A. Campuran di Sekitar Kita
1. Pengertian Campuran dan Contohnya
Di dunia ini, hampir semua benda yang kita lihat adalah
campuran. Apakah kamu tahu apa itu campuran? Campuran adalah gabungan dari dua
zat atau lebih yang bercampur tanpa mengalami reaksi kimia. Artinya, zat-zat
penyusunnya masih memiliki sifat aslinya masing-masing.
Contoh campuran dalam kehidupan sehari-hari sangat
banyak:
• Air laut (campuran air dan garam).
• Udara (campuran gas oksigen, nitrogen, karbon dioksida, dan gas lainnya).
• Es sirup (campuran air, gula, dan perisa makanan).
• Tanah (campuran pasir, batu kecil, air, dan sisa tumbuhan).
2. Membuat Campuran Sederhana: Pelarut dan Zat Terlarut
Mari kita bayangkan membuat segelas air gula. Kita memasukkan
satu sendok gula pasir ke dalam air, lalu mengaduknya. Gula lama-kelamaan akan
hilang dan menyatu dengan air. Ini adalah contoh campuran sederhana yang
disebut larutan.
Dalam larutan, ada dua bagian penting yang harus kamu
ketahui:
1. Pelarut (Solvent): Zat yang jumlahnya lebih banyak dan berfungsi untuk
melarutkan zat lain. Contohnya adalah Air.
2. Zat Terlarut (Solute): Zat yang jumlahnya lebih sedikit dan dilarutkan oleh
pelarut. Contohnya adalah Gula pasir atau Garam.
B. Pembagian Campuran
Campuran tidak semuanya sama. Berdasarkan ukuran partikel
dan sifat penampilannya, campuran dibagi menjadi tiga macam. Mari kita pelajari
perbedaannya!
1. Larutan (Campuran Homogen)
Larutan adalah campuran yang sangat rata (homogen).
Ukuran partikelnya sangat kecil sehingga tidak bisa dibedakan lagi mana pelarut
dan mana zat terlarutnya. Ciri-cirinya: jernih, tembus cahaya, tidak mengendap
jika didiamkan, dan tidak bisa disaring dengan kertas saring biasa. Contoh: Air
garam, air teh, dan cuka dapur.
2. Suspensi (Campuran Heterogen)
Suspensi adalah campuran kasar yang tidak rata
(heterogen). Ukuran partikel zat terlarutnya besar. Ciri-cirinya: keruh, tidak
tembus cahaya, dan jika didiamkan lama-kelamaan zat padatnya akan turun ke
bawah (mengendap). Suspensi sangat mudah dipisahkan dengan cara disaring.
Contoh: Air kopi hitam (ada ampasnya), air sungai yang berlumpur, dan campuran
air dengan pasir.
3. Koloid
Koloid berada di tengah-tengah antara larutan dan
suspensi. Secara kasat mata koloid terlihat rata, tetapi jika dilihat dengan
mikroskop ultra, sebenarnya campuran ini tidak rata. Ciri-cirinya: tampak keruh
atau buram, tidak mengendap jika didiamkan, tetapi partikelnya bisa
menghamburkan cahaya (Efek Tyndall). Contoh: Susu cair, santan kelapa, asap
kendaraan, kabut di pagi hari, dan es krim.
C. Pemisahan Campuran
Zat-zat yang sudah tercampur bisa kita pisahkan kembali
menjadi zat murni. Cara memisahkannya bergantung pada sifat fisik zat tersebut,
seperti ukuran partikel, titik didih, atau kelarutannya.
1. Macam-Macam Metode Pemisahan Campuran
Berikut adalah beberapa cara atau metode pemisahan
campuran yang sering digunakan:
• Filtrasi (Penyaringan): Metode untuk memisahkan cairan dan zat padat yang
tidak larut berdasarkan perbedaan ukuran partikel. Zat padat yang tertinggal di
saringan disebut residu, dan cairan yang lolos disebut filtrat. Contoh:
menyaring teh dari ampasnya.
• Evaporasi (Penguapan): Metode untuk memisahkan zat padat yang larut dalam
cairan dengan cara memanaskan campuran sampai cairannya habis menguap. Contoh:
pembuatan garam dapur dari air laut oleh petani garam.
• Distilasi (Penyulingan): Metode untuk memisahkan campuran zat cair
berdasarkan perbedaan titik didihnya. Zat cair yang titik didihnya lebih rendah
akan menguap lebih dulu, lalu didinginkan (dikondensasi) menjadi cairan murni
lagi. Contoh: pembuatan air murni (akuades) dan pemisahan minyak bumi.
• Kromatografi: Metode pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan merambat
zat-zat dalam medium tertentu. Biasanya digunakan untuk memisahkan zat warna.
Contoh: memisahkan warna-warna penyusun tinta hitam pada kertas.
• Sublimasi: Metode untuk memisahkan zat padat yang dapat menyublim (berubah
dari padat menjadi gas) dari pengotornya yang tidak dapat menyublim. Contoh:
memurnikan kapur barus (kamfer) yang bercampur tanah.
• Sentrifugasi: Metode pengganti penyaringan untuk memisahkan partikel padat
yang sangat halus dan jumlahnya sedikit di dalam cairan dengan cara diputar
sangat cepat. Contoh: memisahkan sel darah merah dari plasma darah di laboratorium.
2. Menyelesaikan Masalah Lingkungan dengan Pemisahan Campuran
Metode pemisahan campuran bukan hanya teori di sekolah,
tetapi sangat berguna untuk menyelamatkan lingkungan kita. Berikut adalah
contohnya:
• Alat Penjernih Air Sederhana: Di daerah yang airnya kotor atau keruh, kita
bisa membuat filter air menggunakan metode filtrasi berlevel. Air dialirkan
melewati susunan batu, pasir, arang aktif, dan ijuk. Pasir dan ijuk menyaring
partikel lumpur (suspensi), sedangkan arang aktif menghilangkan bau dan kuman.
Hasilnya adalah air jernih yang aman.
• Penanganan Tumpahan Minyak di Laut: Ketika kapal tangki minyak bocor di laut,
minyak akan mengapung karena massa jenisnya lebih ringan dari air. Petani
lingkungan menggunakan pembatas fisik (booms) untuk mengumpulkan minyak, lalu
menyedotnya (skimming). Ini menggunakan prinsip pemisahan campuran heterogen
cair-cair.
• Pengolahan Limbah Pabrik: Pabrik menggunakan alat penyaring udara atau
pengendap elektrostatik untuk memisahkan asap beracun dan debu jelaga sebelum
dilepaskan ke udara bebas. Hal ini mencegah polusi udara.
D. Ujian Sumatif (Pilihan Ganda)
Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda
silang (X) pada pilihan A, B, C, atau D!
1.
Gabungan dari dua zat atau lebih tanpa mengalami reaksi kimia dan masih
memiliki sifat asli zat penyusunnya disebut...
A. Larutan
B. Unsur
C. Campuran
D. Senyawa
2.
Contoh campuran yang dapat kita temukan di alam bebas secara langsung adalah...
A. Air murni
B. Udara bersih
C. Gas oksigen
saja
D. Besi murni
3.
Ketika kita membuat segelas air garam, maka yang bertindak sebagai zat terlarut
(solute) adalah...
A. Air
B. Garam
C. Gelas
D. Sendok
4.
Zat yang berfungsi melarutkan zat lain dan jumlahnya lebih banyak di dalam
larutan dinamakan...
A. Zat terlarut
B. Suspensi
C. Pelarut
D. Residu
5.
Jenis campuran yang sifatnya rata (homogen), jernih, dan tidak mengendap saat
didiamkan adalah...
A. Koloid
B. Suspensi
C. Larutan
D. Campuran
kasar
6.
Air kopi hitam yang memiliki ampas di bagian bawah gelas termasuk ke dalam
kelompok...
A. Larutan
B. Suspensi
C. Koloid
D. Zat murni
A. Suspensi
B. Larutan
C. Koloid
D. Unsur logam
8.
Metode pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat
disebut...
A. Filtrasi
B. Evaporasi
C. Distilasi
D. Kromatografi
9.
Petani garam mendapatkan kristal garam dari air laut dengan menggunakan
metode...
A. Penyaringan
B. Penguapan
(Evaporasi)
C. Penyulingan
D. Sublimasi
10.
Cairan hasil penyaringan yang lolos melewati kertas saring disebut...
A. Residu
B. Filtrat
C. Destilat
D. Solute
11.
Zat padat yang tertinggal dan tidak lolos pada alat penyaring dinamakan...
A. Filtrat
B. Residu
C. Pelarut
D. Kromatogram
12.
Pemisahan zat warna tinta pulpen menjadi warna-warna penyusunnya dilakukan
dengan metode...
A. Distilasi
B. Sublimasi
C. Kromatografi
D. Sentrifugasi
13.
Kapur barus yang kotor dapat dibersihkan dan dimurnikan kembali dengan cara...
A. Evaporasi
B. Sublimasi
C. Filtrasi
D. Distilasi
14.
Alat laboratorium yang memutar sampel cairan dengan kecepatan sangat tinggi
untuk memisahkan partikel padat disebut...
A. Saringan besi
B. Kondensor
C. Alat
sentrifugasi
D. Corong pisah
15.
Metode pemisahan yang digunakan untuk memisahkan air murni dari air laut
berdasarkan perbedaan titik didih adalah...
A. Filtrasi
B. Distilasi
C. Kromatografi
D. Sublimasi
16.
Pernyataan yang benar mengenai perbedaan utama antara larutan dan suspensi
adalah...
A. Larutan
bersifat keruh, suspensi bersifat jernih
B. Larutan
menghasilkan endapan, suspensi tidak mengendap
C. Larutan
partikelnya homogen tidak bisa disaring, suspensi heterogen dan mudah disaring
D. Larutan
merupakah zat murni, sedangkan suspensi adalah senyawa alami
17.
Seorang siswa menguji suatu campuran. Campuran tersebut tampak keruh, tidak
mengendap saat didiamkan, tetapi dapat menghamburkan seberkas cahaya senter.
Campuran ini adalah...
A. Larutan
B. Suspensi
C. Koloid
D. Senyawa
18.
Jika kita mencampurkan tepung terigu ke dalam air dingin lalu diaduk, air akan
menjadi keruh. Setelah didiamkan selama 15 menit, tampak tepung terkumpul di
dasar gelas. Sistem campuran ini disebut...
A. Larutan
B. Koloid
C. Suspensi
D. Unsur murni
19.
Mengapa larutan gula tidak dapat dipisahkan dengan menggunakan kertas saring
biasa?
A. Karena gula
bereaksi menjadi air
B. Karena ukuran
partikel gula yang larut sudah sangat kecil dan melewati pori saring
C. Karena jumlah
air terlalu sedikit
D. Karena kertas
saring menolak rasa manis
20.
Prinsip kerja dari metode pemisahan distilasi (penyulingan) melibatkan dua
perubahan wujud zat secara berurutan, yaitu...
A. Mencair lalu
membeku
B. Menguap lalu
mengembun
C. Menyublim
lalu mengkristal
D. Menguap lalu
menyublim
21.
Tinta hitam diteteskan pada kertas isap, lalu ujung kertas dicelupkan ke air.
Warna hitam menyebar dan terpisah menjadi warna biru, merah, dan kuning. Hal
ini terjadi karena zat warna tersebut memiliki...
A. Ukuran
partikel yang sama besar
B. Perbedaan
kecepatan merambat pada kertas isap
C. Titik didih
yang sangat tinggi
D. Sifat mudah
menyublim saat terkena air
22.
Ibu ingin memisahkan santan kelapa dari ampas parutan kelapa. Metode pemisahan
campuran yang paling tepat dan mudah dilakukan Ibu di dapur adalah...
A. Evaporasi
menggunakan kompor
B. Filtrasi
menggunakan saringan kelapa
C. Distilasi
menggunakan panci tertutup
D. Kromatografi
dengan kertas tisu
23.
Di laboratorium, petugas medis kesulitan memisahkan sel darah merah dari cairan
plasma karena partikelnya sangat halus. Metode mekanis yang paling cocok
digunakan adalah...
A. Menyaring
dengan kain katun
B. Merebus darah
hingga menguap
C. Memutar
sampel darah dengan alat sentrifugasi
D. Membakar
sampel darah
24.
Saat melakukan pemisahan campuran kapur barus dengan pasir menggunakan metode
sublimasi, es batu diletakkan di atas penutup wadah. Fungsi es batu tersebut
adalah...
A. Menjaga pasir
tetap dingin
B. Membantu gas
kapur barus mengembun menjadi cair
C. Memicu gas kapur barus mengkristal kembali
menjadi padat
D. Menghilangkan
bau menyengat kapur barus
25.
Mengapa metode evaporasi lebih dipilih untuk memisahkan garam dari air laut
dibandingkan dengan metode filtrasi?
A. Karena garam
tidak tertahan oleh kertas saring
B. Karena garam
berwujud cair di air laut
C. Karena air
laut terlalu asin untuk disaring
D. Karena
saringan akan merusak rasa asin garam
26.
Suatu campuran terdiri atas air, pasir, dan garam dapur. Langkah berurutan yang
paling tepat untuk memisahkan pasir dan garam secara murni dari campuran
tersebut adalah...
A. Evaporasi
dulu, baru filtrasi
B. Distilasi
dulu, baru sublimasi
C. Filtrasi dulu
untuk mengambil pasir, baru evaporasi untuk mengambil garam
D. Langsung kromatografi
27.
Perhatikan sifat zat berikut: Zat A mudah larut dalam air dan tahan panas. Zat
B tidak larut dalam air dan ukuran partikelnya besar. Cara memisahkan campuran
Zat A dan Zat B adalah...
A. Langsung
diuapkan
B. Disaring
(filtrasi) lalu filtratnya diuapkan (evaporasi)
C.
Disublimasikan
D. Diputar
dengan alat sentrifugasi saja
28.
Zat cair yang berhasil didapatkan dari proses pengembunan uap pada metode
distilasi dinamakan...
A. Filtrat
B. Residu
C. Destilat
D. Solute
29. Campuran
minyak goreng dengan air termasuk campuran heterogen cair-cair yang tidak
menyatu. Alat sederhana yang bisa digunakan untuk memisahkan kedua zat ini
adalah...
A. Kertas saring
B. Corong pisah
C. Piring
penguapan
D. Tabung
kromatografi
30.
Udara bersih di perkotaan semakin langka. Udara itu sendiri diklasifikasikan
sebagai campuran karena...
A. Komposisi
gasnya selalu tetap di setiap planet
B. Terdiri atas
berbagai macam gas bebas yang mempertahankan sifat aslinya
C. Gas oksigen
dan nitrogen di dalamnya telah menyatu menjadi senyawa baru
D. Udara tidak
memiliki massa dan volume
31.
Di sebuah desa, air sumur warga berwarna cokelat karena bercampur lumpur halus
dan berbau besi. Warga ingin menjernihkan air tersebut secara mandiri. Susunan
filter air sederhana yang paling efektif dari bawah ke atas adalah...
A. Pasir - batu
kerikil - ijuk - arang aktif
B. Spons/kapas -
arang aktif - ijuk - pasir - batu kerikil
C. Arang aktif -
pasir - kerikil - ijuk tanpa spons
D. Batu kerikil
saja diisi penuh
32.
Sebuah kapal tanker mengalami kebocoran sehingga minyak mentah tumpah dan
mengapung di permukaan laut, mengancam kehidupan terumbu karang. Mengapa minyak
tersebut mengapung, dan metode penanganan fisik apa yang paling ramah
lingkungan untuk mengumpulkannya?
A. Minyak lebih
padat dari air; disaring dengan jaring ikan
B. Minyak
memiliki massa jenis lebih kecil dari air; dilokalisir menggunakan booms lalu
disedot dengan skimmer
C. Minyak
bereaksi dengan air laut; dibakar langsung di atas air
D. Minyak
menguap sendiri; dibiarkan saja terkena matahari matahari
33.
Sebuah pabrik semen menghasilkan limbah asap yang mengandung debu jelaga sangat
pekat, memicu sesak napas warga sekitar. Teknologi pemisahan campuran yang
tepat dipasang pada cerobong asap pabrik untuk menyaring debu tersebut sebelum
lepas ke udara adalah...
A. Filter kain
khusus atau pengendap elektrostatik (Cottrell)
B. Semprotan air
cuka
C. Kipas angin
raksasa untuk meniup asap ke hutan
D. Pipa
distilasi udara
34.
Seseorang ingin menguji apakah sepotong jajanan pasar mengandung zat pewarna
tekstil berbahaya (Rhodamin B) atau pewarna makanan alami. Metode pemisahan
campuran yang paling akurat, murah, dan logis untuk menguji zat warna tersebut
di laboratorium sekolah adalah...
A. Melarutkan
makanan lalu menyaringnya dengan kain
B. Membakar
makanan sampai menjadi arang
C. Melakukan uji
kromatografi kertas dengan membandingkan pola rambat warna
D. Menyuling
makanan menggunakan alat distilasi
35.
Terdapat limbah padat berupa campuran serbuk besi, garam pasir, dan serbuk
kapur barus. Urutan pemisahan yang paling cerdas agar kita mendapatkan ketiga
zat tersebut dalam keadaan terpisah dan murni adalah...
A. Gunakan
magnet -> lakukan sublimasi -> tambahkan air, saring, lalu uapkan
filtratnya
B. Tambahkan air
-> saring -> uapkan -> beri magnet
C. Bakar
seluruhnya -> saring sisa pembakaran
D. Lakukan
kromatografi -> distilasi -> sentrifugasi
36.
Mengapa air minum isi ulang yang kita beli tidak boleh hanya sekadar disaring
dengan pasir dan ijuk, melainkan harus melewati penyinaran lampu Ultraviolet
(UV) atau gas Ozon?
A. Agar air
berubah rasa menjadi manis
B. Karena
saringan fisik hanya memisahkan kotoran padat suspensi, sedangkan kuman dan
bakteri berukuran mikro (koloid/larutan) harus dimatikan dengan radiasi UV
C. Agar warna
air menjadi lebih berkilau di dalam galon
D. Untuk
menaikkan massa jenis air
A. Filtrasi
bertingkat
B. Distilasi
fraksinasi (bertingkat)
C. Kromatografi
kolom gas
D. Sublimasi
tekanan tinggi
38.
Perhatikan data hasil pengujian empat jenis campuran:
Campuran P: Disaring lolos, didiamkan tidak mengendap, bening.
Campuran Q: Disaring ada residu, didiamkan mengendap, keruh.
Campuran R: Disaring lolos, didiamkan tidak mengendap, keruh menghamburkan
cahaya senter.
Berdasarkan data tersebut, klasifikasi P, Q, dan R berturut-turut yang benar
adalah...
A. Suspensi,
Larutan, Koloid
B. Larutan,
Koloid, Suspensi
C. Larutan,
Suspensi, Koloid
D. Koloid,
Suspensi, Larutan
39.
Saat berkemah di dekat pantai, kamu kehabisan air bersih, sedangkan air yang
tersedia hanya air laut yang asin dan kotor bercampur pasir. Rencana aksi
pemisahan campuran terbaik yang bisa kamu lakukan secara mandiri di alam
adalah...
A. Menyaring air
laut berkali-kali menggunakan baju kaos sampai rasa asinnya hilang
B. Mengendapkan
air laut semalaman lalu langsung meminum bagian atasnya
C. Menyaring
pasirnya terlebih dahulu, lalu merebus air asin tersebut di wadah tertutup dan
menangkap uap airnya menggunakan plastik bersih sebagai air minum murni
D. Menjemur air
laut di atas batu sampai menjadi garam, lalu memakan garamnya saja
40.
Dua buah zat padat bercampur. Zat X larut dalam alkohol tetapi tidak larut
dalam air. Zat Y larut dalam air tetapi tidak larut dalam alkohol. Langkah
memisahkan campuran padat X dan Y adalah...
A. Campuran
langsung dibakar sampai habis
B. Tambahkan air
untuk melarutkan Y, saring untuk mendapatkan X, lalu filtratnya diuapkan untuk
mendapatkan kembali Y
C. Tumbuk
campuran sampai hancur menjadi unsur baru
D. Gunakan
magnet super kuat
E. Kunci Jawaban dan Pembahasan
Nomor
1
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Campuran adalah gabungan materi tanpa reaksi kimia dan masih
mempertahankan sifat aslinya.
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Udara bersih adalah campuran gas homogen alami (oksigen, nitrogen,
dll).
Nomor
3
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Garam dilarutkan oleh air, sehingga garam disebut zat terlarut
(solute).
Nomor
4
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Pelarut (solvent) adalah zat pemersatu yang jumlahnya dominan,
contohnya air.
Nomor
5
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Larutan bersifat homogen, stabil (tidak mengendap), dan jernih.
Nomor
6
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Air kopi menyisakan ampas padat yang turun ke bawah, ini merupakan
ciri fisik suspensi.
Nomor
7
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Susu dan santan adalah sistem koloid yang tampak rata tetapi
sebenarnya heterogen secara mikroskopi.
Nomor
8
Kunci
Jawaban: A
Pembahasan: Filtrasi atau penyaringan bekerja berdasarkan perbedaan ukuran
lubang saringan dan partikel zat.
Nomor
9
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Air laut dipanaskan oleh matahari sehingga airnya menguap,
menyisakan kristal garam padat (evaporasi).
Nomor
10
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Hasil cairan jernih yang lolos melewati pori-pori saringan disebut
filtrat.
Nomor
11
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Zat padat atau kotoran yang tertahan di atas media saring disebut
residu atau ampas.
Nomor
12
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Kromatografi memisahkan komponen warna tinta berdasarkan perbedaan
kecepatan rambat zat warna.
Nomor
13
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Kapur barus berwujud padat dan bisa langsung berubah menjadi gas
(menyublim), memisahkannya dari pasir.
Nomor
14
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Sentrifugasi menggunakan gaya putar cepat untuk mengendapkan
partikel mikro yang sulit disaring.
Nomor
15
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Distilasi memanfaatkan perbedaan titik didih zat cair agar terpisah
secara murni.
Nomor
16
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Larutan berukuran molekul (homogen, lolos saring), suspensi
berukuran besar (heterogen, mengendap).
Nomor
17
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Gejala menghamburkan cahaya senter tanpa mengendap adalah ciri khas
efek Tyndall pada Koloid.
Nomor
18
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Tepung terigu yang mengendap membuktikan bahwa campuran tersebut
merupakan suspensi kasar.
Nomor
19
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Partikel zat terlarut pada larutan gula sudah menyatu dalam ukuran
sangat kecil (skala molekul).
Nomor
20
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Distilasi bekerja dengan memanaskan cairan hingga menguap, lalu
uapnya didinginkan (kondensasi) menjadi cair kembali.
Nomor
21
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Perbedaan afinitas/daya serap kertas membuat zat warna merambat
dengan kecepatan yang berbeda-beda.
Nomor
22
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Saringan dapur memanfaatkan prinsip filtrasi untuk menahan residu
ampas kelapa.
Nomor
23
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Sentrifugasi memutar darah secara cepat sehingga sel darah yang
padat terlempar ke bawah tabung.
Nomor
24
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Es batu mendinginkan uap kapur barus yang panas agar langsung
memadat/mengkristal kembali (deposisi).
Nomor
25
Kunci
Jawaban: A
Pembahasan: Garam terlarut sempurna dalam air laut (skala molekul), sehingga
tidak akan bisa tertahan oleh saringan fisik.
Nomor
26
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Saring pasirnya dulu (filtrasi), lalu uapkan air garamnya
(evaporasi) untuk memperoleh kembali kristal garam.
Nomor
27
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Filtrasi memisahkan Zat B (yang tidak larut), kemudian Evaporasi
menguapkan air untuk menyisakan Zat A.
Nomor
28
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Cairan murni hasil pengembunan uap pada distilasi disebut destilat.
Nomor
29
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Corong pisah digunakan untuk memisahkan dua zat cair heterogen yang
memiliki perbedaan massa jenis.
Nomor
30
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Udara tersusun atas berbagai molekul gas bebas (O2, N2, CO2) yang
tidak saling terikat secara kimia.
Nomor
31
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Urutan dari bawah ke atas disesuaikan agar lapisan penahan halus
(spons/kapas/arang) menjaga kejernihan filtrat.
Nomor
32
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Minyak mengapung karena massa jenisnya ringan; booms melokalisir
dan skimmer menyedot minyak secara fisik.
Nomor
33
Kunci
Jawaban: A
Pembahasan: Pengendap Cottrell bekerja menarik partikel debu bermuatan listrik
pada cerobong asap industri.
Nomor
34
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Kromatografi kertas sangat efektif memisahkan dan membandingkan
komponen warna kimia.
Nomor
35
Kunci
Jawaban: A
Pembahasan: Magnet menarik besi, sublimasi memisahkan kapur barus, air
melarutkan garam, disaring (pasir lepas), lalu diuapkan.
Nomor
36
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Saringan fisik hanya menahan makro-partikel, kuman/bakteri harus
dinetralkan dengan radiasi UV.
Nomor
37
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Distilasi bertingkat memisahkan komponen cair berdasarkan
fraksi-fraksi perbedaan titik didihnya.
Nomor
38
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: P memenuhi ciri larutan, Q memenuhi ciri suspensi kasar, R memenuhi
ciri efek Tyndall koloid.
Nomor
39
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Penyulingan darurat (distilasi sederhana) memisahkan air murni dari
larutan garam dengan memanfaatkan uapnya.
Nomor
40
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Air ditambahkan untuk melarutkan Y saja, lalu X disaring sebagai
residu murni. Filtrat Y kemudian diuapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar