Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup- (Bagian II)
A. Sistem Pernapasan
Setiap makhluk hidup perlu bernapas untuk bertahan
hidup. Bernapas adalah proses memasukkan oksigen ke dalam tubuh dan
mengeluarkan karbon dioksida serta uap air. Oksigen digunakan tubuh untuk
menghasilkan energi dari makanan yang kita makan.
1. Organ Pernapasan Manusia
dan Fungsinya
·
Rongga
Hidung: Tempat masuknya udara. Di dalam hidung terdapat rambut
hidung untuk menyaring debu. Ada juga selaput lendir untuk menghangatkan dan
melembapkan udara.
·
Faring
(Tenggorokan): Saluran pertemuan antara jalan
makanan dan jalan udara pernapasan.
·
Laring:
Kotak suara yang menghubungkan faring dengan trakea. Di sini terdapat katup
epiglotis yang mencegah makanan masuk ke saluran napas.
·
Trakea:
Batang tenggorokan berupa pipa yang dindingnya memiliki rambut getar (silia).
Silia berfungsi menyaring benda asing yang masuk bersama udara.
·
Bronkus:
Cabang dari batang tenggorokan yang menuju ke paru-paru kanan dan paru-paru kiri.
·
Bronkiolus:
Cabang-cabang yang lebih kecil dari bronkus di dalam paru-paru.
·
Alveolus:
Kantung udara kecil di ujung bronkiolus. Di sinilah tempat terjadinya
pertukaran oksigen dan karbon dioksida secara difusi.
2. Mekanisme Bernapas
Proses bernapas terdiri dari dua tahap utama, yaitu
mengambil napas (Inspirasi) dan mengembuskan napas (Ekspirasi). Berdasarkan
otot yang bekerja, mekanisme bernapas dibagi menjadi dua jenis:
·
Pernapasan
Dada: Menggunakan otot antar tulang rusuk. Saat inspirasi,
tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, dan udara masuk. Saat ekspirasi,
tulang rusuk turun, rongga dada mengecil, dan udara keluar.
·
Pernapasan
Perut: Menggunakan otot diafragma (sekat antara rongga dada
dan perut). Saat inspirasi, otot diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan
udara masuk. Saat ekspirasi, diafragma melengkung ke atas, rongga dada
mengecil, dan udara keluar.
3. Penyakit pada Sistem
Pernapasan
·
Asma:
Penyempitan saluran pernapasan akibat alergi debu, rambut, atau suhu dingin.
Penderita biasanya merasa sesak napas.
·
Tuberkulosis
(TBC): Infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis. Gejalanya adalah batuk berdarah yang berlangsung
lama.
·
Bronkitis:
Radang pada dinding bronkus akibat infeksi virus atau bakteri, sering membuat
penderita batuk berdahak.
·
Pneumonia
(Paru-paru Basah): Infeksi pada alveolus yang
menyebabkan kantung udara terisi cairan, sehingga dada terasa sakit dan sesak.
·
Influenza
(Flu): Penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza,
gejalanya berupa bersin, demam, dan pilek.
4. Kandungan dan Bahaya Rokok
bagi Kesehatan
Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya. Tiga
zat paling berbahaya di dalam rokok adalah:
1. Nikotin: Zat yang menyebabkan kecanduan dan merusak pembuluh darah.
2. Tar: Zat lengket berwarna cokelat yang mengendap di paru-paru dan dapat
memicu kanker.
3. Karbon Monoksida (CO): Gas beracun yang mengikat hemoglobin darah, sehingga
tubuh kekurangan oksigen.
Bahaya ini mengancam dua kelompok orang:
- Perokok Aktif: Orang yang mengisap rokok secara langsung. Mereka berisiko
tinggi terkena kanker paru-paru, serangan jantung, dan stroke.
- Perokok Pasif: Orang yang tidak merokok tetapi ikut menghirup asap rokok di
sekitarnya. Perokok pasif juga mengalami bahaya yang sama besar, terutama anak-anak
dan ibu hamil yang bisa mengalami gangguan janin.
B. Sistem Ekskresi/Pembuangan
Metabolisme di dalam tubuh menghasilkan zat sisa yang
sudah tidak berguna dan bersifat racun. Sistem ekskresi bertugas mengeluarkan
zat sisa tersebut agar tubuh kita tetap sehat.
1. Organ-Organ Ekskresi
Manusia
·
Paru-paru:
Mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) sebagai sisa proses
pernapasan.
·
Kulit:
Mengeluarkan keringat yang mengandung air, garam, dan sedikit urea untuk
mengatur suhu tubuh.
·
Ginjal:
Organ berbentuk seperti kacang merah yang bertugas menyaring darah dan
mengeluarkan zat sisa berupa urin.
2. Struktur Ginjal
Ginjal manusia memiliki tiga lapisan utama:
1. Korteks (Kulit Ginjal): Lapisan luar tempat terdapatnya jutaan nefron (alat
penyaring darah).
2. Medula (Sumsum Ginjal): Bagian tengah yang berbentuk kerucut, berfungsi
menyalurkan urin.
3. Pelvis (Rongga Ginjal): Tempat penampungan urin sementara sebelum dialirkan
ke kantung kemih melalui saluran ureter.
3. Proses Terbentuknya Urin
Proses penyaringan darah di dalam nefron ginjal
berlangsung melalui tiga tahapan sederhana:
·
1.
Filtrasi: Penyaringan darah yang terjadi di Glomerulus. Hasilnya
adalah Urin Primer yang masih mengandung zat berguna seperti glukosa dan asam
amino.
·
2.
Reabsorpsi: Penyerapan kembali zat-zat yang
masih berguna di Tubulus Kontortus Proksimal. Hasilnya adalah Urin Sekunder.
·
3.
Augmentasi: Pengeluaran zat sisa yang sudah
benar-benar tidak dibutuhkan tubuh di Tubulus Kontortus Distal. Hasilnya adalah
Urin Sejati yang siap dibuang.
4. Analisis Kandungan Urin
Normal
Urin orang yang sehat memiliki komposisi tertentu. Mari
kita perhatikan tabel data komponen urin normal berikut:
|
Komponen
Zat |
Urin
Normal |
Keterangan
Medis |
|
Air |
95% - 96% |
Sebagai pelarut utama zat sisa |
|
Urea & Amonia |
Ada (Normal) |
Zat sisa perombakan protein yang
berbau khas |
|
Garam Mineral |
Ada (Normal) |
Sisa garam dapur yang berlebih
di tubuh |
|
Glukosa (Gula) |
Tidak Ada (0%) |
Jika ada, indikasi penyakit
Diabetes Melitus |
|
Protein |
Tidak Ada (0%) |
Jika ada, indikasi kerusakan Glomerulus
(Nefritis) |
5. Penyakit pada Sistem
Ekskresi (Ginjal)
·
Nefritis:
Kerusakan pada nefron akibat infeksi bakteri, sehingga protein lolos ke dalam
urin.
·
Batu
Ginjal: Adanya endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal
atau saluran urin yang menyumbat keluarnya urin.
·
Gagal
Ginjal: Kondisi ginjal yang sudah tidak berfungsi menyaring
darah, sehingga penderita harus melakukan cuci darah (hemodialisis) teratur.
·
Diabetes
Insipidus: Penyakit akibat kekurangan hormon ADH (Antidiuretik),
menyebabkan penderita mengeluarkan urin sangat banyak secara berlebihan.
C. Ujian Sumatif
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan
memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
1. Organ pernapasan manusia yang berfungsi sebagai
tempat penyesuaian suhu dan kelembapan udara adalah...
A. Alveolus
B. Hidung
C. Trakea
D. Bronkus
2. Bagian tenggorokan yang berfungsi mencegah makanan
masuk ke dalam saluran pernapasan saat kita menelan adalah...
A. Faring
B. Alveolus
C. Epiglotis
D. Rambut getar
3. Pertukaran gas oksigen dengan gas karbon dioksida di
dalam paru-paru terjadi pada bagian...
A. Bronkiolus
B. Trakea
C. Alveolus
D. Laring
4. Rambut getar (silia) yang terdapat di sepanjang
dinding dalam batang tenggorokan (trakea) memiliki kegunaan untuk...
A. Membantu mempercepat aliran oksigen
B. Menyaring benda asing dan debu yang masuk bersama
udara
C. Menghangatkan suhu udara luar yang dingin
D. Membantu menghasilkan lendir pencerna bakteri
5. Ketika kita menghirup napas, udara secara berurutan
melewati organ...
A. Hidung -> Laring -> Trakea -> Bronkus ->
Alveolus
B. Hidung -> Alveolus -> Bronkus -> Trakea
-> Laring
C. Hidung -> Trakea -> Laring -> Alveolus
-> Bronkus
D. Hidung -> Bronkus -> Trakea -> Laring ->
Alveolus
6. Pada pernapasan dada, aktivitas otot yang terjadi
saat kita menghirup napas (inspirasi) adalah...
A. Otot diafragma berkontraksi mendatar
B. Otot antar tulang rusuk berkontraksi sehingga tulang
rusuk terangkat
C. Otot antar tulang rusuk relaksasi sehingga tulang
rusuk turun
D. Otot perut mengembang dan menekan dada
7. Saat seseorang mengembuskan napas pada pernapasan
perut, kondisi otot diafragma yang benar adalah...
A. Mendatar karena kontraksi
B. Melengkung ke atas rongga dada karena relaksasi
C. Mengecil dan kaku
D. Terangkat menjauhi organ perut
8. Penyakit pernapasan yang ditandai dengan adanya
gangguan penyempitan pada saluran pernapasan akibat alergi dinamakan...
A. Tuberkulosis
B. Influenza
C. Asma
D. Pneumonia
9. Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat merusak
dinding alveolus dan menyebabkan penyakit...
A. Bronkitis
B. TBC
C. Asma
D. Flu Burung
10. Penyakit pneumonia atau sering disebut paru-paru
basah berbahaya karena kantung alveolus penderita dipenuhi oleh...
A. Gas karbon monoksida
B. Cairan atau lendir akibat infeksi
C. Gumpalan tar rokok
D. Udara kering dari luar
11. Zat berbahaya di dalam rokok yang dapat menempel
pada paru-paru, berwarna cokelat lengket, dan memicu kanker adalah...
A. Nikotin
B. Tar
C. Karbon Monoksida
D. Oksigen
12. Gas beracun dalam asap rokok yang sangat kuat
mengikat hemoglobin darah sehingga tubuh kekurangan oksigen adalah...
A. Karbon Monoksida (CO)
B. Karbon Dioksida (CO2)
C. Nitrogen Oxide
D. Nikotin cair
13. Mengapa seorang perokok pasif tetap memiliki risiko
kesehatan yang besar meskipun ia sendiri tidak merokok?
A. Karena perokok pasif memakan puntung rokok secara
tidak sengaja
B. Karena asap sampingan dari rokok justru mengandung
zat kimia berbahaya yang ikut terhirup
C. Karena sistem imun perokok pasif otomatis langsung
turun drastis
D. Karena asap rokok hanya berbahaya jika mengenai
kulit perokok pasif
14. Jika sebuah wadah kaca berisi air kapur ditiup
dengan sedotan napas kita selama beberapa menit, air kapur tersebut akan
berubah menjadi keruh. Percobaan ini membuktikan bahwa udara hasil embusan
napas mengandung...
A. Oksigen
B. Karbon Dioksida
C. Nitrogen
D. Hidrogen
15. Saat berada di pegunungan yang tinggi dan berudara
dingin, frekuensi pernapasan seseorang cenderung meningkat (bernapas lebih
cepat). Hal ini terjadi karena...
A. Udara dingin memperbesar ukuran alveolus
B. Kadar oksigen di dataran tinggi lebih tipis sehingga
tubuh butuh menghirup udara lebih sering
C. Tubuh berusaha membuang energi panas lewat paru-paru
D. Otot dada menjadi kaku akibat suhu yang sangat
dingin
16. Seorang pasien datang ke dokter dengan gejala batuk
berdahak selama 3 minggu, berat badan turun drastis, dan hasil rontgen
menunjukkan bintik-bintik kerusakan pada jaringan paru-parunya. Pasien tersebut
kemungkinan menderita...
A. Asma akut
B. Tuberkulosis (TBC)
C. Influenza biasa
D. Faringitis ringan
17. Nikotin dalam rokok sangat berbahaya bagi organ
sistem peredaran darah perokok karena dapat...
A. Melarutkan sel darah putih
B. Menyebabkan kecanduan dan memicu penyempitan
pembuluh darah
C. Meningkatkan kadar oksigen dalam darah secara
berlebihan
D. Mengubah warna darah menjadi cokelat tua
18. Perhatikan aktivitas berikut:
1) Berlari cepat
2) Duduk santai
3) Tidur telentang
Urutan frekuensi pernapasan dari yang paling cepat ke yang paling lambat
adalah...
A. 1 - 2 - 3
B. 3 - 2 - 1
C. 2 - 1 - 3
D. 1 - 3 - 2
19. Mengapa bernapas lewat hidung jauh lebih baik
daripada bernapas lewat mulut?
A. Lewat mulut membuat udara terlalu banyak mengandung
oksigen
B. Di dalam mulut tidak ada sistem penyaringan,
pelembapan, dan penghangatan udara seperti di hidung
C. Mulut hanya boleh digunakan untuk jalur masuk air
saja
D. Rongga mulut terlalu sempit untuk dilewati oleh gas
karbon dioksida
20. Seorang anak kecil sering batuk-batuk dan sesak
napas di rumahnya. Diketahui ayahnya adalah seorang perokok berat yang sering
merokok di dalam ruang tamu. Anak tersebut merupakan contoh nyata korban
dari...
A. Perokok aktif
B. Perokok pasif
C. Alergi makanan
D. Kurang olahraga
21. Di antara organ tubuh berikut yang bertugas
mengeluarkan zat sisa ekskresi berupa cairan keringat adalah...
A. Ginjal
B. Paru-paru
C. Kulit
D. Hati
22. Zat sisa yang dikeluarkan oleh organ paru-paru
sebagai hasil sisa metabolisme tubuh adalah...
A. Urin dan feses
B. Keringat dan minyak
C. Karbon Dioksida dan uap air
D. Cairan empedu dan urea
23. Bagian ginjal yang berfungsi sebagai tempat
penampungan urin sementara sebelum dialirkan ke kantung kemih dinamakan...
A. Korteks
B. Medula
C. Pelvis (Rongga ginjal)
D. Glomerulus
24. Urutan tiga tahapan proses pembentukan urin di
dalam ginjal manusia yang benar adalah...
A. Filtrasi - Reabsorpsi - Augmentasi
B. Reabsorpsi - Filtrasi - Augmentasi
C. Augmentasi - Filtrasi - Reabsorpsi
D. Filtrasi - Augmentasi - Reabsorpsi
25. Tahap filtrasi atau penyaringan darah pertama kali
terjadi pada bagian nefron yang bernama...
A. Tubulus proksimal
B. Glomerulus
C. Lengkung Henle
D. Tubulus distal
26. Urin primer yang merupakan hasil dari tahap
filtrasi masih mengandung zat yang bermanfaat bagi tubuh, yaitu...
A. Urea dan garam
B. Glukosa dan asam amino
C. Sel darah merah dan protein
D. Amonia dan racun
27. Hasil akhir dari proses reabsorpsi (penyerapan
kembali) zat yang terjadi di tubulus proksimal dinamakan...
A. Urin sejati
B. Urin primer
C. Urin sekunder
D. Darah bersih
28. Saluran yang berfungsi membawa urin keluar dari
organ ginjal menuju ke kantung kemih disebut...
A. Uretra
B. Ureter
C. Tubulus
D. Pembuluh kapiler
29. Hasil uji laboratorium terhadap sampel urin seorang
pasien menunjukkan adanya kandungan glukosa yang cukup tinggi. Hal ini
menandakan pasien tersebut mengidap penyakit...
A. Albuminuria
B. Diabetes Melitus (Kencing Manis)
C. Diabetes Insipidus
D. Batu Ginjal
30. Gangguan pada ekskresi berupa terbentuknya endapan
keras dari garam kalsium di dalam rongga ginjal disebut...
A. Nefritis
B. Gagal ginjal
C. Batu ginjal
D. Jerawat
31. Seseorang yang kekurangan hormon ADH (Antidiuretik)
akan mengalami gangguan ekskresi berupa...
A. Urinnya mengandung banyak sel darah merah
B. Mengeluarkan urin secara berlebihan dan sangat
sering (Sering kencing)
C. Urin tidak bisa keluar sama sekali
D. Kulitnya tidak bisa mengeluarkan keringat sama
sekali
32. Perhatikan tabel data hasil uji urin berikut:
- Pasien A: Protein (+), Glukosa (-)
- Pasien B: Protein (-), Glukosa (+)
Berdasarkan data di atas, organ ginjal milik Pasien A mengalami kerusakan pada
bagian...
A. Tubulus Distal
B. Glomerulus
C. Kantung kemih
D. Ureter
33. Dari data tabel Pasien B pada soal sebelumnya (Protein
(-), Glukosa (+)), penyakit yang diderita Pasien B adalah...
A. Nefritis
B. Diabetes Melitus
C. Batu ginjal
D. Diabetes insipidus
34. Mengapa saat cuaca sedang sangat dingin, kita
menjadi lebih sering ingin buang air kecil (kencing) daripada berkeringat?
A. Karena paru-paru berhenti bekerja saat dingin
B. Karena penguapan air lewat kulit berkurang, sehingga
sisa air dialihkan penyaringannya ke ginjal
C. Karena ginjal membesar ukurannya saat terkena suhu
dingin
D. Karena tubuh memproduksi lebih banyak garam saat
kedinginan
35. Zat sisa di dalam urin yang memberikan aroma bau
menyengat yang khas adalah...
A. Air murni
B. Urea dan Amonia
C. Gula
D. Vitamin C
36. Lapisan kulit manusia yang di dalamnya terdapat
kelenjar keringat, kelenjar minyak, dan saluran pembuluh darah adalah...
A. Epidermis (Kulit ari)
B. Dermis (Kulit jangat)
C. Lapisan lemak bawah kulit
D. Lapisan tanduk
37. Penyakit nefritis merupakan kerusakan ginjal yang
disebabkan oleh infeksi bakteri. Bakteri tersebut menyerang bagian...
A. Pelvis ginjal
B. Nefron (terutama Glomerulus)
C. Saluran ureter
D. Kantung kemih
38. Metode pengobatan medis bagi penderita gagal ginjal
kronis untuk menyaring racun dari darah menggunakan mesin disebut...
A. Rontgen
B. Hemodialisis (Cuci Darah)
C. Operasi sesar
D. Imunisasi
39. Komposisi urin normal manusia yang sehat sebagian
besar terdiri atas...
A. 50% air dan 50% protein
B. Sekitar 95% air, sisanya urea, amonia, dan garam
mineral
C. 100% zat gula terlarut
D. Sel darah merah dan keping darah saja
40. Menjaga kesehatan sistem ekskresi ginjal dapat kita
lakukan dengan kebiasaan mudah sehari-hari yaitu...
A. Minum air putih yang cukup (minimal 8 gelas sehari)
dan tidak menahan kencing
B. Mengonsumsi makanan yang sangat asin setiap hari
C. Minum minuman bersoda sebagai pengganti air
D. Menahan kencing selama mungkin agar urin tersaring
bersih
D. Kunci dan Pembahasan
1. B
Pembahasan: Hidung memiliki rambut dan selaput lendir
untuk menyaring debu, menghangatkan suhu udara, dan melembapkannya.
2. C
Pembahasan: Epiglotis berupa katup yang otomatis
menutup saluran pernapasan ketika kita menelan makanan agar tidak tersedak.
3. C
Pembahasan: Alveolus berbentuk gelembung kecil
berdinding tipis, dikelilingi kapiler darah, tempat pertukaran O2 dan CO2.
4. B
Pembahasan: Silia atau rambut getar bergerak menyapu
keluar partikel debu/kotoran asing yang lolos dari rongga hidung.
5. A
Pembahasan: Urutan masuknya udara: Hidung ->
Laring/Faring -> Trakea -> Bronkus -> Alveolus.
6. B
Pembahasan: Inspirasi dada terjadi saat otot antar
tulang rusuk berkontraksi, rusuk naik, rongga dada membesar, tekanan kecil,
udara masuk.
7. B
Pembahasan: Ekspirasi perut terjadi saat otot diafragma
berelaksasi (kembali melengkung ke atas), rongga dada mengecil, udara keluar.
8. C
Pembahasan: Asma ditandai hipersensitivitas saluran
napas terhadap pemicu lingkungan (debu/dingin), memicu penyempitan otot polos
bronkus.
9. B
Pembahasan: TBC disebabkan infeksi bakteri
Mycobacterium tuberculosis yang menimbulkan bintil-bintil pada dinding
alveolus.
10. B
Pembahasan: Pneumonia disebabkan infeksi akut yang
mengakibatkan jaringan alveolus meradang dan terisi cairan lendir/nanah.
11. B
Pembahasan: Tar adalah partikel sisa pembakaran rokok
yang bersifat karsinogenik (pemicu sel kanker) dan menempel hitam di paru-paru.
12. A
Pembahasan: Gas CO memiliki daya ikat ke hemoglobin
(Hb) jauh lebih kuat daripada O2, sehingga tubuh kekurangan pasokan oksigen.
13. B
Pembahasan: Asap sampingan (sidestream smoke) yang
dihirup perokok pasif mengandung konsentrasi zat racun tinggi dari pembakaran
rokok.
14. B
Pembahasan: Karbon dioksida (CO2) bereaksi kimia dengan
cairan kapur membentuk endapan kalsium karbonat yang membuat air menjadi keruh.
15. B
Pembahasan: Di dataran tinggi, tekanan udara rendah dan
kadar oksigen lebih sedikit, sehingga frekuensi pernapasan meningkat untuk
memenuhi kebutuhan O2.
16. B
Pembahasan: Gejala batuk lama (>3 minggu), penurunan
berat badan, dan bercak paru-paru (rontgen) adalah ciri khas penyakit TBC.
17. B
Pembahasan: Nikotin memicu pelepasan hormon adrenergik
yang menyempitkan pembuluh darah, menaikkan tekanan darah, dan bikin kecanduan.
18. A
Pembahasan: Semakin berat aktivitas fisik (berlari),
semakin banyak energi dan oksigen yang dibutuhkan tubuh, sehingga frekuensi
napas makin cepat.
19. B
Pembahasan: Hidung memiliki organ pelengkap (rambut,
lendir, pembuluh darah) untuk mengondisikan kualitas udara. Mulut tidak punya.
20. B
Pembahasan: Anak tersebut menderita penyakit akibat
menghirup asap rokok dari orang lain (ayahnya), maka ia disebut perokok pasif.
21. C
Pembahasan: Kulit mengekskresikan cairan keringat yang
diproduksi oleh kelenjar keringat (glandula sudorifera).
22. C
Pembahasan: Paru-paru adalah organ respirasi sekaligus
ekskresi zat sisa pembakaran sel berupa gas CO2 dan uap air (H2O).
23. C
Pembahasan: Pelvis renalis (rongga ginjal) merupakan
wadah pengumpul urin dari seluruh nefron sebelum dialirkan ke bawah via ureter.
24. A
Pembahasan: Urutan pemrosesan nefron yang baku:
Filtrasi (penyaringan), Reabsorpsi (penyerapan kembali), Augmentasi (penambahan
zat sisa).
25. B
Pembahasan: Filtrasi terjadi di badan malpighi,
tepatnya pada jalinan kapiler darah yang disebut Glomerulus.
26. B
Pembahasan: Urin primer mengandung air, garam, urea,
glukosa, dan asam amino. Glukosa dan asam amino masih sangat diperlukan tubuh.
27. C
Pembahasan: Tubulus Kontortus Proksimal menyerap
kembali zat-zat berguna dari urin primer, menghasilkan produk sisa bernama urin
sekunder.
28. B
Pembahasan: Ureter menghubungkan pelvis ginjal ke
kantung kemih. Uretra menghubungkan kantung kemih ke luar tubuh (jangan
terbalik).
29. B
Pembahasan: Glukosa lolos ke urin akibat kadar gula
darah terlalu tinggi dan melebihi ambang batas batas serap ginjal (Diabetes
Melitus).
30. C
Pembahasan: Batu ginjal terbentuk dari kristalisasi
endapan kalsium oksalat atau garam mineral lain yang menyumbat saluran urin.
31. B
Pembahasan: Hormon ADH berfungsi menahan air agar
diserap kembali. Jika ADH kurang, air lolos terus menjadi urin dalam jumlah masif
(Diabetes Insipidus).
32. B
Pembahasan: Protein berukuran besar. Normalnya tidak
lolos penyaringan di Glomerulus. Jika urin mengandung protein, berarti
Glomerulus rusak (Nefritis/Albuminuria).
33. B
Pembahasan: Adanya kandungan zat glukosa di dalam urin
merupakan penanda utama diagnosis penyakit Diabetes Melitus.
34. B
Pembahasan: Saat dingin, pori kulit mengecil
(vasokonstriksi) untuk mencegah hilangnya panas tubuh, sekresi keringat turun,
sisa cairan dibuang lewat urin.
35. B
Pembahasan: Urea yang terurai oleh bakteri lingkungan
akan menghasilkan senyawa amonia yang berbau tajam menyengat.
36. B
Pembahasan: Dermis (kulit jangat) berada di bawah
epidermis dan kaya akan struktur fungsional seperti kelenjar keringat, kelenjar
minyak, dan akar rambut.
37. B
Pembahasan: Nefritis adalah radang nefron (khususnya
glomerulus) yang disebabkan infeksi bakteri Streptococcus.
38. B
Pembahasan: Hemodialisis menggunakan membran
semipemeleabel buatan di mesin cuci darah untuk menggantikan fungsi filtrasi
ginjal yang rusak.
39. B
Pembahasan: Urin normal didominasi oleh air (95%),
sisanya komponen buangan solut seperti urea, kreatinin, asam urat, dan ion
mineral.
40. A
Pembahasan: Minum cukup air melancarkan filtrasi ginjal
dan mencegah pengendapan garam mineral. Tidak menahan kencing mencegah infeksi
saluran kemih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar