A. Sistem Koordinasi Manusia
Pernahkah kamu berpikir bagaimana tanganmu bisa langsung
menarik diri saat tidak sengaja menyentuh panci panas? Atau bagaimana matamu
bisa otomatis berkedip saat ada debu terbang mendekat? Semua hal itu diatur
oleh sistem koordinasi! Sistem koordinasi adalah sistem di dalam tubuh yang
berfungsi mengatur dan menyerasikan kerja organ-organ tubuh agar dapat bekerja
sama dengan baik.
1. Sistem Saraf
Sistem saraf bekerja seperti jaringan kabel listrik super
cepat. Ia mengirim pesan berupa sinyal listrik dari satu bagian tubuh ke bagian
tubuh lainnya. Pusat dari seluruh sistem saraf adalah otak kita.
Bagian-bagian utama sistem saraf manusia:
• Otak Besar (Serebrum): Berfungsi sebagai pusat berpikir, mengingat,
mengendalikan emosi, dan mengatur gerakan sadar (seperti berjalan dan menulis).
• Otak Kecil (Serebelum): Terletak di bagian belakang bawah. Berfungsi sebagai
pusat keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan gerakan otot agar halus.
• Sumsum Tulang Belakang: Terletak di dalam tulang belakang. Berfungsi sebagai
jalur lalu lintas pesan antara otak dan tubuh, serta mengendalikan gerak
refleks (gerakan otomatis yang sangat cepat tanpa disadari).
• Sel Saraf (Neuron): Kabel-kabel mikro yang tersebar ke seluruh tubuh untuk
membawa pesan rangsangan.
2. Sistem Indera Manusia
Alat indera adalah bagian tubuh yang bertugas menerima
rangsangan dari lingkungan luar (sebagai reseptor). Tubuh kita memiliki lima
alat indera (Pancaindera). Berikut adalah jalur atau cara kerjanya menuju otak:
a.
Mata (Indera Penglihatan)
Jalur Flow Chart Kerja Mata:
Cahaya Masuk -> Kornea -> Pupil -> Lensa Mata -> Retina -> Saraf
Mata -> Otak (Melihat Objek)
b.
Telinga (Indera Pendengaran)
Jalur Flow Chart Kerja Telinga:
Getaran Suara -> Daun Telinga -> Saluran Telinga -> Gendang Telinga
(Bergetar) -> Tulang Pendengaran -> Rumah Siput (Koklea) -> Saraf
Pendengaran -> Otak (Mendengar Suara)
c.
Hidung (Indera Penciuman)
Jalur Flow Chart Kerja Hidung:
Zat Bau di Udara -> Rongga Hidung -> Selaput Lendir -> Sel Reseptor
(Olfaktori) -> Saraf Penciuman -> Otak (Mengenali Bau)
d.
Lidah (Indera Pengecap)
Jalur Flow Chart Kerja Lidah:
Zat Kimia Makanan -> Larut dalam Air Liur -> Menyentuh Papila (Bintil
Lidah) -> Saraf Pengecap -> Otak (Merasakan Manis, Asin, Asam, Pahit,
Umami)
e.
Kulit (Indera Peraba)
Jalur Flow Chart Kerja Kulit:
Rangsangan (Sentuhan/Tekanan/Panas/Dingin/Nyeri) -> Diterima Reseptor Kulit
-> Saraf Kulit -> Otak (Merasakan Sensasi fisik)
3. Hormon Manusia
Selain sistem saraf yang mengirim pesan lewat sinyal
listrik, tubuh juga memiliki sistem hormon. Hormon adalah zat kimia yang
dihasilkan oleh kelenjar buntu (kelenjar endokrin) dan diedarkan melalui aliran
darah. Cara kerja hormon lebih lambat daripada saraf, tetapi efeknya bisa
bertahan lama di dalam tubuh.
|
Nama Kelenjar |
Nama Hormon |
Fungsi Utama Hormon |
|
Pankreas |
Insulin |
Menurunkan kadar gula darah dengan mengubah
glukosa menjadi glikogen (cadangan gula). |
|
Tiroid (Kelenjar Gondok) |
Tiroksin |
Mengatur proses metabolisme tubuh dan
produksi energi dari makanan. |
|
Adrenal (Kelenjar Anak Ginjal) |
Adrenalin |
Memacu detak jantung, memperlebar jalur
napas, dan meningkatkan kesiapan tubuh saat takut atau marah. |
|
Pituitari (Kelenjar Hipofisis) |
Hormon Pertumbuhan (GH) |
Mengendalikan pertumbuhan tulang, otot, dan
organ tubuh agar kita bisa bertambah tinggi dan besar. |
B. Homeostasis
1. Mengapa Homeostasis Penting?
Kata homeostasis berasal dari bahasa Yunani, yaitu
'homeo' (artinya sama) dan 'stasis' (artinya tetap/diam). Homeostasis adalah
kemampuan tubuh untuk menjaga kondisi lingkungan internal (dalam tubuh) agar
tetap stabil, seimbang, dan konstan, meskipun kondisi di luar tubuh berubah
secara ekstrem. Kenapa ini penting? Karena sel-sel, jaringan, dan organ di
dalam tubuh kita hanya bisa hidup dan berfungsi dengan baik pada kondisi
tertentu. Jika kondisi dalam tubuh berubah terlalu drastis (misalnya suhu
terlalu panas atau darah terlalu asam), sel-sel tubuh kita akan rusak dan mati,
yang bisa menyebabkan penyakit parah hingga kematian.
2. Pengaturan Suhu Tubuh (Termoregulasi)
Suhu tubuh normal manusia adalah sekitar 36,5°C hingga
37,5°C. Bagian otak yang bertugas sebagai termostat otomatis adalah
Hipotalamus.
• Ketika Cuaca Panas / Berolahraga: Sensor tubuh
mendeteksi kenaikan suhu. Hipotalamus mengirim perintah agar pembuluh darah di
kulit melebar (kulit jadi kemerahan) dan kelenjar keringat mengeluarkan
keringat. Saat keringat menguap dari kulit, suhu tubuh kita akan turun kembali
ke angka normal.
• Ketika Cuaca Dingin: Sensor mendeteksi penurunan suhu. Hipotalamus
memerintahkan otot-otot rangka berkontraksi dengan cepat secara otomatis. Hal
inilah yang kita sebut dengan 'menggigil'. Gerakan menggigil menghasilkan panas
tubuh untuk menaikkan suhu kembali ke batas normal.
3. Pengaturan Kadar Cairan Tubuh
Sekitar 60% tubuh manusia terdiri atas air. Tubuh harus
menjaga jumlah air ini agar seimbang. Organ utama yang melakukan tugas ini
adalah Ginjal atas perintah otak.
• Jika Kita Kurang Minum / Banyak Berkeringat: Darah kita
menjadi lebih kental. Otak akan mendeteksi hal ini dan memicu rasa 'haus' agar
kita minum. Selain itu, otak mengeluarkan hormon yang memerintahkan ginjal
untuk menyerap kembali air sebanyak-banyaknya. Akibatnya, urine (air seni) yang
kita keluarkan jumlahnya sedikit dan berwarna pekat/tua.
• Jika Kita Banyak Minum: Darah menjadi encer. Otak memerintahkan ginjal untuk
membuang kelebihan air. Hasilnya, kita akan sering buang air kecil, dan urine
yang keluar berwarna bening serta jumlahnya banyak.
4. Pengaturan Kadar Gula Tubuh
Gula (glukosa) di dalam darah adalah bahan bakar utama
sel tubuh untuk menghasilkan energi. Kadar gula darah tidak boleh terlalu
tinggi dan tidak boleh terlalu rendah. Kelenjar Pankreas adalah pengatur
utamanya menggunakan sistem umpan balik hormon:
• Setelah Kita Makan: Makanan dicerna dan kadar gula
darah naik. Kelenjar pankreas langsung mengeluarkan hormon Insulin. Insulin
bertugas membuka pintu sel agar gula masuk ke dalam sel menjadi energi, dan
mengubah sisa gula yang berlebih menjadi glikogen (cadangan makanan) di hati.
Kadar gula darah pun turun kembali normal.
• Saat Kita Berpuasa / Belum Makan: Kadar gula darah menurun. Kelenjar pankreas
akan mengeluarkan hormon Glukagon. Hormon ini bertugas memerintahkan hati untuk
membongkar kembali glikogen (cadangan gula) menjadi glukosa dan melepaskannya
ke darah. Kadar gula darah pun naik kembali normal.
C. Ujian Sumatif (Pilihan Ganda)
Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberikan
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
1.
Sistem yang berfungsi mengatur dan menyerasikan kerja organ-organ tubuh manusia
agar dapat bekerja sama dengan baik dinamakan...
A. Sistem
pencernaan
B. Sistem
koordinasi
C. Sistem
pernapasan
D. Sistem
peredaran darah
2.
Bagian dari sistem saraf manusia yang berfungsi sebagai pusat berpikir,
mengingat, dan emosi adalah...
A. Otak kecil
B. Sumsum tulang
belakang
C. Otak besar
D. Jantung saraf
3.
Ketika kita berjalan di jalan yang sempit dan licin, organ otak yang bekerja
keras menjaga keseimbangan tubuh kita agar tidak jatuh adalah...
A. Serebrum
(Otak besar)
B. Serebelum
(Otak kecil)
C. Sumsum
lanjutan
D. Hipotalamus
4.
Gerakan otomatis yang dilakukan sangat cepat tanpa kita sadari terlebih dahulu
saat terkena bahaya disebut...
A. Gerak sadar
B. Gerak biasa
C. Gerak refleks
D. Gerak otot
5.
Bagian mata yang berfungsi untuk menangkap bayangan cahaya dan bertindak
sebagai layar adalah...
A. Kornea
B. Lensa
C. Pupil
D. Retina
6.
Bagian telinga yang pertama kali bergetar saat menerima gelombang suara dari
luar adalah...
A. Rumah siput
B. Gendang
telinga
C. Tulang
landasan
D. Saraf
pendengaran
7.
Kelenjar buntu di dalam tubuh yang menghasilkan zat kimia pembawa pesan
dinamakan kelenjar...
A. Endokrin
B. Eksokrin
C. Ludah
D. Keringat
8.
Zat kimia pembawa pesan yang diedarkan melalui aliran darah untuk mengatur
kerja organ tubuh disebut...
A. Enzim
B. Hormon
C. Darah merah
D. Vitamin
9.
Hormon yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula di dalam darah manusia
adalah...
A. Adrenalin
B. Insulin
C. Tiroksin
D. Glukagon
10.
Kelenjar adrenal (anak ginjal) akan memproduksi hormon adrenalin melimpah
ketika seseorang berada dalam kondisi...
A. Tidur nyenyak
B. Sangat ketakutan
atau marah
C. Sedang makan
es krim
D. Membaca buku
pelajaran
11.
Kemampuan otomatis tubuh untuk mempertahankan kondisi lingkungan dalam agar
tetap stabil dan seimbang disebut...
A. Fotosintesis
B. Homeostasis
C. Metamorfosis
D. Respirasi
12.
Bagian otak manusia yang bertindak seperti saklar termostat otomatis pengatur
suhu tubuh adalah...
A. Otak kecil
B. Hipotalamus
C. Otak besar
D. Sumsum tulang
belakang
13.
Organ utama tubuh yang bertugas menyaring darah dan mengatur pengeluaran kadar
air dalam bentuk urine adalah...
A. Lambung
B. Paru-paru
C. Ginjal
D. Hati
14.
Reseptor pada hidung yang bertugas khusus untuk mendeteksi zat bau di udara
dinamakan...
A. Reseptor
optik
B. Reseptor
olfaktori
C. Papila
D. Sel rambut
koklea
15.
Hormon pertumbuhan manusia (Growth Hormone) diproduksi oleh kelenjar pusat yang
terletak di dasar otak, yaitu kelenjar...
A. Tiroid
B. Pankreas
C. Pituitari
(Hipofisis)
D. Adrenal
16.
Urutan jalannya rangsangan cahaya pada mata hingga kita bisa melihat benda
dengan benar adalah...
A. Pupil ->
Kornea -> Lensa -> Retina
B. Kornea ->
Pupil -> Lensa -> Retina
C. Lensa ->
Kornea -> Pupil -> Retina
D. Retina ->
Lensa -> Pupil -> Kornea
17.
Urutan jalannya getaran suara pada telinga hingga kita bisa mendengar bunyi
adalah...
A. Daun telinga
-> Gendang telinga -> Tulang pendengaran -> Koklea -> Saraf
B. Daun telinga
-> Koklea -> Gendang telinga -> Tulang pendengaran -> Saraf
C. Gendang
telinga -> Daun telinga -> Koklea -> Saraf -> Tulang pendengaran
D. Daun telinga
-> Tulang pendengaran -> Koklea -> Gendang telinga -> Saraf
18.
Ketika kita sedang terserang penyakit flu berat, makanan yang kita makan
seringkali terasa hambar atau tidak enak. Hal ini terjadi karena...
A. Lidah kita
tiba-tiba mati rasa akibat virus flu
B. Indera
penciuman yang tersumbat lendir memengaruhi kerja indera pengecap kita
C. Lambung
menolak makanan masuk
D. Zat asam
lambung naik ke mulut
19.
Saat kamu tidak sengaja menginjak paku tajam, kakimu langsung terangkat secara
otomatis sebelum kamu berteriak kesakitan. Jalur hantaran saraf yang terjadi
adalah...
A. Reseptor
-> Saraf sensorik -> Otak -> Saraf motorik -> Efektor (Otot)
B. Reseptor
-> Saraf sensorik -> Sumsum tulang belakang -> Saraf motorik ->
Efektor (Otot)
C. Otak ->
Saraf sensorik -> Sumsum tulang belakang -> Efektor
D. Reseptor
-> Saraf motorik -> Otak -> Saraf sensorik -> Efektor
20.
Ketika kita memasuki ruangan bioskop yang gelap gulita, mata kita awalnya
kesulitan melihat. Namun lama-kelamaan kita bisa melihat sedikit sekitar
karena...
A. Kornea mata
kita menebal
B. Lensa mata
berubah menjadi datar
C. Pupil mata
melebar secara otomatis untuk memasukkan lebih banyak cahaya
D. Retina mata
memancarkan cahaya sendiri
21.
Saat cuaca sangat dingin di pegunungan, tubuh kita secara otomatis akan
menggigil. Alasan ilmiah tubuh melakukan gerakan menggigil adalah...
A. Untuk
membuang kelebihan energi dalam tubuh
B. Kontraksi
cepat otot rangka saat menggigil akan menghasilkan panas tubuh
C. Tanda bahwa
tubuh kekurangan asupan kadar gula darah
D. Perintah otak
untuk merusak jaringan lemak
22.
Mengapa urine (air seni) kita berwarna kuning pekat dan jumlahnya sedikit saat
kita sedang berolahraga berat di cuaca panas?
A. Karena tubuh
menolak membuang air lewat ginjal
B. Karena banyak
cairan tubuh keluar berupa keringat, sehingga ginjal menghemat air atas
perintah otak
C. Karena ginjal
mengalami kerusakan sementara akibat olahraga
D. Karena kadar
gula darah meningkat tajam
23.
Beberapa jam setelah kita mengonsumsi sepiring nasi goreng, kadar glukosa dalam
darah kita akan naik. Respons homeostasis tubuh yang tepat adalah...
A. Kelenjar
tiroid memproduksi tiroksin untuk membakar gula
B. Kelenjar
pankreas melepas hormon insulin untuk menurunkan kadar gula darah
C. Kelenjar
pankreas melepas glukagon untuk membuang gula ke urin
D. Kelenjar anak
ginjal melepas adrenalin
24.
Zat kimia makanan dapat dirasakan oleh lidah setelah zat tersebut...
A. Menguap
menjadi gas di mulut
B. Menggumpal di
atas lidah tanpa hancur
C. Larut bersama
air liur dan menyentuh sel saraf di papila
D. Tertelan
langsung masuk ke kerongkongan
25.
Perbedaan mendasar antara sistem saraf dan sistem hormon dalam melakukan
koordinasi tubuh adalah...
A. Saraf
mengantarkan pesan sangat lambat, hormon sangat cepat
B. Saraf
menggunakan sinyal listrik lewat kabel saraf, sedangkan hormon menggunakan zat
kimia lewat darah
C. Saraf efeknya
bertahan sangat lama, sedangkan hormon efeknya instan cepat hilang
D. Saraf
diedarkan lewat pembuluh darah, sedangkan hormon lewat jaringan saraf
26.
Seseorang yang kekurangan zat yodium dalam makanan sehari-harinya dapat
mengalami gangguan pembengkakan pada kelenjar di lehernya. Kelenjar yang
dimaksud adalah...
A. Pankreas
B. Tiroid
C. Adrenal
D. Pituitari
27.
Saat tiba-tiba dikejar oleh seekor anjing galak, jantung kita berdegup sangat
kencang dan kita bisa berlari lebih cepat dari biasanya. Hal ini dipicu oleh
hormon...
A. Insulin
B. Tiroksin
C. Adrenalin
D. Hormon
pertumbuhan
28.
Kondisi di mana seseorang memiliki kadar gula darah terlalu tinggi karena
tubuhnya kekurangan hormon insulin secara permanen dinamakan penyakit...
A. Diabetes
Melitus (Kencing manis)
B. Diabetes
Insipidus
C. Anemia
D. Hipotermia
29.
Saat kita minum air putih dalam jumlah yang sangat banyak sekaligus, maka tubuh
akan menjaga keseimbangan cairan dengan cara...
A. Memicu rasa
haus yang lebih kuat lagi
B. Menghentikan
kerja ginjal untuk sementara waktu
C. Ginjal
mengeluarkan kelebihan air sehingga urine yang keluar banyak dan bening
D. Mengubah air
menjadi keringat tebal di seluruh tubuh
30.
Bagian permukaan lidah kita dipenuhi oleh bintil-bintil kecil tempat
berkumpulnya sel reseptor pengecap. Bintil kecil ini dinamakan...
A. Alveolus
B. Papila
C. Neuron
D. Kornea
31.
Seorang pasien mengalami kecelakaan motor. Setelah diperiksa, kekuatan otot
kakinya normal dan tidak lumpuh, tetapi ia sama sekali tidak bisa berjalan
lurus dan selalu limbung atau jatuh. Berdasarkan gejala tersebut, bagian otak
pasien yang kemungkinan besar mengalami cedera adalah...
A. Serebrum
(Otak besar)
B. Serebelum
(Otak kecil)
C. Sumsum tulang
belakang
D. Hipotalamus
32.
Seorang ilmuwan menguji kadar gula darah seorang anak setiap 30 menit setelah
anak tersebut meminum segelas air gula pekat. Hasil menunjukkan kadar gula
melonjak di menit ke-30, tetapi kembali turun normal di menit ke-90. Penjelasan
ilmiah yang paling tepat untuk fenomena ini adalah...
A. Air gula
menguap lewat pernapasan anak
B. Terjadi
mekanisme umpan balik negatif di mana pankreas mengeluarkan insulin untuk
memasukkan gula ke dalam sel
C. Ginjal
langsung menyaring seluruh gula dan membuangnya lewat air seni
D. Gula darah
dihancurkan oleh sel darah putih
33.
Seorang pendaki gunung terjebak badai salju dan mengalami hipotermia parah
hingga pingsan. Tubuhnya berhenti menggigil meskipun suhu tubuhnya terus turun
di bawah 32°C. Mengapa tubuhnya berhenti menggigil saat kondisi semakin kritis?
A. Karena
tubuhnya sudah merasa hangat di dalam salju
B. Sistem
homeostasis tubuh (Hipotalamus) mengalami kegagalan fungsi akibat suhu yang
terlalu ekstrem sehingga tidak bisa lagi memerintahkan otot berkontraksi
C. Otot rangka
sengaja beristirahat untuk mengumpulkan energi
D. Lemak tubuh
telah habis terbakar semuanya dalam 5 menit
34.
Seseorang mengalami kelainan medis di mana kelenjar di otaknya gagal
memproduksi hormon antidiuretik (hormon penghemat air). Akibat kelainan ini,
gejala homeostasis apa yang akan muncul pada pasien tersebut?
A. Pasien tidak
pernah merasa haus dan jarang buang air kecil
B. Pasien akan
mengeluarkan urine dalam jumlah yang sangat banyak (bisa belasan liter sehari)
dan terus-menerus kehausan
C. Suhu tubuh
pasien akan melonjak sangat tinggi di atas 40°C
D. Kadar gula
darah pasien akan turun drastis hingga pingsan
A. Tubuh
menghentikan seluruh aktivitas organ dalam
B. Pankreas
mendeteksi penurunan gula darah lalu merilis hormon glukagon untuk memecah
cadangan glikogen di hati menjadi glukosa
C. Lambung
memproduksi gula sendiri dari asam lambung
D. Otak mengubah
udara pernapasan menjadi energi gula
36.
Dalam sebuah eksperimen sains, seorang siswa ditutup matanya, lalu diminta
menebak rasa sepotong buah apel yang dikunyahnya sambil hidungnya dijepit
rapat-rapat oleh temannya. Ternyata, siswa tersebut kesulitan membedakan antara
rasa apel dan rasa kentang mentah. Kesimpulan ilmiah yang paling tepat dari
eksperimen ini adalah...
A. Mata adalah
organ utama untuk merasakan kelezatan makanan
B. Persepsi rasa
makanan yang sempurna di otak merupakan hasil kerja sama harmonis antara indera
pengecap (lidah) dan indera penciuman (hidung)
C. Lidah tidak
berfungsi sama sekali jika mata ditutup
D. Buah apel
berubah sifat kimianya saat hidung dijepit
37.
Seorang anak mengeluhkan gejala mudah sekali haus, sering buang air kecil di
malam hari, dan berat badannya turun drastis padahal ia makan dalam porsi
banyak. Setelah diuji di laboratorium, urine anak tersebut positif mengandung
glukosa (gula). Berdasarkan analisis klinis, kerusakan organ apakah yang
dialami anak tersebut?
A. Kerusakan
lambung karena terlalu banyak menampung makanan
B. Kerusakan
kelenjar pankreas sehingga gagal memproduksi hormon insulin secara cukup
C. Kegagalan
hati dalam menyaring racun darah
D. Kerusakan sel
reseptor olfaktori pada rongga hidung
A. Jantung
sebagai pemompa darah panas
B. Kelenjar
keringat sebagai pendingin kulit
C. Hipotalamus
di otak sebagai pusat integrasi dan pengatur keputusan
D. Kulit sebagai
sensor luar
39.
Mengonsumsi minuman berkafein tinggi (seperti kopi pekat) atau minuman
beralkohol secara berlebihan diketahui dapat menghambat sekresi hormon
penghemat air dari otak ke ginjal. Dampak lanjutan yang sangat berbahaya bagi
homeostasis tubuh adalah...
A. Tubuh akan
kelebihan cairan dan membengkak air
B. Pasien akan
mengalami dehidrasi parah karena ginjal terus membuang air menjadi urine tanpa
kontrol
C. Kadar gula
darah akan langsung melonjak ke tingkat kritis
D. Otak kecil
akan membesar secara mendadak
40.
Ketika seseorang menyelam ke dalam kolam air yang sangat dingin, pembuluh darah
di bawah kulitnya akan segera menyempit secara drastis (vasokonstriksi)
sehingga kulitnya tampak pucat. Tujuan utama dari rekayasa sistem homeostasis
tubuh ini adalah...
A. Untuk memompa
air dingin agar tidak masuk ke dalam daging
B. Mengurangi
aliran darah ke permukaan kulit guna meminimalkan hilangnya panas tubuh ke
lingkungan luar, agar organ vital di dalam tetap hangat
C. Membantu otot
kulit agar bisa berenang lebih cepat
D. Menurunkan
tekanan darah agar jantung beristirahat
D. Kunci Jawaban dan Pembahasan
Nomor
1
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Sistem koordinasi mengontrol, mengintegrasikan, dan menyerasikan
fungsi organ-organ tubuh.
Nomor 2
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Otak besar (Serebrum) mengendalikan kemampuan kognitif seperti
berpikir, memori, inteligensi, dan kesadaran.
Nomor 3
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Otak kecil (Serebelum) adalah pusat koordinasi motorik utama yang
menjaga keseimbangan posisi tubuh.
Nomor
4
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Gerak refleks adalah gerakan perlindungan otomatis cepat yang
jalurnya memotong komando langsung otak besar.
Nomor 5
Kunci Jawaban: D
Pembahasan: Retina mengandung sel-sel fotoreseptor (batang dan kerucut) yang
mendeteksi cahaya dan membentuk bayangan.
Nomor 6
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Membran timpani atau gendang telinga menangkap gelombang suara
mekanik lalu bergetar meneruskannya ke tulang pendengaran.
Nomor 7
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Kelenjar endokrin memproduksi hormon secara langsung ke pembuluh
darah tanpa saluran khusus (buntu).
Nomor 8
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Hormon merupakan kurir kimia tubuh yang disintesis kelenjar
endokrin untuk target organ spesifik.
Nomor 9
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Insulin diturunkan pankreas untuk memasukkan glukosa darah ke dalam
sel otot dan hati.
Nomor 10
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Kondisi stres, takut, atau marah memicu sistem saraf simpatis
merangsang medula adrenal melepas Adrenalin.
Nomor 11
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Homeostasis adalah proses dinamis mempertahankan kondisi internal
tubuh agar konstan dan ideal.
Nomor 12
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Hipotalamus berfungsi sebagai pusat kendali suhu (termostat tubuh)
yang mengendalikan respons termoregulasi.
Nomor 13
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Ginjal menyaring sisa metabolisme dan mempertahankan keseimbangan
osmotik/volume cairan tubuh.
Nomor 14
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Sel reseptor olfaktori pada langit-langit rongga hidung merespon
molekul bau volatil (gas).
Nomor 15
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kelenjar Pituitari (Hipofisis) disebut 'master of glands' yang
mensekresikan Growth Hormone (GH).Nomor
16
Kunci
Jawaban: B
Pembahasan: Cahaya menembus lapisan pelindung kornea, melewati lubang pupil,
difokuskan lensa, dan jatuh tepat di retina.
Nomor 17
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Getaran dikumpulkan daun telinga, merambat di saluran, menggetarkan
membran timpani, diperkuat tulang pendengaran, merangsang sel rambut di koklea.
Nomor 18
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Indera pengecap dan penciuman bekerja secara kemosensorik simultan
untuk menciptakan persepsi rasa (flavor).
Nomor 19
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Jalur refleks tidak lewat otak besar dulu untuk efisiensi waktu
keselamatan: Reseptor -> Sensorik -> Sumsum Tulang Belakang -> Motorik
-> Otot.
Nomor 20
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Pupil dikontrol oleh otot iris: melebar (dilatasi) di tempat gelap
untuk memaksimalkan jumlah foton cahaya masuk.
Nomor 21
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Menggigil adalah osilasi mekanis otot rangka yang melepaskan energi
kinetik berupa kalori panas tubuh.
Nomor 22
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Saat dehidrasi/berkeringat, osmolalitas darah naik. Otak merilis
ADH agar ginjal mereabsorpsi air, urine menjadi pekat.
Nomor 23
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Peningkatan glukosa darah pasca-makan memicu sel beta pankreas
memproduksi insulin agar glukosa darah turun.
Nomor 24
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Zat kimia makanan harus larut dalam saliva (air liur) terlebih
dahulu sebelum dapat menstimulasi mikrovili kuncup pengecap.
Nomor 25
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Saraf bekerja via potensial aksi listrik (instan, lokal), sedangkan
hormon bekerja via media kimiawi darah (lambat, sistemik).
Nomor 26
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Yodium adalah bahan baku pembentukan hormon tiroksin pada kelenjar
tiroid. Kekurangan yodium memicu pembengkakan (gondok).
Nomor
27
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Adrenalin memicu peningkatan denyut jantung (kronotropik) dan
glikogenolisis untuk menyediakan energi instan darurat.
Nomor 28
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Kekurangan absolut atau resistensi insulin menyebabkan glukosa
menumpuk di darah, memicu penyakit Diabetes Melitus.
Nomor 29
Kunci Jawaban: C
Pembahasan: Kelebihan volume air darah menurunkan osmolalitas, menekan
pelepasan ADH, sehingga ginjal membuang air berlebih (urine encer).
Nomor 30
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Papila lidah merupakan struktur anatomi yang mengandung kuncup
pengecap (taste buds) dengan saraf sensoris.
Nomor 31
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Otak kecil mengendalikan sinkronisasi motorik dan keseimbangan.
Kerusakan di sini menyebabkan ataksia (kehilangan keseimbangan).
Nomor 32
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Sistem umpan balik negatif (negative feedback loop) mendeteksi
deviasi variabel (gula naik) lalu merilis agen pemulih (insulin).
Nomor 33
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Hipotermia berat merusak regulasi enzim pusat di hipotalamus,
sehingga respon homeostatik menggigil mati total karena kegagalan koordinasi.
Nomor 34
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Ketiadaan atau resistensi terhadap ADH (Diabetes Insipidus)
menyebabkan saluran pengumpul ginjal kehilangan kemampuan menyerap air.
Nomor 35
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Saat puasa, hormon Glukagon memicu hati mengubah simpanan glikogen
menjadi glukosa lepas bebas ke darah (Glikogenolisis).
Nomor 36
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Aroma makanan berkontribusi hingga 80% dalam pembentukan persepsi
rasa komplit di otak kita.
Nomor 37
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Gejala klasik (Poliuria, Polidipsia, Polifagia) disertai glukosuria
menandakan kegagalan produksi insulin oleh Pankreas (Diabetes).
Nomor
38
Kunci
Jawaban: C
Pembahasan: Hipotalamus bertindak sebagai integrator atau kontroler pusat yang
menerima data sensor lalu memutuskan perintah eksekusi.
Nomor 39
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Alkohol dan kafein bersifat diuretik karena menekan sekresi hormon
ADH, memicu ginjal terus membuang air hingga dehidrasi.
Nomor 40
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Vasokonstriksi pembuluh darah perifer/kulit menjauhkan darah dari
suhu dingin luar untuk mempertahankan suhu inti (core temperature) organ vital.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar