Senin, 25 Mei 2026

Pemisahan Campuran di Sekitar Kita

 A. Campuran di Sekitar Kita

1. Pengertian Campuran dan Contohnya

Di dunia ini, hampir semua benda yang kita lihat adalah campuran. Apakah kamu tahu apa itu campuran? Campuran adalah gabungan dari dua zat atau lebih yang bercampur tanpa mengalami reaksi kimia. Artinya, zat-zat penyusunnya masih memiliki sifat aslinya masing-masing.

Contoh campuran dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak:
• Air laut (campuran air dan garam).
• Udara (campuran gas oksigen, nitrogen, karbon dioksida, dan gas lainnya).
• Es sirup (campuran air, gula, dan perisa makanan).
• Tanah (campuran pasir, batu kecil, air, dan sisa tumbuhan).

2. Membuat Campuran Sederhana: Pelarut dan Zat Terlarut

Mari kita bayangkan membuat segelas air gula. Kita memasukkan satu sendok gula pasir ke dalam air, lalu mengaduknya. Gula lama-kelamaan akan hilang dan menyatu dengan air. Ini adalah contoh campuran sederhana yang disebut larutan.

Dalam larutan, ada dua bagian penting yang harus kamu ketahui:
1. Pelarut (Solvent): Zat yang jumlahnya lebih banyak dan berfungsi untuk melarutkan zat lain. Contohnya adalah Air.
2. Zat Terlarut (Solute): Zat yang jumlahnya lebih sedikit dan dilarutkan oleh pelarut. Contohnya adalah Gula pasir atau Garam.

B. Pembagian Campuran

Campuran tidak semuanya sama. Berdasarkan ukuran partikel dan sifat penampilannya, campuran dibagi menjadi tiga macam. Mari kita pelajari perbedaannya!

1. Larutan (Campuran Homogen)

Larutan adalah campuran yang sangat rata (homogen). Ukuran partikelnya sangat kecil sehingga tidak bisa dibedakan lagi mana pelarut dan mana zat terlarutnya. Ciri-cirinya: jernih, tembus cahaya, tidak mengendap jika didiamkan, dan tidak bisa disaring dengan kertas saring biasa. Contoh: Air garam, air teh, dan cuka dapur.

2. Suspensi (Campuran Heterogen)

Suspensi adalah campuran kasar yang tidak rata (heterogen). Ukuran partikel zat terlarutnya besar. Ciri-cirinya: keruh, tidak tembus cahaya, dan jika didiamkan lama-kelamaan zat padatnya akan turun ke bawah (mengendap). Suspensi sangat mudah dipisahkan dengan cara disaring. Contoh: Air kopi hitam (ada ampasnya), air sungai yang berlumpur, dan campuran air dengan pasir.

3. Koloid

Koloid berada di tengah-tengah antara larutan dan suspensi. Secara kasat mata koloid terlihat rata, tetapi jika dilihat dengan mikroskop ultra, sebenarnya campuran ini tidak rata. Ciri-cirinya: tampak keruh atau buram, tidak mengendap jika didiamkan, tetapi partikelnya bisa menghamburkan cahaya (Efek Tyndall). Contoh: Susu cair, santan kelapa, asap kendaraan, kabut di pagi hari, dan es krim.

C. Pemisahan Campuran

Zat-zat yang sudah tercampur bisa kita pisahkan kembali menjadi zat murni. Cara memisahkannya bergantung pada sifat fisik zat tersebut, seperti ukuran partikel, titik didih, atau kelarutannya.

1. Macam-Macam Metode Pemisahan Campuran

Berikut adalah beberapa cara atau metode pemisahan campuran yang sering digunakan:

• Filtrasi (Penyaringan): Metode untuk memisahkan cairan dan zat padat yang tidak larut berdasarkan perbedaan ukuran partikel. Zat padat yang tertinggal di saringan disebut residu, dan cairan yang lolos disebut filtrat. Contoh: menyaring teh dari ampasnya.

• Evaporasi (Penguapan): Metode untuk memisahkan zat padat yang larut dalam cairan dengan cara memanaskan campuran sampai cairannya habis menguap. Contoh: pembuatan garam dapur dari air laut oleh petani garam.

• Distilasi (Penyulingan): Metode untuk memisahkan campuran zat cair berdasarkan perbedaan titik didihnya. Zat cair yang titik didihnya lebih rendah akan menguap lebih dulu, lalu didinginkan (dikondensasi) menjadi cairan murni lagi. Contoh: pembuatan air murni (akuades) dan pemisahan minyak bumi.

• Kromatografi: Metode pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan merambat zat-zat dalam medium tertentu. Biasanya digunakan untuk memisahkan zat warna. Contoh: memisahkan warna-warna penyusun tinta hitam pada kertas.

• Sublimasi: Metode untuk memisahkan zat padat yang dapat menyublim (berubah dari padat menjadi gas) dari pengotornya yang tidak dapat menyublim. Contoh: memurnikan kapur barus (kamfer) yang bercampur tanah.

• Sentrifugasi: Metode pengganti penyaringan untuk memisahkan partikel padat yang sangat halus dan jumlahnya sedikit di dalam cairan dengan cara diputar sangat cepat. Contoh: memisahkan sel darah merah dari plasma darah di laboratorium.

2. Menyelesaikan Masalah Lingkungan dengan Pemisahan Campuran

Metode pemisahan campuran bukan hanya teori di sekolah, tetapi sangat berguna untuk menyelamatkan lingkungan kita. Berikut adalah contohnya:
• Alat Penjernih Air Sederhana: Di daerah yang airnya kotor atau keruh, kita bisa membuat filter air menggunakan metode filtrasi berlevel. Air dialirkan melewati susunan batu, pasir, arang aktif, dan ijuk. Pasir dan ijuk menyaring partikel lumpur (suspensi), sedangkan arang aktif menghilangkan bau dan kuman. Hasilnya adalah air jernih yang aman.
• Penanganan Tumpahan Minyak di Laut: Ketika kapal tangki minyak bocor di laut, minyak akan mengapung karena massa jenisnya lebih ringan dari air. Petani lingkungan menggunakan pembatas fisik (booms) untuk mengumpulkan minyak, lalu menyedotnya (skimming). Ini menggunakan prinsip pemisahan campuran heterogen cair-cair.
• Pengolahan Limbah Pabrik: Pabrik menggunakan alat penyaring udara atau pengendap elektrostatik untuk memisahkan asap beracun dan debu jelaga sebelum dilepaskan ke udara bebas. Hal ini mencegah polusi udara.

 

D. Ujian Sumatif (Pilihan Ganda)

Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X) pada pilihan A, B, C, atau D!

1. Gabungan dari dua zat atau lebih tanpa mengalami reaksi kimia dan masih memiliki sifat asli zat penyusunnya disebut...

   A. Larutan

   B. Unsur

   C. Campuran

   D. Senyawa

2. Contoh campuran yang dapat kita temukan di alam bebas secara langsung adalah...

   A. Air murni

   B. Udara bersih

   C. Gas oksigen saja

   D. Besi murni

3. Ketika kita membuat segelas air garam, maka yang bertindak sebagai zat terlarut (solute) adalah...

   A. Air

   B. Garam

   C. Gelas

   D. Sendok

4. Zat yang berfungsi melarutkan zat lain dan jumlahnya lebih banyak di dalam larutan dinamakan...

   A. Zat terlarut

   B. Suspensi

   C. Pelarut

   D. Residu

5. Jenis campuran yang sifatnya rata (homogen), jernih, dan tidak mengendap saat didiamkan adalah...

   A. Koloid

   B. Suspensi

   C. Larutan

   D. Campuran kasar

6. Air kopi hitam yang memiliki ampas di bagian bawah gelas termasuk ke dalam kelompok...

   A. Larutan

   B. Suspensi

   C. Koloid

   D. Zat murni

 7. Susu cair, santan, dan kabut merupakan contoh nyata dari campuran berbentuk...

   A. Suspensi

   B. Larutan

   C. Koloid

   D. Unsur logam

8. Metode pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat disebut...

   A. Filtrasi

   B. Evaporasi

   C. Distilasi

   D. Kromatografi

9. Petani garam mendapatkan kristal garam dari air laut dengan menggunakan metode...

   A. Penyaringan

   B. Penguapan (Evaporasi)

   C. Penyulingan

   D. Sublimasi

10. Cairan hasil penyaringan yang lolos melewati kertas saring disebut...

   A. Residu

   B. Filtrat

   C. Destilat

   D. Solute

11. Zat padat yang tertinggal dan tidak lolos pada alat penyaring dinamakan...

   A. Filtrat

   B. Residu

   C. Pelarut

   D. Kromatogram

12. Pemisahan zat warna tinta pulpen menjadi warna-warna penyusunnya dilakukan dengan metode...

   A. Distilasi

   B. Sublimasi

   C. Kromatografi

   D. Sentrifugasi

13. Kapur barus yang kotor dapat dibersihkan dan dimurnikan kembali dengan cara...

   A. Evaporasi

   B. Sublimasi

   C. Filtrasi

   D. Distilasi

14. Alat laboratorium yang memutar sampel cairan dengan kecepatan sangat tinggi untuk memisahkan partikel padat disebut...

   A. Saringan besi

   B. Kondensor

   C. Alat sentrifugasi

   D. Corong pisah

15. Metode pemisahan yang digunakan untuk memisahkan air murni dari air laut berdasarkan perbedaan titik didih adalah...

   A. Filtrasi

   B. Distilasi

   C. Kromatografi

   D. Sublimasi

16. Pernyataan yang benar mengenai perbedaan utama antara larutan dan suspensi adalah...

   A. Larutan bersifat keruh, suspensi bersifat jernih

   B. Larutan menghasilkan endapan, suspensi tidak mengendap

   C. Larutan partikelnya homogen tidak bisa disaring, suspensi heterogen dan mudah disaring

   D. Larutan merupakah zat murni, sedangkan suspensi adalah senyawa alami

17. Seorang siswa menguji suatu campuran. Campuran tersebut tampak keruh, tidak mengendap saat didiamkan, tetapi dapat menghamburkan seberkas cahaya senter. Campuran ini adalah...

   A. Larutan

   B. Suspensi

   C. Koloid

   D. Senyawa

18. Jika kita mencampurkan tepung terigu ke dalam air dingin lalu diaduk, air akan menjadi keruh. Setelah didiamkan selama 15 menit, tampak tepung terkumpul di dasar gelas. Sistem campuran ini disebut...

   A. Larutan

   B. Koloid

   C. Suspensi

   D. Unsur murni

19. Mengapa larutan gula tidak dapat dipisahkan dengan menggunakan kertas saring biasa?

   A. Karena gula bereaksi menjadi air

   B. Karena ukuran partikel gula yang larut sudah sangat kecil dan melewati pori saring

   C. Karena jumlah air terlalu sedikit

   D. Karena kertas saring menolak rasa manis

20. Prinsip kerja dari metode pemisahan distilasi (penyulingan) melibatkan dua perubahan wujud zat secara berurutan, yaitu...

   A. Mencair lalu membeku

   B. Menguap lalu mengembun

   C. Menyublim lalu mengkristal

   D. Menguap lalu menyublim

21. Tinta hitam diteteskan pada kertas isap, lalu ujung kertas dicelupkan ke air. Warna hitam menyebar dan terpisah menjadi warna biru, merah, dan kuning. Hal ini terjadi karena zat warna tersebut memiliki...

   A. Ukuran partikel yang sama besar

   B. Perbedaan kecepatan merambat pada kertas isap

   C. Titik didih yang sangat tinggi

   D. Sifat mudah menyublim saat terkena air

22. Ibu ingin memisahkan santan kelapa dari ampas parutan kelapa. Metode pemisahan campuran yang paling tepat dan mudah dilakukan Ibu di dapur adalah...

   A. Evaporasi menggunakan kompor

   B. Filtrasi menggunakan saringan kelapa

   C. Distilasi menggunakan panci tertutup

   D. Kromatografi dengan kertas tisu

23. Di laboratorium, petugas medis kesulitan memisahkan sel darah merah dari cairan plasma karena partikelnya sangat halus. Metode mekanis yang paling cocok digunakan adalah...

   A. Menyaring dengan kain katun

   B. Merebus darah hingga menguap

   C. Memutar sampel darah dengan alat sentrifugasi

   D. Membakar sampel darah

24. Saat melakukan pemisahan campuran kapur barus dengan pasir menggunakan metode sublimasi, es batu diletakkan di atas penutup wadah. Fungsi es batu tersebut adalah...

   A. Menjaga pasir tetap dingin

   B. Membantu gas kapur barus mengembun menjadi cair

   C. Memicu gas kapur barus mengkristal kembali menjadi padat

   D. Menghilangkan bau menyengat kapur barus

25. Mengapa metode evaporasi lebih dipilih untuk memisahkan garam dari air laut dibandingkan dengan metode filtrasi?

   A. Karena garam tidak tertahan oleh kertas saring

   B. Karena garam berwujud cair di air laut

   C. Karena air laut terlalu asin untuk disaring

   D. Karena saringan akan merusak rasa asin garam

26. Suatu campuran terdiri atas air, pasir, dan garam dapur. Langkah berurutan yang paling tepat untuk memisahkan pasir dan garam secara murni dari campuran tersebut adalah...

   A. Evaporasi dulu, baru filtrasi

   B. Distilasi dulu, baru sublimasi

   C. Filtrasi dulu untuk mengambil pasir, baru evaporasi untuk mengambil garam

   D. Langsung kromatografi

27. Perhatikan sifat zat berikut: Zat A mudah larut dalam air dan tahan panas. Zat B tidak larut dalam air dan ukuran partikelnya besar. Cara memisahkan campuran Zat A dan Zat B adalah...

   A. Langsung diuapkan

   B. Disaring (filtrasi) lalu filtratnya diuapkan (evaporasi)

   C. Disublimasikan

   D. Diputar dengan alat sentrifugasi saja

28. Zat cair yang berhasil didapatkan dari proses pengembunan uap pada metode distilasi dinamakan...

   A. Filtrat

   B. Residu

   C. Destilat

   D. Solute

29. Campuran minyak goreng dengan air termasuk campuran heterogen cair-cair yang tidak menyatu. Alat sederhana yang bisa digunakan untuk memisahkan kedua zat ini adalah...

   A. Kertas saring

   B. Corong pisah

   C. Piring penguapan

   D. Tabung kromatografi

30. Udara bersih di perkotaan semakin langka. Udara itu sendiri diklasifikasikan sebagai campuran karena...

   A. Komposisi gasnya selalu tetap di setiap planet

   B. Terdiri atas berbagai macam gas bebas yang mempertahankan sifat aslinya

   C. Gas oksigen dan nitrogen di dalamnya telah menyatu menjadi senyawa baru

   D. Udara tidak memiliki massa dan volume

31. Di sebuah desa, air sumur warga berwarna cokelat karena bercampur lumpur halus dan berbau besi. Warga ingin menjernihkan air tersebut secara mandiri. Susunan filter air sederhana yang paling efektif dari bawah ke atas adalah...

   A. Pasir - batu kerikil - ijuk - arang aktif

   B. Spons/kapas - arang aktif - ijuk - pasir - batu kerikil

   C. Arang aktif - pasir - kerikil - ijuk tanpa spons

   D. Batu kerikil saja diisi penuh

32. Sebuah kapal tanker mengalami kebocoran sehingga minyak mentah tumpah dan mengapung di permukaan laut, mengancam kehidupan terumbu karang. Mengapa minyak tersebut mengapung, dan metode penanganan fisik apa yang paling ramah lingkungan untuk mengumpulkannya?

   A. Minyak lebih padat dari air; disaring dengan jaring ikan

   B. Minyak memiliki massa jenis lebih kecil dari air; dilokalisir menggunakan booms lalu disedot dengan skimmer

   C. Minyak bereaksi dengan air laut; dibakar langsung di atas air

   D. Minyak menguap sendiri; dibiarkan saja terkena matahari matahari

33. Sebuah pabrik semen menghasilkan limbah asap yang mengandung debu jelaga sangat pekat, memicu sesak napas warga sekitar. Teknologi pemisahan campuran yang tepat dipasang pada cerobong asap pabrik untuk menyaring debu tersebut sebelum lepas ke udara adalah...

   A. Filter kain khusus atau pengendap elektrostatik (Cottrell)

   B. Semprotan air cuka

   C. Kipas angin raksasa untuk meniup asap ke hutan

   D. Pipa distilasi udara

34. Seseorang ingin menguji apakah sepotong jajanan pasar mengandung zat pewarna tekstil berbahaya (Rhodamin B) atau pewarna makanan alami. Metode pemisahan campuran yang paling akurat, murah, dan logis untuk menguji zat warna tersebut di laboratorium sekolah adalah...

   A. Melarutkan makanan lalu menyaringnya dengan kain

   B. Membakar makanan sampai menjadi arang

   C. Melakukan uji kromatografi kertas dengan membandingkan pola rambat warna

   D. Menyuling makanan menggunakan alat distilasi

35. Terdapat limbah padat berupa campuran serbuk besi, garam pasir, dan serbuk kapur barus. Urutan pemisahan yang paling cerdas agar kita mendapatkan ketiga zat tersebut dalam keadaan terpisah dan murni adalah...

   A. Gunakan magnet -> lakukan sublimasi -> tambahkan air, saring, lalu uapkan filtratnya

   B. Tambahkan air -> saring -> uapkan -> beri magnet

   C. Bakar seluruhnya -> saring sisa pembakaran

   D. Lakukan kromatografi -> distilasi -> sentrifugasi

36. Mengapa air minum isi ulang yang kita beli tidak boleh hanya sekadar disaring dengan pasir dan ijuk, melainkan harus melewati penyinaran lampu Ultraviolet (UV) atau gas Ozon?

   A. Agar air berubah rasa menjadi manis

   B. Karena saringan fisik hanya memisahkan kotoran padat suspensi, sedangkan kuman dan bakteri berukuran mikro (koloid/larutan) harus dimatikan dengan radiasi UV

   C. Agar warna air menjadi lebih berkilau di dalam galon

   D. Untuk menaikkan massa jenis air

 37. Dalam skala industri besar, gas oksigen murni untuk bantuan pernapasan di rumah sakit diperoleh dari udara bebas yang disaring, didinginkan hingga menjadi cair, lalu dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih masing-masing gas. Metode industri ini merupakan pengembangan dari prinsip...

   A. Filtrasi bertingkat

   B. Distilasi fraksinasi (bertingkat)

   C. Kromatografi kolom gas

   D. Sublimasi tekanan tinggi

38. Perhatikan data hasil pengujian empat jenis campuran:
Campuran P: Disaring lolos, didiamkan tidak mengendap, bening.
Campuran Q: Disaring ada residu, didiamkan mengendap, keruh.
Campuran R: Disaring lolos, didiamkan tidak mengendap, keruh menghamburkan cahaya senter.
Berdasarkan data tersebut, klasifikasi P, Q, dan R berturut-turut yang benar adalah...

   A. Suspensi, Larutan, Koloid

   B. Larutan, Koloid, Suspensi

   C. Larutan, Suspensi, Koloid

   D. Koloid, Suspensi, Larutan

39. Saat berkemah di dekat pantai, kamu kehabisan air bersih, sedangkan air yang tersedia hanya air laut yang asin dan kotor bercampur pasir. Rencana aksi pemisahan campuran terbaik yang bisa kamu lakukan secara mandiri di alam adalah...

   A. Menyaring air laut berkali-kali menggunakan baju kaos sampai rasa asinnya hilang

   B. Mengendapkan air laut semalaman lalu langsung meminum bagian atasnya

   C. Menyaring pasirnya terlebih dahulu, lalu merebus air asin tersebut di wadah tertutup dan menangkap uap airnya menggunakan plastik bersih sebagai air minum murni

   D. Menjemur air laut di atas batu sampai menjadi garam, lalu memakan garamnya saja

40. Dua buah zat padat bercampur. Zat X larut dalam alkohol tetapi tidak larut dalam air. Zat Y larut dalam air tetapi tidak larut dalam alkohol. Langkah memisahkan campuran padat X dan Y adalah...

   A. Campuran langsung dibakar sampai habis

   B. Tambahkan air untuk melarutkan Y, saring untuk mendapatkan X, lalu filtratnya diuapkan untuk mendapatkan kembali Y

   C. Tumbuk campuran sampai hancur menjadi unsur baru

   D. Gunakan magnet super kuat

 

 

E. Kunci Jawaban dan Pembahasan

Nomor 1
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Campuran adalah gabungan materi tanpa reaksi kimia dan masih mempertahankan sifat aslinya.

 Nomor 2

Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Udara bersih adalah campuran gas homogen alami (oksigen, nitrogen, dll). 

Nomor 3
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Garam dilarutkan oleh air, sehingga garam disebut zat terlarut (solute). 

Nomor 4
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Pelarut (solvent) adalah zat pemersatu yang jumlahnya dominan, contohnya air. 

Nomor 5
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Larutan bersifat homogen, stabil (tidak mengendap), dan jernih. 

Nomor 6
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Air kopi menyisakan ampas padat yang turun ke bawah, ini merupakan ciri fisik suspensi. 

Nomor 7
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Susu dan santan adalah sistem koloid yang tampak rata tetapi sebenarnya heterogen secara mikroskopi. 

Nomor 8
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Filtrasi atau penyaringan bekerja berdasarkan perbedaan ukuran lubang saringan dan partikel zat. 

Nomor 9
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Air laut dipanaskan oleh matahari sehingga airnya menguap, menyisakan kristal garam padat (evaporasi). 

Nomor 10
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Hasil cairan jernih yang lolos melewati pori-pori saringan disebut filtrat. 

Nomor 11
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Zat padat atau kotoran yang tertahan di atas media saring disebut residu atau ampas. 

Nomor 12
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kromatografi memisahkan komponen warna tinta berdasarkan perbedaan kecepatan rambat zat warna. 

Nomor 13
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Kapur barus berwujud padat dan bisa langsung berubah menjadi gas (menyublim), memisahkannya dari pasir. 

Nomor 14
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Sentrifugasi menggunakan gaya putar cepat untuk mengendapkan partikel mikro yang sulit disaring. 

Nomor 15
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Distilasi memanfaatkan perbedaan titik didih zat cair agar terpisah secara murni.

 

Nomor 16
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Larutan berukuran molekul (homogen, lolos saring), suspensi berukuran besar (heterogen, mengendap). 

Nomor 17
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Gejala menghamburkan cahaya senter tanpa mengendap adalah ciri khas efek Tyndall pada Koloid. 

Nomor 18
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Tepung terigu yang mengendap membuktikan bahwa campuran tersebut merupakan suspensi kasar. 

Nomor 19
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Partikel zat terlarut pada larutan gula sudah menyatu dalam ukuran sangat kecil (skala molekul). 

Nomor 20
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Distilasi bekerja dengan memanaskan cairan hingga menguap, lalu uapnya didinginkan (kondensasi) menjadi cair kembali. 

Nomor 21
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Perbedaan afinitas/daya serap kertas membuat zat warna merambat dengan kecepatan yang berbeda-beda. 

Nomor 22
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Saringan dapur memanfaatkan prinsip filtrasi untuk menahan residu ampas kelapa. 

Nomor 23
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Sentrifugasi memutar darah secara cepat sehingga sel darah yang padat terlempar ke bawah tabung. 

Nomor 24
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Es batu mendinginkan uap kapur barus yang panas agar langsung memadat/mengkristal kembali (deposisi). 

Nomor 25
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Garam terlarut sempurna dalam air laut (skala molekul), sehingga tidak akan bisa tertahan oleh saringan fisik. 

Nomor 26
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Saring pasirnya dulu (filtrasi), lalu uapkan air garamnya (evaporasi) untuk memperoleh kembali kristal garam. 

Nomor 27
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Filtrasi memisahkan Zat B (yang tidak larut), kemudian Evaporasi menguapkan air untuk menyisakan Zat A. 

Nomor 28
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Cairan murni hasil pengembunan uap pada distilasi disebut destilat. 

Nomor 29
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Corong pisah digunakan untuk memisahkan dua zat cair heterogen yang memiliki perbedaan massa jenis. 

Nomor 30
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Udara tersusun atas berbagai molekul gas bebas (O2, N2, CO2) yang tidak saling terikat secara kimia. 

Nomor 31
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Urutan dari bawah ke atas disesuaikan agar lapisan penahan halus (spons/kapas/arang) menjaga kejernihan filtrat. 

Nomor 32
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Minyak mengapung karena massa jenisnya ringan; booms melokalisir dan skimmer menyedot minyak secara fisik. 

Nomor 33
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Pengendap Cottrell bekerja menarik partikel debu bermuatan listrik pada cerobong asap industri. 

Nomor 34
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kromatografi kertas sangat efektif memisahkan dan membandingkan komponen warna kimia. 

Nomor 35
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Magnet menarik besi, sublimasi memisahkan kapur barus, air melarutkan garam, disaring (pasir lepas), lalu diuapkan. 

Nomor 36
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Saringan fisik hanya menahan makro-partikel, kuman/bakteri harus dinetralkan dengan radiasi UV. 

Nomor 37
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Distilasi bertingkat memisahkan komponen cair berdasarkan fraksi-fraksi perbedaan titik didihnya. 

Nomor 38
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: P memenuhi ciri larutan, Q memenuhi ciri suspensi kasar, R memenuhi ciri efek Tyndall koloid. 

Nomor 39
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Penyulingan darurat (distilasi sederhana) memisahkan air murni dari larutan garam dengan memanfaatkan uapnya. 

Nomor 40
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Air ditambahkan untuk melarutkan Y saja, lalu X disaring sebagai residu murni. Filtrat Y kemudian diuapkan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar