Menghalangi jalannya perahu nelayan

31. Indonesia mendapat julukan sebagai negara 'Megabiodiversitas' dunia. Istilah tersebut memiliki arti...

A. Negara yang memiliki lautan paling luas di dunia

B. Negara yang memiliki tingkat keanekaragaman makhluk hidup yang sangat tinggi

C. Negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia

D. Negara yang bebas dari segala macam bencana alam

32. Faktor utama yang menyebabkan wilayah tropis seperti Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang jauh lebih tinggi daripada daerah kutub adalah...

A. Daerah tropis selalu tertutup salju tebal

B. Mendapat sinar matahari dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun

C. Memiliki banyak pabrik industri modern

D. Luas daratannya lebih sempit daripada wilayah lautan

33. Garis khayalan yang memisahkan jenis fauna Indonesia bagian Barat (Asiatis) dengan fauna wilayah Tengah (Peralihan) dinamakan...

A. Garis Weber

B. Garis Wallace

C. Garis Khatulistiwa

D. Garis Bujur

34. Di bawah ini yang termasuk dalam kelompok hewan khas tipe Australis yang berada di wilayah Indonesia bagian timur adalah...

A. Gajah Sumatra, Harimau, dan Orangutan

B. Komodo, Anoa, dan Burung Maleo

C. Burung Cenderawasih, Kanguru Pohon, dan Kakatua Seram

D. Badak Jawa, Bekantan, dan Jalak Bali

35. Hewan endemik adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan hewan yang...

A. Bisa hidup di dua alam berbeda

B. Hanya ditemukan hidup alami di suatu wilayah tertentu saja dan tidak ada di tempat lain

C. Berfungsi sebagai pemakan segalanya

D. Sudah dikloning di dalam laboratorium

36. Usaha perlindungan hewan dan tumbuhan langka yang dilakukan langsung di dalam habitat asli asalnya disebut metode...

A. Konservasi Ex-situ

B. Konservasi In-situ

C. Domestikasi hewan

D. Ekstraksi biologi

37. Taman Nasional Ujung Kulon yang berada di Provinsi Banten didirikan secara khusus untuk melindungi satwa langka terancam punah yaitu...

A. Orangutan Sumatra

B. Badak Bercula Satu (Badak Jawa)

C. Harimau Jawa

D. Burung Elang Jawa

38. Berikut ini merupakan contoh bentuk pelaksanaan konservasi keanekaragaman hayati secara Ex-situ yang benar adalah...

A. Cagar Alam Pananjung Pangandaran

B. Taman Nasional Komodo

C. Kebun Raya Bogor dan Kebun Binatang Ragunan

D. Hutan Lindung Gunung Gede

39. [HOTS] Mengapa hilangnya keanekaragaman hayati (kepunahan massal spesies hutan) dianggap sebagai ancaman serius bagi ketahanan kesehatan umat manusia di masa depan?

A. Manusia tidak bisa lagi menonton sirkus hewan

B. Banyak bahan obat-obatan modern yang formulanya berasal dari senyawa alami tumbuhan hutan yang belum sempat diteliti manusia

C. Hewan hutan akan keluar menyerang perkampungan warga secara massal

D. Manusia akan kehabisan bahan pakaian sutra

40. [HOTS] Perhatikan narasi berikut: 'Pulau Bali memiliki subak sebagai sistem irigasi tradisional berbasis filosofi Tri Hita Karana yang menjaga hubungan manusia, sesama, dan alam.' Ditinjau dari sudut pandang ekologi modern, kearifan lokal seperti subak ini sangat penting karena...

A. Meningkatkan penjualan tiket wisata turis asing

B. Memaksa petani bekerja tanpa menggunakan alat mesin modern

C. Mengatur pembagian air secara adil dan berkala guna menjaga kestabilan rantai makanan serta kelestarian ekosistem sawah

D. Membuat padi tumbuh berwarna-warni

F. Kunci dan Pembahasan

No. 1 - Jawaban: B
Pembahasan:
Lingkungan didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berada di luar individu atau makhluk hidup yang memengaruhi kehidupannya.

No. 2 - Jawaban: B
Pembahasan:
Komponen biotik mencakup semua makhluk hidup yang ada di dalam lingkungan, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme.

No. 3 - Jawaban: B
Pembahasan:
Komponen abiotik adalah komponen berupa benda mati, contohnya air, tanah, udara, cahaya matahari, batu, dan suhu.

No. 4 - Jawaban: B
Pembahasan:
Daun berbentuk duri pada kaktus merupakan adaptasi morfologi untuk meminimalkan luas permukaan daun sehingga mengurangi penguapan air di lingkungan gersang.

No. 5 - Jawaban: B
Pembahasan:
Rambut tebal dan lapisan lemak berfungsi sebagai isolator alami tubuh beruang agar suhu tubuh tetap hangat di lingkungan beriklim sangat dingin.

No. 6 - Jawaban: C
Pembahasan:
Data menunjukkan pertumbuhan terbaik di Pot 2 (18 cm). Pada Pot 3 dengan pupuk terlalu banyak, tinggi tanaman justru menurun (12 cm) dan mengalami gejala menguning, artinya kelebihan nutrisi kimia dapat meracuni tumbuhan.

No. 7 - Jawaban: B
Pembahasan:
Cahaya matahari diserap oleh klorofil pada daun untuk mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen melalui fotosintesis.

No. 8 - Jawaban: B
Pembahasan:
Cacing tanah bernapas menggunakan permukaan kulitnya yang basah dan lendir (kutikula). Jika kulitnya kering akibat tanah gersang dan panas, proses pertukaran gas oksigen terhenti dan cacing mati lemas.

No. 9 - Jawaban: C
Pembahasan:
Etiolasi adalah pertumbuhan sel tumbuhan yang sangat cepat di tempat gelap karena tidak adanya hambatan dari hormon auksin oleh cahaya, namun tanaman menjadi pucat (klorosis).

No. 10 - Jawaban: C
Pembahasan:
Tanah merupakan medium tumbuh bagi tanaman yang menyediakan air, udara, serta zat hara/mineral penting bagi pertumbuhan tumbuhan.

No. 11 - Jawaban: C
Pembahasan:
Ekosistem adalah kesatuan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungan abiotiknya yang saling berinteraksi membentuk keseimbangan.

No. 12 - Jawaban: B
Pembahasan:
Mutualisme berasal dari kata mutual yang berarti bersama-sama, di mana kedua organisme yang berhubungan mendapatkan dampak positif atau keuntungan.

No. 13 - Jawaban: B
Pembahasan:
Anggrek untung mendapat tempat tumbuh, pohon mangga tidak rugi dan tidak untung (komensalisme). Kutu dan benalu adalah parasitisme, jalak-kerbau adalah mutualisme.

No. 14 - Jawaban: A
Pembahasan:
Produsen merupakan organisme autotrof (tumbuhan hijau) yang dapat mengubah energi cahaya menjadi energi kimia berupa makanan sendiri.

No. 15 - Jawaban: B
Pembahasan:
Rumput (Produsen), Belalang (Konsumen I), Katak (Konsumen II), Ular (Konsumen III), Elang (Konsumen IV/Puncak).

No. 16 - Jawaban: C
Pembahasan:
Ikan nila adalah pemakan ganggang hijau dan makanan bagi bangau. Jika ikan nila musnah, ganggang hijau melonjak karena tidak ada pemangsa, sedangkan bangau menurun karena kehilangan makanan.

No. 17 - Jawaban: B
Pembahasan:
Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari rantai-rantai makanan yang saling berhubungan karena satu jenis produsen/konsumen bisa dimakan/memakan lebih dari satu jenis organisme.

No. 18 - Jawaban: C
Pembahasan:
Dekomposer (seperti bakteri dan jamur saprofit) merombak bahan organik kompleks dari makhluk hidup mati menjadi zat anorganik sederhana.

No. 19 - Jawaban: B
Pembahasan:
Hanya sekitar 10% energi dari satu tingkatan trofik yang dapat diteruskan ke tingkatan trofik berikutnya dalam rantai makanan, sisanya terbuang sebagai panas dan metabolisme.

No. 20 - Jawaban: C
Pembahasan:
Predasi adalah bentuk interaksi makan dan dimakan di mana satu organisme memburu dan memakan organisme lainnya (harimau = predator, rusa = mangsa).

No. 21 - Jawaban: B
Pembahasan:
Reboisasi membantu mengembalikan fungsi hutan sebagai penyerap air, penghasil oksigen, dan habitat satwa liar.

No. 22 - Jawaban: B
Pembahasan:
Limbah kimia detergen merusak insang ikan dan memicu eutrofikasi yang menghabiskan pasokan oksigen terlarut di dalam air sungai.

No. 23 - Jawaban: B
Pembahasan:
Plastik bersifat anorganik dan tidak dapat hancur secara alami dalam waktu singkat. Akibatnya, sampah plastik menumpuk dan menyumbat aliran air.

No. 24 - Jawaban: A
Pembahasan:
Reduce berarti mengurangi timbulan sampah sejak awal. Membawa wadah minum guna ulang secara langsung memotong konsumsi plastik sekali pakai.

No. 25 - Jawaban: B
Pembahasan:
Proses ini dinamakan biomagnifikasi atau pemekatan hayati. Racun kimia yang diserap hama/tikus terakumulasi dalam konsentrasi yang jauh lebih tinggi di tubuh konsumen puncak (predator).

No. 26 - Jawaban: B
Pembahasan:
Karbon dioksida (CO2) memicu efek rumah kaca, sedangkan Karbon monoksida (CO) bersifat racun berisiko mengikat hemoglobin darah manusia.

No. 27 - Jawaban: C
Pembahasan:
Sampah organik dapur mudah diuraikan oleh mikroorganisme tanah, sehingga menjadikannya kompos adalah solusi daur ulang nutrien yang ideal.

No. 28 - Jawaban: B
Pembahasan:
Biopori mengaktifkan fauna tanah untuk membuat rongga-rongga udara alami yang mempercepat penyerapan air permukaan ke dalam air tanah.

No. 29 - Jawaban: A
Pembahasan:
Hutan bertindak sebagai ros karbon (carbon sink). Pembakaran hutan melepas miliaran ton karbon ke atmosfer, memicu krisis iklim global serta menghancurkan plasma nutfah satwa.

No. 30 - Jawaban: B
Pembahasan:
Bahan kimia surfaktan dalam sabun merusak lapisan pelindung kulit dan organ pernapasan biota akuatik.

No. 31 - Jawaban: B
Pembahasan:
Megabiodiversitas merujuk pada wilayah geopolitik yang menampung mayoritas spesies bumi dan memiliki keanekaragaman genetik, spesies, serta ekosistem yang luar biasa tinggi.

No. 32 - Jawaban: B
Pembahasan:
Iklim tropis menyediakan stabilitas energi matahari dan kelembapan air yang memicu produktivitas primer ekosistem hutan hujan tropis berjalan maksimal.

No. 33 - Jawaban: B
Pembahasan:
Garis Wallace memanjang dari Selat Lombok hingga Selat Makassar, memisahkan fauna tipe oriental/Asiatis dengan tipe transisi/Peralihan.

No. 34 - Jawaban: C
Pembahasan:
Papua dan pulau sekitarnya masuk zona Australis dengan ciri khas burung berbulu indah cerah serta mamalia berkantung kecil mirip fauna benua Australia.

No. 35 - Jawaban: B
Pembahasan:
Endemisme mengacu pada sebaran spesies yang terbatas secara geografis pada satu area spesifik di bumi (misal: Komodo hanya endemik di NTT).

No. 36 - Jawaban: B
Pembahasan:
In-situ artinya di dalam situs/lokasi asli. Strategi ini membiarkan proses evolusi dan dinamika ekosistem satwa berjalan alami di habitatnya.

No. 37 - Jawaban: B
Pembahasan:
TN Ujung Kulon merupakan benteng pertahanan terakhir bagi populasi badak jawa (Rhinoceros sondaicus) yang berstatus kritis.

No. 38 - Jawaban: C
Pembahasan:
Ex-situ artinya di luar lokasi asli. Kebun raya dan kebun binatang mengoleksi materi genetik hidup yang dipindahkan dari alam luar untuk tujuan edukasi dan penangkaran.

No. 39 - Jawaban: B
Pembahasan:
Hutan tropis adalah apotek raksasa dunia. Kepunahan spesies tanaman berarti hilangnya kesempatan manusia menemukan senyawa aktif baru untuk mengobati penyakit kronis.

No. 40 - Jawaban: C
Pembahasan:
Kearifan lokal subak mengintegrasikan pengelolaan sumber daya air secara kolektif berwawasan lingkungan, mencegah degradasi lahan, dan mempertahankan diversitas hayati agroekosistem sawah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar