A. Listrik Statis
Listrik statis adalah
kumpulan muatan listrik yang diam (tidak mengalir). Fenomena ini sering kita
jumpai sehari-hari. Misalnya, saat kamu menggosokkan penggaris plastik ke
rambut, lalu mendekatkannya ke potongan kertas kecil. Kertas akan menempel pada
penggaris. Kenapa bisa begitu? Mari kita pelajari.
1.
Muatan-muatan Listrik
Semua benda di alam ini
tersusun dari atom. Di dalam atom ada inti atom dan elektron. Inti atom terdiri
dari proton dan neutron.
- Proton bermuatan positif (+).
- Elektron bermuatan negatif (-).
- Neutron tidak bermuatan (netral).
Sebuah benda dikatakan
bermuatan negatif jika kelebihan elektron. Benda dikatakan bermuatan positif
jika kekurangan elektron. Benda netral memiliki jumlah proton dan elektron yang
sama. Ingat aturan ini: Muatan sejenis akan tolak-menolak. Muatan berbeda jenis
akan tarik-menarik.
2.
Gaya Listrik (Gaya Coulomb)
Gaya tarik atau gaya tolak
antara dua muatan listrik disebut Gaya Listrik atau Gaya Coulomb. Besarnya gaya
ini diukur menggunakan rumus yang ditemukan oleh Charles Augustin de Coulomb.
Rumusnya adalah:
F = k × (Q1 × Q2) / r²
Keterangan:
F = Gaya Coulomb (Newton / N)
k = Konstanta (9 × 10^9 Nm²/C²)
Q1 dan Q2 = Besar muatan listrik (Coulomb / C)
r = Jarak antara dua muatan (Meter / m)
Contoh
Soal Gaya Coulomb
Soal: Dua buah muatan
masing-masing Q1 = 2 × 10^-6 C dan Q2 = 4 × 10^-6 C terpisah pada jarak 3
meter. Berapa besar gaya tolak-menolak antara kedua muatan tersebut? (k = 9 ×
10^9 Nm²/C²)
Penyelesaian:
Diketahui:
Q1 = 2 × 10^-6 C
Q2 = 4 × 10^-6 C
r = 3 m
k = 9 × 10^9 Nm/C2
Ditanya: F?
Jawab:
F = k × (Q1 × Q2) / r²
F = 9 × 10^9 × (2 × 10^-6 × 4 × 10^-6) / (3²)
F = 9 × 10^9 × (8 × 10^-12) / 9
F = 8 × 10^-3 Newton
Jadi, besar gayanya adalah 8 × 10^-3 N.
3.
Medan Listrik
Medan listrik adalah ruang
atau daerah di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik.
Jika ada muatan lain masuk ke daerah ini, ia akan merasakan tarikan atau
dorongan.
Arah medan listrik itu unik:
keluar menjauhi muatan positif (+), dan masuk menuju muatan negatif (-).
Melalui eksperimen sederhana dengan menaburkan serpihan daun teh di atas minyak
yang diberi tegangan listrik, kita bisa melihat pola garis-garis medan listrik
ini.
Rumus medan listrik adalah:
E = F / q atau E = k × Q / r²
Keterangan:
E = Medan Listrik (Newton/Coulomb atau N/C)
F = Gaya Coulomb (N)
q = muatan uji (C)
Q = muatan sumber (C)
r = jarak (m)
Contoh
Soal Medan Listrik
Soal: Sebuah muatan uji
sebesar 2 × 10^-6 C diletakkan dalam sebuah medan listrik. Jika muatan tersebut
mengalami gaya listrik sebesar 0,04 N, berapakah besar medan listrik di titik
tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui:
q = 2 × 10^-6 C
F = 0,04 N (atau 4 × 10^-2 N)
Ditanya: E?
Jawab:
E = F / q
E = (4 × 10^-2) / (2 × 10^-6)
E = 2 × 10^4 N/C
Jadi, kuat medan listriknya adalah 20.000 N/C.
4.
Beda Potensial Listrik
Beda potensial (tegangan
listrik) adalah besarnya usaha atau energi yang diperlukan untuk memindahkan
satu satuan muatan listrik dari satu titik ke titik lain. Ini ibarat tekanan
air yang mendorong air mengalir dalam pipa.
Rumusnya adalah:
V = W / Q
Keterangan:
V = Beda Potensial (Volt / V)
W = Usaha atau Energi (Joule / J)
Q = Muatan listrik (Coulomb / C)
Contoh
Soal Beda Potensial
Soal: Dibutuhkan energi
sebesar 60 Joule untuk memindahkan muatan listrik sebesar 12 Coulomb dari titik
A ke titik B. Berapakah beda potensial antara titik A dan B?
Penyelesaian:
Diketahui:
W = 60 Joule
Q = 12 Coulomb
Ditanya: V?
Jawab:
V = W / Q
V = 60 / 12
V = 5 Volt
Jadi, beda potensialnya adalah 5 Volt.
B.
Listrik Dinamis
Berbeda dengan listrik
statis, listrik dinamis adalah listrik yang bergerak atau mengalir. Ini adalah
listrik yang menyalakan lampu di rumahmu dan menghidupkan ponselmu.
1.
Kuat Arus Listrik dan Penghantar
Kuat arus listrik adalah
banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui penghantar setiap detik. Arus
listrik diukur dalam satuan Ampere (A). Syarat terjadinya aliran arus listrik
dalam rangkaian sederhana adalah:
1. Adanya sumber tegangan (beda potensial) seperti baterai.
2. Rangkaian harus tertutup (tidak ada kabel yang putus atau saklar terbuka).
Kabel (penghantar) memiliki
hambatan. Faktor yang menentukan besar hambatan suatu kawat penghantar adalah:
- Panjang kawat (l): makin panjang, makin besar hambatannya.
- Luas penampang kawat (A): makin tebal kawat, makin kecil hambatannya.
- Jenis bahan kawat (Hambatan jenis / ρ): tembaga lebih baik dari besi.
Rumusnya: R = ρ × l / A
Contoh
Soal Hambatan Kawat
Soal: Sebuah kawat tembaga
panjangnya 10 meter dan luas penampangnya 2 × 10^-6 m². Jika hambatan jenis
kawat 1,6 × 10^-8 Ωm, berapakah besar hambatan kawat tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui:
l = 10 m
A = 2 × 10^-6 m²
ρ = 1,6 × 10^-8 Ωm
Ditanya: R?
Jawab:
R = ρ × l / A
R = (1,6 × 10^-8 × 10) / (2 × 10^-6)
R = (1,6 × 10^-7) / (2 × 10^-6)
R = 0,08 Ohm (Ω)
Jadi, hambatannya adalah 0,08 Ω.
2.
Hukum Ohm dan Rangkaian Listrik
Hukum Ohm menyatakan bahwa
kuat arus yang mengalir berbanding lurus dengan beda potensial dan berbanding
terbalik dengan hambatan.
Rumusnya: V = I × R
(V = Tegangan dalam Volt, I = Arus dalam Ampere, R = Hambatan dalam Ohm)
Contoh
Soal Hukum Ohm
Soal: Sebuah lampu memiliki
hambatan 4 Ohm dihubungkan dengan baterai 12 Volt. Berapa arus yang mengalir
pada lampu?
Penyelesaian:
Diketahui:
R = 4 Ω
V = 12 V
Ditanya: I?
Jawab:
I = V / R = 12 / 4 = 3 Ampere.
Rangkaian listrik ada dua
jenis:
- Rangkaian Seri: Disusun berderet tanpa cabang. Jika satu lampu mati, semua
lampu mati. Kuat arus di setiap R sama. Tegangan disetiap R berbeda-beda,
tetapi jika dijumlah sama dengan tegangan sumber (V_sumber = V1 + V2 + V3 + ….Hambatan
penggantinya makin besar: Rs = R1 + R2 + ...
- Rangkaian Paralel: Disusun bercabang. Jika satu lampu mati, lampu lain tetap
menyala. Kuat arus disetiap R berbeda-beda, tetapi jika di jumlah sama dengan
kuat arus utama (I= I1 + I2 + I3 + …). Tegangan disetiap R selalu sama. Hambatan
penggantinya makin kecil: 1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + ...
Contoh
Soal Rangkaian Seri
Soal: Tiga hambatan 2 Ω, 3
Ω, dan 5 Ω dirangkaian seri dipasangan pada tegangan 5 volt, a) Berapa hambatan
totalnya? b) Hitunglah kuat arus pada rangkaian! C )Hitunglah tegangan pada
masing-masing hambatan!
Penyelesaian:
Jawab:
a). Rs = 2 + 3 + 5 = 10 Ω.
b). I = V/Rs = 5 v/10 𝛺 = 0,5 A
c). Tegangan pada R = 2 Ω,
yaitu : V = 0,5 A x 2 Ω = 1 V; Tegangan pada R = 3 Ω, yaitu : V = 0,5 A x 3 Ω =
1,5 V; Tegangan pada R = 5 Ω, yaitu : V = 0,5 A x 5 Ω = 2,5 A.
Contoh
Soal Rangkaian Paralel
Soal: Dua hambatan 6 Ω dan 3
Ω dirangkai parallel, dipasang pada tegangan 4 Volt. a) Berapa hambatan
totalnya? b) Hitunglah kuat arus pada rangkaian! c) Hitunglah kuat arus pada
masing-masing R!
Penyelesaian:
Jawab:
a). 1/R_total = 1/6 + 1/3 =
1/6 + 2/6 = 3/6. Maka R_total = 6 / 3 = 2 Ω.
b). I = V/Rp = 4 volt/2 Ω =
2 A.
c). Kuat arus pada R = 6 Ω,
yaitu : I = 4V/6 Ω = 2/3 A dan Kuat arus pada R = 3 Ω, yaitu I = 4 V/3 Ω = 4/3
A.
3.
Sumber Arus Listrik
Berikut adalah contoh sumber
arus listrik yang dikelompokkan dalam tabel:
|
Jenis Sumber |
Pengertian |
Contoh |
|
Elemen
Primer |
Sumber
arus listrik yang tidak bisa diisi ulang jika energinya habis. |
Baterai
biasa (batu baterai kering), Elemen Volta. |
|
Elemen
Sekunder |
Sumber
arus listrik yang bisa diisi ulang (di-charge) jika energinya habis. |
Aki
(Akumulator) pada motor/mobil, baterai HP (Lithium-ion). |
4.
Energi dan Daya Listrik
Energi Listrik adalah energi
yang dihasilkan oleh aliran muatan listrik. Rumusnya:
W = V × I × t
(W = Energi dalam Joule, V = Tegangan, I = Arus, t = Waktu dalam detik)
Daya Listrik adalah
banyaknya energi listrik yang digunakan setiap detiknya. Rumusnya:
P = V × I atau P = W / t
(P = Daya dalam Watt)
Contoh
Soal Energi dan Daya
Soal: Sebuah setrika
tertulis 220 V / 2 A digunakan selama 5 menit (300 detik). Hitung daya listrik
dan energi yang digunakan!
Penyelesaian:
Diketahui:
V = 220 V
I = 2 A
t = 300 detik
Ditanya: P dan W?
Jawab:
Daya (P) = V × I = 220 × 2 = 440 Watt.
Energi (W) = P × t = 440 × 300 = 132.000 Joule (atau 132 kJ).
C.
Kemagnetan
1.
Magnet dan Karakteristiknya
Magnet adalah benda yang
bisa menarik benda-benda tertentu seperti besi dan baja. Magnet selalu memiliki
dua kutub, yaitu Kutub Utara (U) dan Kutub Selatan (S). Aturannya sama seperti
muatan listrik: kutub sejenis akan tolak-menolak, kutub yang berbeda akan tarik-menarik.
Magnet bisa dibuat dengan 3
cara:
1. Menggosok: Besi digosok dengan magnet searah berulang kali.
2. Induksi: Besi ditempelkan atau didekatkan ke magnet kuat.
3. Elektromagnet: Mengalirkan arus listrik searah (DC) pada lilitan kawat yang
mengelilingi inti besi.
2.
Elektromagnetik dan Percobaan Oersted
Seorang ilmuwan bernama Hans
Christian Oersted melakukan percobaan secara tidak sengaja. Ia menemukan bahwa
ketika jarum kompas diletakkan di dekat kawat yang dialiri arus listrik, jarum
kompas tersebut menyimpang. Kesimpulannya sangat penting: Arus listrik dapat
menghasilkan medan magnet di sekitarnya. Inilah dasar dari elektromagnetik.
3.
Gaya Lorentz
Jika kawat yang dialiri arus
listrik diletakkan di dalam medan magnet, maka kawat tersebut akan merasakan
dorongan atau tarikan. Gaya ini disebut Gaya Lorentz.
Arah gaya Lorentz bisa
ditentukan dengan Aturan Tangan Kanan:
- Ibu jari = arah arus listrik (I)
- Keempat jari = arah medan magnet (B)
- Telapak tangan = arah gaya Lorentz (F)
Rumusnya adalah: F = B × I ×
L
(F = Gaya Lorentz dalam Newton, B = Kuat medan magnet dalam Tesla, I = Arus
dalam Ampere, L = Panjang kawat dalam meter)
Contoh
Soal Gaya Lorentz
Soal: Sebuah kawat lurus
panjangnya 2 meter dialiri arus listrik 5 Ampere dan berada dalam medan magnet
sebesar 4 Tesla. Hitung besar gaya Lorentz pada kawat tersebut!
Penyelesaian:
Diketahui:
L = 2 m
I = 5 A
B = 4 T
Ditanya: F?
Jawab:
F = B × I × L
F = 4 × 5 × 2
F = 40 Newton
Jadi, kawat didorong dengan gaya 40 Newton.
Penerapan Gaya Lorentz dalam
teknologi sehari-hari antara lain: Motor listrik (kipas angin, blender), bel
listrik, dan galvanometer.
4.
Percobaan Faraday dan Induksi Elektromagnetik
Michael Faraday membuktikan
kebalikan dari Oersted. Ia menemukan bahwa medan magnet yang berubah-ubah
ternyata bisa menghasilkan arus listrik! Peristiwa ini disebut Induksi
Elektromagnetik, dan tegangan yang dihasilkan disebut GGL (Gaya Gerak Listrik)
Induksi.
Faktor yang memperbesar GGL
Induksi:
1. Menggerakkan magnet masuk-keluar kumparan dengan lebih cepat.
2. Menambah jumlah lilitan pada kumparan kawat.
3. Menggunakan magnet yang lebih kuat.
Penerapan prinsip Faraday ada pada Transformator (Trafo) dan Dinamo sepeda.
5.
Generator
Generator adalah alat yang
mengubah energi gerak (mekanik) menjadi energi listrik. Ada dua jenis:
- Generator AC (Arus Bolak-balik): Menggunakan dua buah cincin ganda (slip
ring) sehingga arus berbalik arah terus menerus. Digunakan pada pembangkit
listrik PLN.
- Generator DC (Arus Searah): Menggunakan komutator (cincin belah) agar arus
yang keluar searah saja.
D.
Energi Terbarukan
Minyak bumi dan batu bara
akan habis suatu saat nanti. Oleh karena itu, kita butuh energi alternatif atau
Energi Terbarukan (tidak akan habis karena terus diperbarui alam). Berikut
contoh-contohnya dan cara kerjanya:
- Pembangkit Listrik Tenaga
Surya (PLTS): Menggunakan panel surya yang menangkap cahaya matahari dan
langsung mengubahnya menjadi listrik.
- Tenaga Angin: Angin memutar baling-baling kincir angin besar. Kincir ini
memutar generator untuk menghasilkan listrik.
- Tenaga Air (Hidroelektrik): Air dari bendungan atau air terjun yang jatuh
akan memutar turbin, turbin menggerakkan generator.
- Biomassa: Memanfaatkan kotoran hewan atau sisa tumbuhan yang diolah menjadi
gas (biogas) lalu dibakar untuk memanaskan air, uapnya memutar generator.
- Geotermal (Panas Bumi): Menggunakan uap panas dari dalam bumi untuk memutar
turbin penghasil listrik.
E.
Ujian Sumatif
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, atau
D)!
1.
Benda yang kelebihan elektron akan bermuatan...
A. Positif
B. Negatif
C. Netral
D. Campuran
2. Kaca yang digosokkan dengan kain
sutra akan bermuatan positif karena...
A. Proton berpindah dari kaca ke
sutra
B. Elektron berpindah dari sutra ke
kaca
C. Elektron berpindah dari kaca ke
sutra
D. Proton berpindah dari sutra ke
kaca
3. Dua muatan positif jika didekatkan
akan...
A. Tarik-menarik
B. Tolak-menolak
C. Diam saja
D. Menghasilkan api
4. Gaya tarik-menarik antara dua muatan
listrik disebut...
A. Gaya gesek
B. Gaya gravitasi
C. Gaya Coulomb
D. Gaya magnet
5.
Jika jarak antara dua muatan listrik diperbesar menjadi dua kali lipat, maka
gaya Coulomb yang terjadi akan menjadi...
A. 2 kali lebih besar
B. 4 kali lebih besar
C. 1/2 kali semula
D. 1/4 kali semula
6. Dua muatan masing-masing sebesar 2 C
dan 3 C terpisah sejauh 3 m. Jika konstanta k = 9x10^9 Nm2/C2, besar gaya
tolakannya adalah...
A. 6 x 10^9 N
B. 9 x 10^9 N
C. 18 x 10^9 N
D. 54 x 10^9 N
7. Ruang di sekitar muatan listrik yang
masih dipengaruhi gaya listrik disebut...
A. Medan listrik
B. Medan magnet
C. Potensial listrik
D. Garis gaya listrik
8. Arah garis gaya medan listrik yang
benar adalah...
A. Masuk ke muatan positif
B. Keluar dari muatan negatif
C. Keluar dari positif, masuk ke
negatif
D. Keluar dari negatif, masuk ke
positif
9. Sebuah muatan 4 C diletakkan dalam
medan listrik dan merasakan gaya 20 N. Besar kuat medan listriknya adalah...
A. 80 N/C
B. 16 N/C
C. 5 N/C
D. 0,2 N/C
10. Energi yang dibutuhkan untuk
memindah muatan 5 C adalah 20 Joule. Beda potensialnya adalah...
A. 100 Volt
B. 4 Volt
C. 0,25 Volt
D. 15 Volt
11. Syarat agar arus listrik dapat
mengalir dalam suatu rangkaian adalah...
A. Rangkaian harus terbuka
B. Rangkaian tertutup dan ada beda
potensial
C. Tidak ada hambatan
D. Menggunakan kabel plastik
12. Aliran muatan positif dari potensial
tinggi ke potensial rendah disebut...
A. Arus elektron
B. Kuat arus listrik
C. Hambatan listrik
D. Gaya gerak listrik
13. Faktor yang TIDAK memengaruhi besar
hambatan kawat penghantar adalah...
A. Panjang kawat
B. Luas penampang kawat
C. Jenis bahan kawat
D. Warna kulit kawat
14.
Kawat A dan B terbuat dari tembaga. Kawat A lebih tebal dari kawat B, sedangkan
panjangnya sama. Maka...
A. Hambatan kawat A lebih besar
B. Hambatan kawat B lebih besar
C. Hambatan keduanya sama
D. Tidak bisa ditentukan
15. Alat pengukur kuat arus listrik
dinamakan...
A. Voltmeter
B. Ohmmeter
C. Amperemeter
D. Barometer
16. Menurut Hukum Ohm, jika beda
potensial dinaikkan sedangkan hambatan tetap, maka arus listrik akan...
A. Tetap
B. Berkurang
C. Bertambah
D. Menjadi nol
17. Berdasarkan Hukum Ohm, arus yang
mengalir pada hambatan 5 Ohm bila dihubungkan ke baterai 10 Volt adalah...
A. 50 A
B. 15 A
C. 5 A
D. 2 A
18. Kelemahan rangkaian seri pada lampu
hias adalah...
A. Kabelnya sangat panjang
B. Jika satu mati, yang lain ikut
mati
C. Nyala lampu lebih terang
D. Hemat listrik
19. Tiga lampu dengan hambatan
masing-masing 2 Ohm, 3 Ohm, dan 6 Ohm dirangkai secara paralel. Hambatan
penggantinya adalah...
A. 11 Ohm
B. 6 Ohm
C. 1 Ohm
D. 0,5 Ohm
20. Sebuah setrika listrik 300 Watt
digunakan selama 2 jam. Energi yang terpakai adalah...
A. 600 Watt jam (Wh)
B. 150 Watt jam
C. 600 Joule
D. 300 Joule
21. Bagian magnet yang memiliki gaya
tarik paling kuat berada di...
A. Tengah magnet
B. Pinggir magnet
C. Kutub magnet
D. Seluruh bagian magnet
22. Bila kutub utara magnet didekatkan
dengan kutub utara magnet lain, akan terjadi...
A. Tarik-menarik kuat
B. Tarik-menarik lemah
C. Tolak-menolak
D. Menempel keras
23.
Benda yang sangat mudah ditarik oleh magnet (seperti besi dan baja) disebut
benda...
A. Diamagnetik
B. Paramagnetik
C. Feromagnetik
D. Non-magnetik
24. Cara membuat besi menjadi magnet
dengan melilitkan kawat berarus listrik dinamakan...
A. Menggosok
B. Induksi
C. Elektromagnetik
D. Konduksi
25. Ilmuwan yang pertama kali
membuktikan bahwa arus listrik menimbulkan medan magnet di sekitarnya adalah...
A. Isaac Newton
B. Hans Christian Oersted
C. Michael Faraday
D. Albert Einstein
26. Berdasarkan aturan tangan kanan
untuk gaya Lorentz, telapak tangan menunjukkan arah...
A. Arus listrik
B. Medan magnet
C. Gaya Lorentz
D. Putaran kawat
27. Sebuah kawat panjang 3 meter dengan
arus 2 A diletakkan dalam medan magnet 5 T. Gaya Lorentz yang terjadi adalah...
A. 30 N
B. 10 N
C. 6 N
D. 1,2 N
28. Alat rumah tangga yang menggunakan
prinsip gaya Lorentz atau motor listrik adalah...
A. Setrika
B. Kipas angin
C. Lampu bohlam
D. Televisi
29. Peristiwa timbulnya arus listrik
akibat perubahan medan magnet disebut...
A. Gaya Lorentz
B. Induksi elektromagnetik
C. Kemagnetan bumi
D. Medan magnetik
30. Berikut ini cara memperbesar GGL Induksi,
kecuali...
A. Menggunakan magnet yang lebih
kuat
B. Memperbanyak jumlah lilitan kawat
C. Menggerakkan magnet lebih lambat
D. Menggerakkan magnet lebih cepat
31. Alat yang mengubah energi gerak
(mekanik) menjadi energi listrik adalah...
A. Motor listrik
B. Adaptor
C. Transformator
D. Generator
32.
Generator yang menghasilkan arus searah menggunakan alat khusus bernama...
A. Cincin ganda
B. Komutator (cincin belah)
C. Magnet ladam
D. Baterai
33. Sumber energi yang ketersediaannya
akan habis dan tidak dapat diperbarui adalah...
A. Minyak bumi
B. Cahaya matahari
C. Angin
D. Air terjun
34. Mengapa kita perlu beralih ke sumber
energi alternatif?
A. Karena energi alternatif lebih
boros
B. Karena energi fosil akan habis dan
menimbulkan polusi
C. Karena batu bara lebih ramah
lingkungan
D. Karena listrik sudah tidak
dibutuhkan lagi
35. Pembangkit Listrik Tenaga Surya
(PLTS) menggunakan alat khusus untuk menangkap cahaya matahari, yaitu...
A. Turbin
B. Generator
C. Panel Surya (Solar Cell)
D. Kompresor
36. Prinsip kerja PLTA (Tenaga Air)
adalah energi potensial air bendungan jatuh dan memutar...
A. Panel surya
B. Baterai raksasa
C. Kincir angin
D. Turbin generator
37. Pemanfaatan sisa kotoran sapi atau
sampah daun untuk menghasilkan gas yang dapat dibakar sebagai sumber energi
disebut...
A. Energi Geotermal
B. Energi Biomassa / Biogas
C. Energi Nuklir
D. Energi Fosil
38. Kelebihan utama menggunakan energi
dari panas bumi (geotermal) di Indonesia adalah...
A. Tidak membutuhkan biaya awal
B. Indonesia memiliki banyak gunung
berapi
C. Bisa dipasang di setiap rumah
D. Dapat dibawa kemana-mana
39. Di beberapa daerah pesisir, dipasang
tiang tinggi dengan baling-baling besar untuk menghasilkan listrik. Ini adalah
energi...
A. Gelombang laut
B. Pasang surut air laut
C. Tenaga Angin (Bayu)
D. Panas bumi
40. Sebuah desa kecil di pegunungan
terpencil ingin mandiri energi. Desa tersebut memiliki aliran sungai kecil tapi
sangat deras. Pembangkit listrik paling cocok dibangun adalah...
A. PLTN (Nuklir)
B. PLTMH (Mikro Hidro)
C. PLTU (Batu Bara)
D. Geotermal skala besar
F.
Kunci Jawaban dan Pembahasan
1.
Jawaban: B
Pembahasan:
Elektron bermuatan negatif. Jika benda kelebihan elektron, benda menjadi
bermuatan negatif.
2.
Jawaban: C
Pembahasan:
Proton tidak bisa berpindah. Elektron dari kaca pindah ke sutra, sehingga kaca
kekurangan elektron (menjadi positif).
3.
Jawaban: B
Pembahasan:
Muatan sejenis (positif dan positif) akan saling tolak-menolak.
4.
Jawaban: C
Pembahasan:
Gaya listrik antara dua muatan yang diam disebut gaya Coulomb.
5.
Jawaban: D
Pembahasan:
Gaya Coulomb berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jika jarak 2x, gaya
menjadi 1/(2^2) = 1/4 kali semula. (HOTS)
6.
Jawaban: A
Pembahasan:
F = k(Q1.Q2)/r^2 = 9x10^9 (2x3) / 3^2 = 9x10^9 (6)/9 = 6 x 10^9 N.
7.
Jawaban: A
Pembahasan:
Definisi dari medan listrik adalah ruang/daerah yang masih dipengaruhi gaya
listrik.
8.
Jawaban: C
Pembahasan:
Arah medan listrik selalu keluar dari muatan positif dan masuk menuju muatan
negatif.
9.
Jawaban: C
Pembahasan:
E = F / q = 20 N / 4 C = 5 N/C.
10.
Jawaban: B
Pembahasan:
V = W / Q = 20 / 5 = 4 Volt.
11.
Jawaban: B
Pembahasan:
Arus mengalir jika ada jalan berputar (rangkaian tertutup) dan pendorongnya
(beda potensial/sumber tegangan).
12.
Jawaban: B
Pembahasan:
Arus listrik secara konvensional disepakati mengalir dari positif (tinggi) ke
negatif (rendah).
13. Jawaban:
D
Pembahasan:
Hambatan kawat dipengaruhi panjang (l), luas penampang (A), dan jenis bahan
(rho). Warna kawat tidak berpengaruh.
14.
Jawaban: B
Pembahasan:
Semakin tebal kawat (A besar), hambatan (R) semakin kecil. Karena kawat A lebih
tebal, hambatannya lebih kecil, sehingga hambatan kawat B yang lebih besar.
(HOTS)
15.
Jawaban: C
Pembahasan:
Amperemeter untuk arus, voltmeter untuk tegangan, ohmmeter untuk hambatan.
16.
Jawaban: C
Pembahasan:
I = V / R. Jika V naik dan R tetap, maka arus (I) ikut naik karena berbanding
lurus.
17.
Jawaban: D
Pembahasan:
I = V / R = 10 / 5 = 2 Ampere.
18.
Jawaban: B
Pembahasan:
Rangkaian seri tidak punya cabang, jika satu putus maka aliran terputus total.
19.
Jawaban: C
Pembahasan:
1/Rp = 1/2 + 1/3 + 1/6 = 3/6 + 2/6 + 1/6 = 6/6 = 1. Maka Rp = 1 Ohm. (HOTS)
20.
Jawaban: A
Pembahasan:
W = P x t = 300 Watt x 2 jam = 600 Wh.
21.
Jawaban: C
Pembahasan:
Gaya magnet paling kuat terpusat pada ujung-ujungnya (kutub utara dan selatan).
22.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kutub yang sejenis akan saling tolak-menolak.
23.
Jawaban: C
Pembahasan:
Feromagnetik adalah benda yang ditarik kuat oleh magnet (besi, baja, nikel,
kobalt).
24.
Jawaban: C
Pembahasan:
Listrik yang dialirkan ke lilitan kawat (solenoida) pada inti besi disebut elektromagnetik.
25.
Jawaban: B
Pembahasan:
Oersted menemukan penyimpangan kompas di dekat kawat berarus.
26.
Jawaban: C
Pembahasan:
Ibu jari = arus (I), keempat jari = medan magnet (B), telapak tangan = gaya
Lorentz (F).
27.
Jawaban: A
Pembahasan:
F = B x I x l = 5 x 2 x 3 = 30 N.
28.
Jawaban: B
Pembahasan:
Kipas angin mengubah listrik menjadi gerak berputar menggunakan motor listrik
(prinsip gaya Lorentz).
29.
Jawaban: B
Pembahasan:
Ini adalah temuan Faraday, mengubah gerak magnet menjadi listrik disebut induksi
elektromagnetik.
30.
Jawaban: C
Pembahasan:
Gerakan yang lambat justru memperkecil tegangan. Untuk memperbesar, harus
digerakkan lebih cepat. (HOTS)
31.
Jawaban: D
Pembahasan:
Generator memutar turbin untuk menghasilkan listrik.
32.
Jawaban: B
Pembahasan:
Cincin belah (komutator) membalikkan arus di dalam agar outputnya searah (DC).
33.
Jawaban: A
Pembahasan:
Minyak bumi berasal dari fosil jutaan tahun dan tidak bisa diperbarui dengan
cepat.
34.
Jawaban: B
Pembahasan:
Energi fosil akan habis dan menyebabkan perubahan iklim, sehingga kita butuh
energi terbarukan yang bersih. (HOTS)
35.
Jawaban: C
Pembahasan:
Panel surya langsung mengubah foton dari matahari menjadi listrik.
36.
Jawaban: D
Pembahasan:
Air jatuh menabrak turbin, turbin berputar memutar generator penghasil listrik.
37.
Jawaban: B
Pembahasan:
Bahan organik yang membusuk menghasilkan metana (biogas) yang termasuk energi
biomassa.
38.
Jawaban: B
Pembahasan:
Indonesia berada di jalur cincin api (Ring of Fire) sehingga memiliki potensi
geotermal sangat besar. (HOTS)
39.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kincir angin memanfaatkan tiupan angin pantai untuk memutar generator.
40.
Jawaban: B
Pembahasan:
Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sangat cocok untuk skala desa
yang punya aliran air deras. (HOTS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar