MODUL IPA
PEMBELAJARAN JARAK JAUH SMP NEGERI 1 BANGSRI SEMESTER 1
PETUNJUK BELAJAR :
Modul dalam bentuk blog ini dirancang sebagai panduan belajar dalam sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Saya beri nama MODEL DABLOG, yaitu akronim dari Modul Elektronik dalam Blogg. Kelebihan MODEL DABLOG ini selain memuat materi dalam bentuk teks yang ringkas, juga dibuatkan link youtube dengan konten yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Sehingga kalian dapat belajar secara mandiri dengan efektif. Tingkat keberhasilan dari PJJ tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan kalian dalam belajar.
Langkah-langkah yang harus kalian lakukan dalam PJJ dengan menggunakan MODEL DABLOG ini adalah sebagai berikut.
1. Usahakan memiliki buku siswa cetakan terbaru (dari perpustakaan sekolah)
2. Baca dan pahamilah tujuan pembelajaran dengan baik.
3. Selesaikan Bab ini dalam 2 x pertemuan secara syncronus (dalam jam pembelajaran) dengan rincian pertemuan pertama "Pembelahan Sel", pertemuan kedua "Organ reproduksi serta proses-proses yang terkait", dan 1 pertemuan secara asyncronus (belajar mandiri diluar jadwal jam pembelajaran), yaitu "Gangguan dan Penyakit Sistem Reproduksi".
4. Mulailah mempelajari modul ini dengan fokus dan konsentrasi jangan lupa berdo'a, bila mengalami kesulitan diskusikan dengan temanmu atau gurumu melalui kolom komentar.
5. Setelah kamu merasa memahami materi, kerjakan tugas dan latihan soal dalam buku tulismu.
6. Periksalah hasil pekerjaanmu dengan mencocokkan kunci jawaban dalam MODEL DABLOG ini.
7. Selanjutnya kerjakan tes akhir, bila kamu mendapatkan nilai sekurang-kurangnya 75 berarti kamu bisa melanjutkan ke KD berikutnya, jika belum kalian harus mengulang untuk mempelajari KD ini kembali.
A. PENDAHULUAN
Pernahkan kalian berpikir bagaimanakah kita diciptakan Tuhan? Penciptaan manusia memang sungguh luar biasa. Manusia pertama, Nabi Adam AS diciptakan dari tanah secara langsung oleh Allah SWT. Berikutnya Allah ciptakan pasangannya dari tulang rusuk Adam AS, yaitu Hawa. Dari Adam dan Hawa inilah kemudian populasi manusia ada hingga sekarang yang jumlahnya milyaran diseluruh dunia. Tahukah kalian kita berawal dari sperma dan ovum yang kemudian membentuk zygot yang ukurannya seper satu jutaan meter (1 micrometer)? Dari materi yang sangat kecil itulah kemudian sel sel dalam zygot terus membelah dan mengalami pertumbuhan dan perkembangan sehingga terbentuk individu baru seperti kita.
Nah, bagaimana itu bisa terjadi? Maka di dalam materi ini kamu dapat megetahui jawabannya. namun sebelum kalian belajar lebih jauh maka perhatikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran terlebih dahulu. Kamu sudah membaca petunjuk belajarnya bukan? selamat belajar semoga kamu dapat dengan mudah memahaminya.
Kompetensi Dasar Pengetahuan dan Keterampilan:
3.1 Menghubungkan sistem reproduksi pada manusia dan gangguan pada sistem reproduksi dengan penerapan pola hidup yang menunjang kesehatan reproduksi
4.1 Menyajikan hasil penelusuran informasi dari berbagai sumber terkait kesehatan dan upaya pencegahan gangguan pada organ reproduksi
Tujuan Pembelajaran Kegiatan Belajar 1 (Syncronus):
Setelah melakukan pembelajaran mandiri melalui MODELDABLOG, peserta didik dapat :
- Menjelaskan perbedaan pembelahan sel mitosis dan meiosis
- Mendeskripsikan tahapan pembelahan sel mitosis dan meisosis
Tujuan Pembelajaran Kegiatan Belajar 2 (Syncronus):
Setelah melakukan pembelajaran mandiri melalui MODELDABLOG, peserta didik dapat : - Mendeskripsikan organ reproduksi laki-laki dan perempuan beserta fungsinya
- Menjelaskan proses spermatogenesis dan oogenesis
- Mendeskripsikan terjadinya fertilisasi, implantasi dan Kehamilan (gestasi)
- Menganalisis grafik perubahan hormon pada siklus menstruasi
Tujuan Pembelajaran Kegiatan Belajar 3 (Asyncronus):
Setelah melakukan pembelajaran mandiri melalui MODELDABLOG, peserta didik dapat : - menjelaskan gangguan dan penyakit sitem reproduksi manusia
- menyebutkan mikroorganisme penyebab penyakit system reproduksi manusia
- mengungkapkan pendapat bagaimana menjaga kesehatn organ reproduksi manusia
B. KEGIATAN BELAJAR
Materi Belajar 1
PEMBELAHAN SEL
1. Pembelahan Mitosis
Pembelahan mitosis merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anakan. Sel anakan tersebut mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk. Artinya, kedua sel anakan yang terbentuk mempunyai susunan genetika yang sama, termasuk sama dalam jumlah kromosom dengan induknya. Jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah 2n atau disebut dengan diploid. Sel diploid adalah sel-sel yang kromosomnya berpasangan (2n).
2. Pembelahan Meiosis
Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari jumlah kromosom sel induk. Dapat dikatakan bahwa jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah n atau disebut dengan haploid. Oleh karena itu, meiosis disebut sebagai pembelahan reduksi.
Berikut disajikan gambar tahapan pembelahan sel secara mitosis dan meiosis.
Apakah perbedaan antara pembelahan sel mitosis dan meiosis?
Materi dalam bentuk video, dapat kalian lihat pada link berikut:
MATERI PENGAYAAN PEMBELAHAN SEL
SILAHKAN KLIK LINK BERIKUT INI
Latihan 1:
Jawablah soal-soal berikut dengan memmilih huruf a, b,c atau d sebagai jawaban yang benar!
1. Perhatikan gambar berikut!
Pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel baru yang kurang lebih sama besar dan mengandung bahan genetik sama seperti pada gambar berikut adalah...
a. mitosis
b. amitosis c. meiosis
d. dialysis
2. Tahap pembelahan sel secara meiosis dimana terjadi tahap sel mempersiapkan diri dengan melakukan replikasi DNA adalah ...
a. Profase I
b. Anafase I
c. Metafase I
d. Interface
a. Profase I
b. Anafase I
c. Metafase I
d. Interface
a.Pertumbuhan dan pembentukan gamet
b.Pertumbuhan dan mengganti sel yang rusak
c.Pertumbuhan dan perkembangbiakan
d.Pertumbuhan dan mereduksi jumlah kromosom
a.Telofase
b.Anafase
c.Metafase
d.Profase
a.Perkembangan dan pembentukan gamet
b.Pertumbuhan dan perkembangbiakan
c.Pertumbuhan dan mengganti sel yang rusak
d.Mereduksi jumlah kromosom menjadi separuhnya
Meteri Belajar 2:
ORGAN REPRODUKSI DAN PROSES-PROSES TERKAIT
Bagaimana, kamu sudah dapat memahami pembelahan sel secara mitosis dan meiosis serta dapat mebedakannya? jangan lupa buatlah catatan penting dari setiap materi yang telah kamu pelajari. Dalam kegiatan belajar 2 ini, kamu akan lebih banyak belajar tentang organ reproduksi beserta fungsinya, proses spermatogenesis dan oogenesis, fertilisasi, menstruasi dan gestasi. Semakin menarik bukan? Selamat belajar, semoga kamu selalu dapat kemudahan dalam belajar.
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
Organ reproduksi pada laki-laki dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
- Organ Kelamin Dalam, meliputi : Epididimis, Testis, Vasdeferens (saluran sperma), Vesika seminalis (kantong sperma), Glandula prostat (kelenjar prostat), dan Glandula bulbouretraf (Cowper).
- Organ Kelamin Luar, meliputi : Glan penis (kepala penis), Penis, Pubis, dan skrotum (kantong testis).
Organ Reproduksi Laki-laki dan Fungsinya ditunjukkan oleh tabel berikut.
Spermatogenesis
Proses pembentukan sperma disebut dengan
spermatogenesis.Pembentukan sel sperma terjadi didalam tubulus seminiferus.
Kata “tubulus” berasal dari kata “tubula” yang artinya saluran, sedangkan
kata “seminiferus” berasal dari kata “semen” yang artinya sperma. Jadi tubulus
seminiferus adalah saluran panjang yang berkelok-kelok tempat pembentukan
sperma. Proses pembentukan sperma pada saluran tersebut terjadi secara
bertahap. Diawali dari sel induk sperma atau spermatogonium yang bersifat
diploid (2n). Selanjutnya, sel spermatogonium mengalami pembelahan secara
mitosis maupun meiosis dan mengalami diferensiasi atau perkembangan sehingga
terbentuk sel sperma atau spermatozoa yang memiliki ekor. Sel sperma yang
terbentuk tersebut bersifat haploid (n).
ORGAN REPRODUKSI WANITA
Meliputi:
Ovarium (kantung telur), Oviduct/tuba fallopii (saluran telur), uterus (rahim),
cervix, dan vagina.
- Organ Kelamin Dalam meliputi : Ovarium (kantong telur), Oviduct / Tuba fallopi (saluran telur), Uterus (rahim), Cervix dan Vagina.
- Organ Kelamin Luar, meliputi : Pubis, Mons veneris, Labia mayora, Labia minora, Hymen, Oficium uretrae dan klitoris.
Organ Reproduksi wanita dan Fungsinya ditunjukkan oleh tabel berikut.
Oogenesis
Oogenesis
merupakan proses pembentukan sel kelamin perempuan yaitu sel telur atau ovum
dan terjadi di dalam organ yang disebut ovarium. Tahukah kamu, pada saat
baru lahir, anak perempuan sudah memiliki bakal sel ovum (sel primordial) sebanyak
200.000 hingga 2.000.000, namun hanya sekitar 40.000 yang tersisa saat
anak perempuan puber dan hanya 400 yang akan matang atau berkembang
sempurna.
PEMBUAHAN (FERTILISASI)
- Pembuahan/fertilisasi adalah proses peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur. Hasil fertilisasi berupa zigot yang akan berkembang menjadi embrio dan akhirnya menjadi anak.
- Proses Perkembangan Embrio terjadi di dalam uterus.
- Waktu kehamilan manusia rata-rata 266 hari atau 38 minggu atau 9 bulan 10 hari
- Zigot yang telah terbentuk mengimplantasi ke endometrium pada tempat penempelannya terbentuk plasenta.
- Selama proses embrionik, embrio dilindungi oleh lapisan-lapisan : amnion, koreon, dan alaniuis.
- Embrio mendapatkan makanan dari ibunya melalui plasenta.
KEHAMILAN (GESTASI)
Setelah terjadinya fertilisasi di oviduks maka zygot yang terbentuk akan berkembang dan berpindah menuju endemetrium pada uterus kemudian menempel di dinding rahim sehingga terbentuk plasenta dan embrio. Peristiwa menempelnya zygot di dinding rahim disebut implantasi. Setelah terjadi implantasi maka terbentuk plasenta yang tetap menempel didinding rahim dan embrio yang akan berkembang menjadi fetus (janin) didalam rongga rahim.PROSES FERTILISASI DAN GESTASI DAPAT DILIHAT PADA LINK BERIKUT
MENSTRUASI
Menstruasi adalah peristiwa keluarnya darah, lendir dan sel sel epitel melalui vagina karena tidak mengalami fertilisasi. Menstruasi dipengaruhi oleh rendahnya hormon estrogen dan progesteron. Siklus normal menstruasi terjadi 28 hari dengan tahapan fase: menstruasi, proliferasi, ovulasi, dan sekretori.
Materi dalam bentuk Video dapat kalian temukan di link berikut:
Materi Belajar 3
Bagaimana, apakah kalian sudah membuat catatan dari hal-hal yang telah kamu pelajari? ini adalah materi belajar yang ke 3. Kali ini kamu akan mempelajari tentang berbagai macam gangguan dan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia. Materi ini penting supaya kamu dapat lebih menghargai dan bagaimana merawat tubuhmu agar selalu dalam kondisi sehat. Pencegahan lebih baik dari pengobatan bukan? Selamat belajar semoga sukses.
KELAINAN SISTEM REPRODUKSI
- Homoseksual : yaitu kelainan psikologi dan hormonal yang berpengaruh secara spesifik pada sex drive seseorang yang menyukai sesama jenis, jika wanita disebut lesbian.
- Mandul : yuaitu suatu kelainan fisiologis maupun organis yang mengakibatkan seseorang sulit memperoleh keturunan, pada pria disebut mandul jika jumlah sperma yang dihasilkan kurang dari 8 juta per mm2.
- Amenora : yaitu kelainan fisiologi, pada wanita yang tidak mengalami menstruasi.
- Impotensi : yaitu gangguan organisme psikologis pada pria dimana penis tidak dapat mengalami ereksi.
- Kehamilan anggur : pertumbuhan janin yang tak sempurna, sebelum sampai tumbuh sempurna sudah mati, kemudian diserap kembali oleh tubuh.
- Kehamilan diluar kandungan : kelainan implantasi zigot dimana zigot tidak menempel dalam endometrium.
- Abortus : yaitu luruhnya atau gugurnya janin sebelum masa kelahirannya.
- Prematur : yaitu kelahiran bayi sebelum waktunya
PENYAKIT KELAMIN
Jenis penyakit kelamin: Gonorhea disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae, Sifilis (raja singa) disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, Herpes genital oleh virus Herpes simplex tipe II, Klamidia, Trikomoniasis, Kandidiasis dan HIV/AIDS disebabkan oleh virus HIV.
UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT ORGAN REPRODUKSI
- Menggunakan celana dalam yang berbahan katun dan bertesktur lembut.
- Biasakan membilas dengan bersih organ reproduksi setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar.
- Mengganti celana dalam agar tetap bersih
- Memotong rambut yang ada di daerah organ reproduksi apabila sudah panjang.
- Bagi perempuan, apabila sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut sesering mungkin.
- Bagi perempuan, hindari menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan dan patyliner secara terus menerus.
- Rajin berolahraga dan banyak mengkonsumsi buah dan sayur.
Materi dalam bentuk Video dapat kalian temukan di link berikut:
Latihan 2 :
Jawablah soal-soal berikut dengan memmilih huruf a, b,c atau d sebagai jawaban yang benar!
1.Yang termasuk organ reproduksi pada wanita adalah…
a. testis
b. penis
c. vasdeferens
d. uterus
a.tuba fallopii
b.testis
c.uterus
d.ovarium
3. Proses fertilisasi/pembuahan terjadi di….
a.ovarium
b.tuba fallopi
c.rahim
d.vagina
a.ovarium
b.tuba fallopi
c.rahim
d.vagina
4. Urutan perjalanan sperma yang benar adalah …
a. testis-epididymis-vasdeferens-vesikula seminalis-uretra-ureter
b. testis-epididymis-vasdeferens-vesikula seminalis-ureter-uretra
c. epididymis-testis-vesikula seminalis-vasdeferns-uretra-ureter
d. epididymis-testis-vesikula seminalis-ureter-vasdeferns-uretra
5. Tempat terjadinya fertilisasi adalah …
a. oviduks
b. uterus
c. vagina
d. ovarium
6. Terjadinya fase menstruasi dalam siklus menstruasi dipicu oleh …
a. tingginya hormone LH
b. tingginya hormone estrogen
c. rendahnya hormone progesterone
d. rendahnya hormone FSH
a.Neisseria gonorrhoeae
b.Herpes simplex
c.Candida albicans
d.HIV
a.Gonorea
b.Keputihan
c.Herpes
d.Klamidiasis
1) Gejala awal berupa borok pada tempat masuknya bakteri
2) Biasanya menyerang daerah sekitar kemaluan
3) Disebabkan oleh Treponema pallidum
Ciri-ciri penyakit di atas dimiliki oleh orang yang menderita penyakit....
a.Keputihan
b.Herpes simplex genitalis
c.Sifilis
d.HIV/AIDS
10. Berikut yang bukan merupakan cara penularan penyakit AIDS adalah ...
a.Transfusi dari darah penderita AIDS b.Berhubungan seks dengan penderita AIDS
c.Bergantian menggunakan jarum suntik yang tercemar virus HIV
d.Gigitan nyamuk yang menusuk penderita AIDS
C. PENUTUP
Dari pembahasan di atas, maka dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut.
1. Pembelahan mitosis merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anakan yang mempunyai karakter sama dengan sel induk. Jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah 2n atau disebut dengan diploid. Tahapan pada pembelahan mitosis yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase.
2. Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anakan yang memiliki kromosom haploid (n) yang berasal dari sel induk diploid (2n). Pembelahan meiosis berlangsung dalam dua tingkat yaitu, meiosis I dan meiosis II. Tahapan pembelahan pada meiosis I yaitu, profase I, metafase I, anafase I, dan telofase I. Tahapan pembelahan pada meiosis II yaitu, profase II, metafase II, anafase II, dan telofase II.
3. Sistem reproduksi pada laki-laki tersusun atas penis dan skrotum yang termasuk alat kelamin luar; testis, epididimis, vas deferens, uretra, kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper yang termasuk alat kelamin dalam.
4. Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma yang terjadi di dalam tubulus seminiferus. Kumpulan tubulus inilah yang membentuk testis. Proses pembentukan sperma bermula dari sel induk sperma atau spermatogonium yang bersifat diploid (2n). Selanjutnya, sel spermatogonium mengalami pembelahan secara mitosis maupun meiosis dan mengalami diferensiasi atau perkembangan sehingga terbentuk sel sperma atau spermatozoa yang memiliki ekor dan bersifat haploid (n).
5. Sistem reproduksi pada perempuan tersusun atas vagina yang merupakan alat kelamin luar; ovarium, saluran telur, infundibulum, rahim, dan servik yang merupakan alat kelamin dalam.
6. Oogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin perempuan (ovum) yang terjadi di dalam ovarium. Oogenesis dimulai pada saat seorang wanita berada dalam kandungan. Sel primordial akan membelah secara mitosis membentuk oogonium atau sel induk telur yang bersifat diploid (2n). Selanjutnya, akan terjadi pembelahan secara bertahap baik pembelahan mitosis maupun meiosis. Pada akhir peristiwa oogenesis, dari satu sel induk telur (oogonium) akan dihasilkan satu sel telur (ovum) yang bersifat haploid (n) dan tiga badan polar.
7. Menstruasi terjadi apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma. Fertilisasi terjadi apabila sel telur dibuahi oleh sel sperma. Setelah terjadi fertilisasi, zigot yang terbentuk akan melakukan pembelahan dan berkembang menjadi embrio yang selanjutnya tertanam ke dalam endometrium, pada kondisi ini seseorang mengalami kehamilan.
8. Penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia antara lain Gonorhoe, Sifilis, Herpes Simplex Genitalis, HIV/AIDS, Keputihan, dan Epididimitis.
D. KUNCI JAWABAN
1. a 2. d 3. b 4. a 5. d
Skor jika benar 20 untuk masing-masing nomor.
Nilai = Jumlah jawaban benar x 20
Ayo kita selesaikan (Tugas Video 2, buku siswa halaman 30)
Jawaban 1 :
Air ketuban membantu proses kelahiran dengan berperan sebagai pelumas atau pelicin agar bayi mudah keluar karena gaya gesek antara bayi dengan jalan lahir menjadi lebih kecil.
Jawaban 2 :
Cairan amnion memiliki susunan materi genetic yang sama dengan susunan materi genetic janin. Dengan demikian, apabila terdeteksi kelainan susunan materi genetik pada amnion, akan dapat disimpulkan terjadi kelainan susunan materi genetik pula pada janin.
Latihan 2 :
1. d 2. b 3. b 4. b 5. a 6. c 7. c 8. a 9. c 10. d
Skor jika benar 10 untuk masing-masing nomor.
Nilai = Jumlah jawaban benar x 20
Daftar Pustaka
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs KelasIX. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Buku Peserta didik Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
E. PENILAIAN
Setelah kamu mempelajari Sistem Reproduksi Manusia, maka penilaian akan dilakukan sebagai berikut.
1. Penilaian kompetensi sikap : Dilakukan selama proses pembelajaran daring dibuktikan dengan daftar hadir, umpan balik berupa komentar, pertanyaan dan diskusi, dan kelengkapan tugas.
2. Penilaian kompetensi pengetahuan: Dilakukan diakhir pertemuan berupa tes tertulis secara daring melalui google form. link dan token akan dishare kemudian (tunggu saja ya!)
3. Penilaian kompetensi keterampilan: Dilakukan diakhir pertemuan berupa produk pembuatan poster tentang pencegahan penyakit sistem reproduksi (contoh dan petunjuk ada di video Gangguan Sistem Reproduksi Manusia.
Tugas Keterampilan:
Buatlah poster dengan tema pencegahan penyakit menular seksual, boleh menggunakan aplikasi atau dengan tangan (manual), ukuran bebas.
Hasil karya silahkan di unggah di link berikut selambat-lambatnya tanggal 9 Agustus 2020 file dalam bentuk foto (JPEG, PNG) atau PDF.
TEMPAT MENGUNGGAH TUGAS KETERAMPILAN
Ayo Uji Pemahamanmu Melalui Kuis Berikut!





